KPK Periksa Guru Besar UIN Riau, Seleksi Jabatan Pemkab Kuansing Didalami

Kanama
Selasa, 18 Agustus 2026 19:04:40

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendalami kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) nonaktif Suhardiman Amby. Kali ini, penyidik memeriksa sejumlah pihak yang terlibat dalam proses seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing. Selasa (18/08/2026).

Salah satu saksi yang diperiksa pada Selasa (18/08/2026) ialah Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, H Ilyas. Ia diperiksa dalam kapasitas sebagai Ketua Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Kuansing tahun 2025.

Pemeriksaan terhadap H Ilyas berlangsung di Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Riau, Pekanbaru.

Baca: Polres Bengkalis Sita 28,9 Kg Sabu dan 122.629 Ekstasi, Empat Kurir Ditangkap

“Pemeriksaan dilakukan di Kantor Perwakilan BPKP Riau,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

Selain H Ilyas, KPK turut memanggil lima saksi lainnya yang berkaitan dengan proses seleksi jabatan di Pemkab Kuansing.

Baca: Bos Tambang Akui Serahkan Rp1 Miliar untuk Atur LHP Ombudsman, Fakta Baru Terungkap di Sidang

Mereka yakni Anna Hasnah Hasaruddin selaku Sekretaris Panitia Seleksi, Leny Nofianti yang merupakan Kepala Kantor Regional XII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pekanbaru, serta seorang anggota panitia seleksi yang juga Profesor Akuntansi UIN Suska Riau.

Kemudian, Ma'mun Murod selaku anggota panitia seleksi sekaligus Kepala Badan Kepegawaian Daerah Riau, Azmansyah yang merupakan anggota panitia seleksi sekaligus Direktur Pendidikan dan Pembelajaran Universitas Islam Riau, serta Mardansyah, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Kuansing periode 2024–2025.

KPK belum mengungkap secara detail materi pemeriksaan terhadap keenam saksi tersebut. Namun, pemeriksaan pihak-pihak yang berada dalam panitia seleksi menjadi bagian dari pendalaman penyidik terhadap proses pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemkab Kuansing.

Baca: Kasus Jembatan Air Hitam Rohil Memanas, Polda Riau Periksa 39 Saksi dan Sita 104 Dokumen Penting

Dugaan Suap Berkaitan dengan Jabatan Sekda

Dalam perkara tersebut, KPK telah menetapkan Suhardiman Amby sebagai tersangka bersama Sekretaris Daerah Kuansing Zulkarnaen dan Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant, Ardiles.

Baca: Polisi Pengintimidasi Satpam Bundaran HI Ternyata Sedang BKO di Kemendagri, Propam Dalami Kasus

Suhardiman diduga menerima pemberian berupa satu unit Toyota Land Cruiser dengan nilai sekitar Rp2,05 miliar. Kendaraan tersebut diduga berkaitan dengan proses seleksi calon Sekda Kuansing.

Plt Direktur Penyidikan KPK Taufik Husein sebelumnya menyebut permintaan kendaraan diduga disampaikan Suhardiman kepada dua bawahannya yang memiliki kepentingan dalam proses seleksi.

Keduanya yakni Zulkarnaen, yang saat itu menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Fahdiansyah yang menjabat Asisten I Pemkab Kuansing sekaligus Plt Sekda.

Baca: Kejati Riau Terima 4 SPDP Korupsi Jembatan Air Hitam Rohil, 10 Jaksa Kawal Penyidikan

Dari kedua pihak tersebut, Zulkarnaen disebut memenuhi permintaan tersebut. Pembelian kendaraan dilakukan secara kredit dengan bantuan Ardiles.

“Pembelian dilakukan secara kredit atau ‘mencicil’ senilai Rp 46,5 juta per bulan, dengan tenor 5 tahun,” tutur Taufik.

Baca: Puluhan Karyawan Gugat PT Bina Karya, Perusahaan Pengembang IKN Terancam Sengketa Hubungan Kerja

KPK Telusuri Hubungan Mobil dan Proyek Pemkab

Selain dugaan pemberian kendaraan, penyidik KPK juga mendalami hubungan antara transaksi tersebut dengan kepentingan bisnis Ardiles di lingkungan Pemkab Kuansing.

Ardiles sebelumnya disebut memiliki hubungan kerja dengan Zulkarnaen dalam pembelian kendaraan Mitsubishi Pajero Sport Dakar senilai sekitar Rp700 juta pada 2021.

Baca: Rumah Kadis PUPR Bengkulu Digeledah, KPK Sita Uang Rp4 Miliar

KPK menduga bantuan tersebut berkaitan dengan kepentingan Ardiles untuk mempertahankan akses terhadap proyek pemerintah daerah.

Pada 2022, perusahaan milik Ardiles disebut mendapatkan 13 proyek di Dinas PUPR Kuansing dengan total nilai sekitar Rp1,2 miliar. Perusahaan tersebut kembali memperoleh proyek dari sejumlah organisasi perangkat daerah dan sekretariat daerah Kuansing pada 2025 dan 2026 dengan nilai lebih dari Rp966 juta.

