KPK Sita Rp764 Juta dalam OTT Unsoed, Uang Tunai Rp665 Juta Diamankan

Kanama
Sabtu, 22 Agustus 2026 09:23:03

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita barang bukti senilai sekitar Rp764 juta dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang berkaitan dengan dugaan korupsi penerimaan mahasiswa baru di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Sabtu (22/08/2026).

Barang bukti tersebut terdiri atas uang tunai sekitar Rp665 juta dan saldo rekening sebesar Rp99 juta. Penyitaan dilakukan dalam rangka penyidikan kasus dugaan korupsi penerimaan mahasiswa baru yang menyeret sejumlah pejabat dan pihak terkait di lingkungan Unsoed.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan uang tersebut menjadi bagian dari barang bukti yang diamankan tim penyidik dalam rangkaian OTT.

Baca: Bareskrim Bekuk Buron Impor HP Bekas Ilegal Senilai Rp253 Miliar

“Tim KPK mengamankan sejumlah barang bukti untuk kemudian dilakukan penyitaan, yaitu uang tunai senilai kurang lebih Rp665 juta dan saldo rekening senilai kurang lebih Rp99 juta,” kata Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (21/08/2026) malam.

Menurut KPK, barang bukti tersebut diduga berkaitan dengan pengumpulan setoran dari calon mahasiswa baru Unsoed.

Baca: DPO Dua Tahun Ditangkap, Polda Riau Bongkar Dugaan Pemodal Kayu Ilegal di Kampar

Uang Rp665 Juta Ditemukan di Ruang Kabag Akademik

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan uang tunai Rp665 juta ditemukan dari ruangan Kepala Bagian Akademik Unsoed yang juga berkaitan dengan kepanitiaan penerimaan mahasiswa baru.

“Jadi, barang bukti itu diamankan dari ES selaku Kepala Bagian Akademik pada saat rangkaian peristiwa tertangkap tangan, yaitu di ruangannya,” katanya.

Baca: KPK Telusuri Selisih 2.000 SGD dari Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut

Dalam dokumentasi yang ditampilkan KPK, terlihat sejumlah amplop yang mencantumkan nominal Rp100 juta serta beberapa gepokan uang yang disimpan dalam kantong plastik.

Temuan tersebut menjadi salah satu barang bukti penting yang tengah didalami penyidik untuk mengungkap alur penerimaan dan penggunaan uang dalam perkara penerimaan mahasiswa baru di Unsoed.

Baca: Tiga Pelaku Pembalakan Liar di Suaka Margasatwa Kerumutan Riau Diciduk, Ratusan Kayu Ilegal Disita

OTT KPK di Unsoed

KPK sebelumnya melakukan OTT terhadap sejumlah pihak yang berkaitan dengan jajaran Rektorat Unsoed pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan sejumlah pihak di Purwokerto dan Jakarta. Di antaranya Rektor Unsoed Prof. Akhmad Sodiq, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Norman Arie Prayogo, serta Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Prof. Kuat Puji Prayitno.

Baca: Kasus Jembatan Air Hitam Rohil Memanas, Polda Riau Periksa 39 Saksi dan Sita 104 Dokumen Penting

Setelah menjalani pemeriksaan, KPK menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi penerimaan mahasiswa baru Unsoed.

Mereka adalah Akhmad Sodiq, Norman Arie Prayogo, ES selaku Kepala Bagian Akademik, serta sejumlah pihak lain yang diduga berperan sebagai perantara maupun pihak yang terkait dengan penerimaan uang.

Baca: KPK Buka Peluang Banding Usai Vonis 2 Tahun Abdul Wahid, Putusan Jadi Sorotan

Sementara itu, Kuat Puji Prayitno tidak ditetapkan sebagai tersangka.

KPK selanjutnya melakukan penahanan terhadap para tersangka untuk kepentingan proses penyidikan. Kasus tersebut masih terus dikembangkan guna mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat serta aliran uang dalam proses penerimaan mahasiswa baru di Unsoed. (SM)



Terkait
Diduga 225 Hektare Lahan Kelompok Masuk Kawasan Kelolaan Agrinas, Petani Minta Kejelasan
Diduga 225 Hektare Lahan Kelompok Masuk Kawasan Kelolaan Agrinas, Petani Minta Kejelasan
KKP Pastikan Investasi di KITB Tetap Berjalan, Penyegel
Tim Gabungan Razia Angkutan Barang Besar-Besaran di Pek
Masyarakat Adat Rantau Kasai Tidak Terima Disebut Penja
Lainnya
Pimpinan DPRD Riau Resmi Dilantik, Ini Harapan Gubernur Riau
Pimpinan DPRD Riau Resmi Dilantik, Ini Harapan Gubernur Riau
Dua Jenazah WNI Korban Mutilasi di Malaysia Dipulangkan
Disangka Gemukan, Tak Tahunya Ada Tumor 22 Kg di Perut
Wakil Bupati Lingga Kunjungi Perkebunan Kelapa di Pulau
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Politik
JEJAK POLITIK EDI BASRI: Dari Politik sebagai Ibadah Menuju Politik Kebangsaan
JEJAK POLITIK EDI BASRI: Dari Politik sebagai Ibadah Menuju Politik Kebangsaan
PKS Tanjungpinang Dorong Perempuan Aktif di Politik Lew
Pemkab Bogor Petakan Sekolah Prioritas untuk Perbaikan
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung