Kasus Jembatan Air Hitam Rohil Memanas, Polda Riau Periksa 39 Saksi dan Sita 104 Dokumen Penting

Kanama Amar
Rabu, 5 Agustus 2026 06:57:55

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan Jembatan Air Hitam di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) terus bergulir. Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau melalui Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) memperluas pendalaman perkara dengan memeriksa puluhan saksi serta menyita ratusan dokumen yang diduga berkaitan dengan proyek tersebut. Selasa (04/08/2026).

Hingga saat ini, tim penyidik telah meminta keterangan dari 39 orang yang terdiri atas saksi maupun ahli. Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap dugaan penyimpangan dalam proyek pembangunan jembatan yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Rokan Hilir.

Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Riau, Kompol Yogie Pramagita, menegaskan bahwa proses penyidikan masih terus berlangsung dan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak belum selesai.

Baca: Pengamat Soroti Kasus Narkoba Tiga Anggota DPRD Jatim dari Gerindra

"Untuk sementara sudah kami lakukan pemeriksaan sebanyak 39 orang saksi," ujar Yogie.

Selain mengumpulkan keterangan saksi, penyidik juga melakukan penggeledahan di tiga instansi pemerintah di Kabupaten Rokan Hilir. Lokasi yang didatangi meliputi Kantor Dinas PUPR, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Baca: Modus Investasi Proyek, Polisi Ungkap Kerugian Korban Capai Rp7,1 Miliar

Dari rangkaian penggeledahan tersebut, penyidik mengamankan sebanyak 104 dokumen yang diduga memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan proyek pembangunan Jembatan Air Hitam.

"Dari penggeledahan, tim menyita total 104 dokumen yang diduga berkaitan dengan proyek pembangunan Jembatan Air Hitam pada Dinas PUPR Rokan Hilir," terangnya.

Kompol Yogie menjelaskan, dokumen yang diamankan berasal dari tiga instansi berbeda. Sebanyak 65 dokumen diperoleh dari Dinas PUPR, kemudian 20 dokumen dari BPKAD, serta 19 dokumen lainnya berasal dari Unit Layanan Pengadaan.

Baca: Tiga Hakim MK Soroti Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran, KPU Diminta Buka Dokumen

Seluruh dokumen tersebut kini menjadi bagian penting dalam proses penyidikan dan akan diteliti lebih lanjut guna mengungkap dugaan penyimpangan yang terjadi.

"Seluruh dokumen itu akan kami lakukan seleksi dan pendalaman sebagai bagian dari proses penyidikan," katanya.

Baca: RUU Perampasan Aset Dibahas, Advokat Soroti Integritas Aparat Penegak Hukum

Penyidik juga mengungkapkan bahwa mereka telah mengantongi calon tersangka dalam perkara ini. Namun, penetapan status hukum masih menunggu perkembangan penyidikan, termasuk hasil audit untuk memastikan besaran kerugian negara.

Kompol Yogie menyebut peluang adanya lebih dari satu tersangka dalam kasus ini cukup terbuka.

"Kami sudah mengantongi calon tersangka, namun saat ini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut. Kemungkinannya lebih dari satu orang," ungkapnya.

Baca: Golkar Respons Fahd A Rafiq Kena OTT KPK, Tunggu Kejelasan Kasus

Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek pembangunan Jembatan Air Hitam memiliki nilai kontrak lebih dari Rp31,6 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Rokan Hilir Tahun Anggaran 2022.

Pekerjaan konstruksi dilaksanakan oleh PT Tirta Marga Jaya Beton sebagai kontraktor pelaksana dengan PT Sandi Arifa Consultant bertindak sebagai konsultan pengawas.

Baca: UIN Jakarta dan Sekolah Islam Pamulang Memanas, Sengketa Pengelolaan Berujung Ketegangan

Jembatan yang memiliki panjang sekitar 140 meter dan lebar 7 meter tersebut diresmikan pada 18 Juli 2023. Namun, dalam proses penyidikan muncul dugaan bahwa pelaksanaan pekerjaan tidak sepenuhnya memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapkan, sehingga berpotensi memengaruhi kualitas maupun ketahanan konstruksi jembatan. (SM)



Terkait
KPK Ungkap Uang Gratifikasi Rektor Unsoed Dipakai Beli Tiga Bidang Tanah
KPK Ungkap Uang Gratifikasi Rektor Unsoed Dipakai Beli Tiga Bidang Tanah
Sengketa Lahan Sawit di Bengkalis, Koperasi BBDM Minta
Diduga 225 Hektare Lahan Kelompok Masuk Kawasan Kelolaa
Kanwil DJP Jabar I Bekukan 275 Rekening Penunggak Pajak
Lainnya
FKPP Pekanbaru Harapkan Hendry Munief Bantu Kemandirian Ekonomi Pondok Pesantren
FKPP Pekanbaru Harapkan Hendry Munief Bantu Kemandirian Ekonomi Pondok Pesantren
Gubernur Sumsel Optimis Kain Khas Sumsel Tembus Pasar N
KPK Duga Ada Politik Transaksional dalam Kasus Eks Bupa
Catat Jadwal, Tema dan Lembaga Penyiaran yang Menayangk
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Pendidikan
Gelar Karya PPG Universitas Pahlawan 2026 Tampilkan Inovasi Calon Guru Profesional di Era Digital
Gelar Karya PPG Universitas Pahlawan 2026 Tampilkan Inovasi Calon Guru Profesional di Era Digital
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong
UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Implementasi SPMI, Libatka
Kriminal
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Hukum
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Mafia BBM Bersubsidi
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Mafia BBM Bersubsidi
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut P
Syahrul Aidi: Investasi Asing Harus Sejalan Kepentingan