Bos Tambang Akui Serahkan Rp1 Miliar untuk Atur LHP Ombudsman, Fakta Baru Terungkap di Sidang

Kanama Amar
Kamis, 6 Agustus 2026 22:38:19

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Persidangan dugaan suap terkait tata kelola usaha pertambangan kembali mengungkap fakta baru. Direktur PT Dinamika Sejahtera Mandiri (DSM), Tjia Peng Tjoan alias Peng, mengakui telah menyerahkan uang senilai Rp1 miliar secara bertahap untuk mengurus Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Ombudsman RI. Kamis (06/08/2026).

Pengakuan tersebut disampaikan Peng saat memberikan kesaksian dalam sidang perkara yang menjerat mantan Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Menurut Peng, dana tersebut tidak diberikan secara langsung kepada Hery, melainkan melalui seorang perantara bernama Lukman Malanuang.

Baca: Pesantren Kampar Desak Propam Periksa Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo

"Sebenarnya kan kita (serahkan) Rp1 miliar itu enggak utuh-utuh, pak. Sebenarnya bertahap," ujar Peng di hadapan majelis hakim.

Meski mengaku menyerahkan total Rp1 miliar, Peng menyatakan tidak mengetahui nominal yang akhirnya diterima Hery Susanto. Ia mengaku baru mengetahui angka Rp200 juta dari pemberitaan media.

Baca: Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 Miliar

Dalam kesaksiannya, Peng menjelaskan dana tersebut berasal dari kas PT Dinamika Sejahtera Mandiri dan dikirim melalui transfer bank dalam dua tahap, masing-masing senilai Rp500 juta.

Ia mengungkapkan, pemberian uang itu berkaitan dengan upaya mengurangi nilai kewajiban Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) perusahaan yang semula mencapai Rp32 miliar agar turun menjadi sekitar Rp4 miliar melalui hasil pemeriksaan Ombudsman.

Peng juga menceritakan awal perkenalannya dengan Lukman Malanuang yang terjadi pada 2015. Saat itu, Lukman memperkenalkan diri sebagai seorang doktor di bidang mineral sekaligus konsultan yang mengaku memiliki akses kepada petinggi Ombudsman.

Baca: Korupsi MBG Masuk Babak Baru, Dadan Hindayana Segera Disidang, TNI Aktif Jadi Tersangka

"Nah, dari situlah kita, saya tertarik untuk berbicara dengan Lukman Malanuang," katanya.

Dalam komunikasi tersebut, Peng mengaku dijanjikan penyelesaian terhadap pengaduan yang diajukan perusahaannya.

Baca: KPK Geledah Kementerian ATR/BPN, Bidik Bukti Kasus Suap HGB Summarecon

"Apa yang dijanjikan oleh Lukman?" tanya jaksa.

"Ya, supaya pengaduan kita berhasil," jawab Peng.

Hery Didakwa Terima Suap Rp4,85 Miliar

Baca: Diduga Buang Puntung Rokok, Pria di Inhu Diamankan usai 5 Hektare Lahan HPK Terbakar

Dalam perkara ini, Hery Susanto didakwa menerima suap dengan total nilai mencapai Rp4,85 miliar dari sejumlah pihak yang memiliki kepentingan terhadap proses pemeriksaan Ombudsman.

Jaksa menguraikan sedikitnya enam kali penerimaan suap. Salah satunya berasal dari Direktur PT Toshida Indonesia, La Ode Sinarwan Oda, sebesar Rp675 juta yang disalurkan melalui Lukman Malanuang dan Edi Sugandi.

Baca: KPK Dalami Korupsi PUPR Riau, Enam Saksi Kembali Diperiksa

Selain itu, terdapat penerimaan uang sebesar Rp200 juta yang dikaitkan dengan Tjia Peng Tjoan melalui perantara Lukman Malanuang.

Hery juga didakwa menerima sebuah rumah di kawasan Pulo Gebang Permai, Cakung, Jakarta Timur, senilai Rp2,2 miliar dari Agung Winarno. Tak hanya itu, Agung disebut kembali menyerahkan uang Rp1 miliar, Rp200 juta, serta Rp525 juta melalui mekanisme berbeda.

Jaksa turut mengungkap adanya aliran dana sebesar Rp50 juta dari Muhammad Rosal yang mewakili PT Mitra Kumala Energi melalui Agung Winarno.

Baca: TAPAK Riau Desak Polisi Usut Tuntas Bos PT Assyifa, Diduga Dalang Penimbunan BBM

Secara keseluruhan, nilai uang dan aset yang diduga diterima Hery mencapai Rp4,85 miliar.

Atas perbuatannya, Hery didakwa melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) sebagaimana diuraikan dalam surat dakwaan jaksa penuntut umum. (SM)



Terkait
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman atas Sejumlah Kasus
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman atas Sejumlah Kasus
Waksabi Perkuat Pengawasan Lapas Pekanbaru, Kalapas Tek
Satresnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran 8 Kg
Masyarakat Adat Rantau Kasai Tidak Terima Disebut Penja
Lainnya
Prabowo Hadir di Monas, Karnaval HUT ke-81 RI Resmi Dimulai
Prabowo Hadir di Monas, Karnaval HUT ke-81 RI Resmi Dimulai
Kejagung Ungkap Dugaan Pemborosan Program MBG Capai Rp1
Stadion Internasional Dompak Kepri Beroperasi Tahun Ini
Ombudsman Ingatkan Sekolah Harus Transparan Umumkan Day
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Hukum
dr Tifa Soroti Transkrip Nilai Jokowi, Pertanyakan Riwayat Kuliah Semester 7 hingga 10 di UGM
dr Tifa Soroti Transkrip Nilai Jokowi, Pertanyakan Riwayat Kuliah Semester 7 hingga 10 di UGM
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Maf
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut P
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Kriminal
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I