Bareskrim Tangkap 3 Wanita di Pekanbaru, 10 Kg Sabu Senilai Rp18 Miliar Disita

Kanama Amar
Senin, 10 Agustus 2026 20:39:00

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menggagalkan peredaran narkotika dalam jumlah besar di Kota Pekanbaru, Riau. Dalam pengungkapan tersebut, tiga perempuan diamankan dan polisi menyita 10 kilogram sabu, Senin (10/08/2026).

Ketiga perempuan yang ditangkap masing-masing berinisial AK, RM, dan KS. Selain ketiganya, polisi juga mengamankan seorang pria berinisial MY yang diduga berkaitan dengan jaringan tersebut.

Pengungkapan kasus ini dipimpin Kasubdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Handik Zusen. Penyelidikan bermula dari informasi masyarakat pada Juli 2026 mengenai rencana pengambilan sabu dalam jumlah besar di wilayah Pekanbaru.

Baca: Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Petugas kemudian melakukan pendalaman untuk memastikan informasi tersebut. Pada Rabu (5/8/2026), polisi memperoleh informasi mengenai seorang pria yang disebut akan mengambil narkotika di kawasan Jalan Tuanku Tambusai atau Jalan Nangka, Pekanbaru.

"Sekira pukul 12.30 WIB terpantau 1 unit sepeda motor yang dicurigai sesuai seperti informasi yang didapatkan melintas di Jalan Tuanku Tambusai atau Jalan Nangka Kota Pekanbaru, Riau," ujar Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso dalam keterangan tertulis.

Baca: KPK Ungkap Uang Gratifikasi Rektor Unsoed Dipakai Beli Tiga Bidang Tanah

Petugas kemudian membuntuti kendaraan tersebut hingga masuk ke halaman Royal Asnof Hotel di Jalan Nangka. Sekitar pukul 13.00 WIB, polisi melihat seorang pria menuju meja resepsionis untuk mengambil akses kamar.

Dari hasil pemantauan, target kemudian naik ke lantai satu hotel. Tidak lama berselang, polisi melihat seorang perempuan membawa tas ransel berjalan di lorong menuju lift.

"Tidak lama kemudian target terpantau naik menggunakan lift menuju lantai 1 hotel. Selanjutnya tim bergerak naik ke lantai 1 untuk memantau kegiatan target, tidak lama berselang tim melihat target yang merupakan seorang perempuan telah menyandang sebuah tas ransel sambil berjalan di lorong hotel menuju lift," ungkapnya.

Baca: Unsoed Hormati Proses Hukum, Tunggu Kejelasan KPK Usai Rektor Kena OTT

Polisi langsung mengamankan AK. Dari tas ransel yang dibawanya, petugas menemukan 10 bungkus plastik berukuran besar berisi sabu.

Dalam pemeriksaan awal, AK mengaku mendapatkan perintah dari seseorang yang disebut dengan panggilan 'Kakak' melalui aplikasi WhatsApp.

Baca: Ruben Onsu Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Investasi, Polisi Siapkan Pemeriksaan

Petugas selanjutnya mengembangkan penyelidikan terhadap orang lain yang berada di sekitar hotel. Polisi menemukan seorang perempuan yang diduga bertugas memantau situasi. Setelah dicocokkan dengan foto yang dimiliki petugas, perempuan tersebut diketahui berinisial RM.

Selain RM, polisi juga mengamankan KS yang diduga berperan sebagai pengawas atau tukang pantau serta seorang pria berinisial MY.

"Tim juga mengamankan 1 orang perempuan diketahui berinisial KS yang diduga berperan sebagai tukang pantau dan 1 orang laki-laki berinisial MY. Dari pengakuan tersangka RM, ia diperintahkan oleh H untuk mengambil narkoba jenis sabu di sebuah hotel," jelasnya.

Baca: Direktur Travelina Indonesia Ditangkap, Polisi Usut Dugaan Penelantaran 64 Jemaah Umrah

Penyidik kemudian membawa para tersangka menuju tempat tinggal AK untuk menelusuri kemungkinan adanya barang bukti lain. Sebelum menuju lokasi, polisi meminta tersangka menghubungi H untuk menyampaikan bahwa sabu yang diambil telah berada dalam kondisi aman.

"Setelah narkoba tersebut telah diambil selanjutnya akan disimpan sementara di kos AK, sampai nanti ada orang yang menjemput. Kemudian tim dan tersangka bergerak ke kos milik tersangka AK untuk melaporkan kepada H bahwa narkoba tersebut sudah aman," tambahnya.

Baca: Tiga Pelaku Pembalakan Liar di Suaka Margasatwa Kerumutan Riau Diciduk, Ratusan Kayu Ilegal Disita

Penggeledahan dilakukan di tempat kos AK dengan didampingi ketua RT setempat. Polisi menemukan sejumlah barang bukti tambahan berupa pecahan narkoba jenis ekstasi dan alat hisap bong.

Dari operasi tersebut, total sabu yang berhasil diamankan mencapai 10 kilogram. Polisi menyebut barang haram tersebut diperkirakan memiliki nilai sekitar Rp18 miliar.

Seluruh tersangka beserta barang bukti kemudian dibawa ke Kantor Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Baca: Bongkar Mafia BBM Subsidi di Rohil, Polda Riau Tangkap 3 Tersangka dan Sita Dua Truk Tangki

Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya aparat membongkar jaringan peredaran narkotika yang memanfaatkan wilayah Riau sebagai lokasi distribusi maupun pengambilan barang terlarang. (SM)



Terkait
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman atas Sejumlah Kasus
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman atas Sejumlah Kasus
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerj
Akibat Terkena Puntung Rokok saat Berkendara, Mahasiswa
Lainnya
Komisi III DPRD Pekanbaru Dukung Gubernur Riau Larang Mudik Lokal dan Antar Provinsi
Komisi III DPRD Pekanbaru Dukung Gubernur Riau Larang Mudik Lokal dan Antar Provinsi
PKS Riau Gelar Upacara HUT RI ke-75, Kader Ikuti Via Vi
Tampan Raih Juara II Lomba Kebersihan tingkat Kota Peka
Polisi Bongkar Bisnis Prostitusi Online di Karimun
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Nasional
Gelang Merah, Kuning, Hijau Jadi Penanda Kondisi Korban KM Virgo
Gelang Merah, Kuning, Hijau Jadi Penanda Kondisi Korban KM Virgo
Tragedi KMP Virgo Transport 8, DPR Desak Kemenhub Perke
Minta Masukan atas RUU Daerah Kepulauan, Hendry Munief:
Kriminal
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan Terbakar Capai 3.378 Hektare
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan Terbakar Capai 3.378 Hektare
Polda Metro Bongkar Alur Dana Kerusuhan 27 Agustus, Akt
Tiga Pegawai Pemkab Jayawijaya Tewas Ditembak KKB Saat