Baca: TAPAK Riau Desak Polisi Usut Tuntas Bos PT Assyifa, Diduga Dalang Penimbunan BBM

Penyidikan Juga Menyasar Dugaan Aliran Dana Petani

Penyidikan KPK terhadap perkara Suhardiman Amby juga mencakup dugaan aliran dana yang bersumber dari 914 petani anggota koperasi.

Dalam pemeriksaan sebelumnya pada Jumat (14/8/2026), KPK memanggil sejumlah saksi, termasuk Ketua DPRD Kuansing Juprizal dan pejabat Kementerian Kehutanan Rama Andre Nugroho.

Baca: Pemprov Riau dan Komnas HAM Bahas Sengketa Lahan di Rohul-Kampar, Fokus Penyelesaian Konflik Agraria

Penyidik diduga mendalami dugaan pemotongan secara paksa terhadap penghasilan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang diterima para petani. KPK juga menelusuri dugaan peran Juprizal dalam proses pengumpulan uang tersebut.

Dana yang terkumpul diduga kemudian dikonversi ke dolar Singapura untuk menyamarkan transaksi.

Baca: Waksabi Perkuat Pengawasan Lapas Pekanbaru, Kalapas Tekankan Pembinaan Humanis dan Disiplin

Penyidik selanjutnya mendalami dugaan penggunaan dana tersebut, termasuk kaitannya dengan pengurusan pelepasan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) seluas 1.828 hektare.

Dalam proses penyidikan, KPK menemukan dugaan pemberian 12.500 dolar Singapura kepada seorang pejabat Kementerian Kehutanan pada Mei 2026.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan penyidik masih mencocokkan informasi mengenai sumber dana, proses pengumpulan, hingga pihak yang diduga menerima aliran uang.

Baca: Kanwil DJP Jabar I Bekukan 275 Rekening Penunggak Pajak: Nilai Tunggakan Capai Rp 224,6 M

“Oleh karena itu, kita masih butuh pendalaman dan penelusuran terkait pengumpulan uang yang bupati lakukan dan juga pemberian yang bupati lakukan kepada pihak-pihak di Kementerian Kehutanan,” ujar Budi.

Pemeriksaan Guru Besar UIN Riau dan sejumlah anggota panitia seleksi menjadi bagian dari rangkaian penyidikan KPK untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan suap dalam proses seleksi jabatan serta kemungkinan keterkaitannya dengan aliran dana dan kepentingan proyek di Kabupaten Kuansing. (SM)

Terkait
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto Aman dengan PT Buana Wira Lestari
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto Aman dengan PT Buana Wira Lestari
Akibat Terkena Puntung Rokok saat Berkendara, Mahasiswa
Masyarakat Adat Rantau Kasai Tidak Terima Disebut Penja
160 Juta Batang Rokok Ilegal di Pekanbaru Senilai Rp 39
Lainnya
Lima Nama Kandidat Sekda Pekanbaru Menguat, Siapa Pilihan Wali Kota?
Lima Nama Kandidat Sekda Pekanbaru Menguat, Siapa Pilihan Wali Kota?
Bank Indonesia: Pemko Batam Terbaik Nasional Terapkan E
Hari Ini, Brunei Resmi Berlakukan Hukum Rajam Bagi Pezi
Lembaga Survei Ungkap Prabowo Sandi Masih Perkasa di Su
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Global
HNW Desak Tekanan Internasional Diperkuat Usai Israel Tolak Proposal Damai BoP
HNW Desak Tekanan Internasional Diperkuat Usai Israel Tolak Proposal Damai BoP
Kevin Lamour Dipecat FIFA Usai Kritik Proyek Gianni Inf
Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Milik Teheran, Bantah
Nasional
DPR Tetapkan Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman RI Periode 2026-2031
DPR Tetapkan Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman RI Periode 2026-2031
Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Wajibkan Pend
Mentan Amran Copot 14 Pejabat Kementan, Dugaan Penyimpa
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Daerah
Malam Resepsi HUT ke-81 RI di Kampar Meriah, Bupati Ajak Perkuat Kebersamaan
Malam Resepsi HUT ke-81 RI di Kampar Meriah, Bupati Ajak Perkuat Kebersamaan
Syahrul Aidi Pimpin Upacara HUT RI di Hayfalah Boarding
Bupati Kampar Ahmad Yuzar Pimpin Upacara HUT ke-81 Keme
Olahraga
Kadispora Riau Yurnalis Apresiasi Turnamen Domino KONI Kampar, Dorong Domino Jadi Olahraga Positif
Kadispora Riau Yurnalis Apresiasi Turnamen Domino KONI Kampar, Dorong Domino Jadi Olahraga Positif
Pemerintah Prancis Tegaskan Zidane Tak Perlu Dipersoalk
Enam Federasi Sepak Bola Arab Solid Dukung Gianni Infan