Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Mawardi Tombang Amar
Jumat, 28 Agustus 2026 21:28:44

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU — Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap kesehatan masyarakat di Provinsi Riau menjadi perhatian serius Ketua Umum Relawan Kesehatan Indonesia Provinsi Riau, Roni Agustian.

Roni menyoroti data yang dihimpun Dinas Kesehatan (Dinkes) Riau. Pada periode 19–27 Agustus, tercatat sebanyak 3.293 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Sementara pada 27 Agustus saja, terdapat 1.333 kasus yang mencakup sejumlah gangguan kesehatan, seperti asma, influenza, dan penyakit lainnya.

Menurut Roni, angka tersebut harus menjadi alarm bagi pemerintah dan seluruh pihak terkait. Penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan titik api, tetapi juga harus diiringi langkah perlindungan terhadap masyarakat yang terdampak asap.

“Karhutla bukan sekadar persoalan asap dan kebakaran hutan. Ada masyarakat yang menghirup asap, ada anak-anak, lansia dan kelompok rentan yang kesehatannya terdampak. Karena itu, api harus segera dipadamkan dan masyarakat harus mendapatkan perlindungan,” tegas Roni.

Roni juga menyampaikan apresiasi kepada Polda Riau, TNI, BPBD, Manggala Agni, pemadam kebakaran, pemerintah daerah, perusahaan, relawan, serta seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan karhutla.

Baca: Polisi Dalami Dugaan Dana Kelompok Anarko Berkedok Kegiatan Sosial

Menurutnya, kerja bersama antarlembaga menjadi faktor penting untuk mempercepat pemadaman sekaligus mencegah kebakaran meluas ke wilayah lain.

“Kami memberikan apresiasi dan dukungan kepada Polda Riau serta seluruh petugas yang berjibaku di lapangan. Mereka berada di garis depan untuk memadamkan api dan menjaga keselamatan masyarakat. Upaya ini harus terus diperkuat,” ujarnya.

Di tengah upaya pemadaman yang terus dilakukan, Roni meminta aparat penegak hukum mengusut setiap dugaan pembakaran secara serius, termasuk kemungkinan adanya unsur kesengajaan maupun pelanggaran dalam pengelolaan lahan.

“Kalau ditemukan pelaku yang terbukti sengaja membakar, jangan ragu untuk menegakkan hukum secara tegas. Siapa pun pelakunya harus bertanggung jawab,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran harus diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Baca: Polres Bengkalis Sita 28,9 Kg Sabu dan 122.629 Ekstasi, Empat Kurir Ditangkap

“Tidak boleh ada kesan hukum hanya tajam kepada masyarakat kecil. Jika ada perusahaan yang terbukti melanggar dan berdasarkan proses hukum bertanggung jawab atas terjadinya karhutla, harus diberikan sanksi tegas. Penegakan hukum harus transparan, objektif dan tidak pandang bulu,” tegasnya.

Selain mendorong percepatan pemadaman dan penegakan hukum, Roni meminta pemerintah memastikan fasilitas kesehatan di wilayah yang terdampak karhutla berada dalam kondisi siap menghadapi peningkatan kasus gangguan pernapasan.

Ia meminta ketersediaan obat-obatan, oksigen, masker, tenaga medis, ruang pelayanan, serta peralatan untuk menangani gangguan pernapasan diperiksa dan dipastikan mencukupi.

“Jangan menunggu pasien membludak baru kita bergerak. Pemerintah harus melakukan langkah antisipasi sejak sekarang. Rumah sakit dan puskesmas harus siap, obat dan oksigen harus tersedia, tenaga kesehatan harus siaga,” katanya.

Roni juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan ketika kualitas udara memburuk. Aktivitas di luar ruangan sebaiknya dikurangi, sementara warga yang mengalami gangguan pernapasan diminta segera mendapatkan pertolongan medis.

Baca: KPK Telusuri Selisih 2.000 SGD dari Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut

Roni menegaskan Relawan Kesehatan Indonesia Provinsi Riau siap bersinergi dengan pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi dampak karhutla.

“Pesan kami sederhana: padamkan apinya, lindungi masyarakatnya, siapkan fasilitas kesehatannya, dan tegakkan hukum terhadap pelanggar. Jangan sampai karhutla menjadi bencana tahunan yang terus memakan korban kesehatan masyarakat,” pungkas Roni Agustian.

Relawan Kesehatan Indonesia Provinsi Riau juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan, mencegah pembakaran lahan, serta mendukung petugas yang saat ini masih bekerja menangani karhutla di berbagai wilayah di Riau.



Terkait
Polda Riau Bongkar Kuburan Sabu 7 Kilogram di Kebun Sawit, Tiga Pengedar Ditangkap
Polda Riau Bongkar Kuburan Sabu 7 Kilogram di Kebun Sawit, Tiga Pengedar Ditangkap
Tim Gabungan Razia Angkutan Barang Besar-Besaran di Pek
Adanya Dugaan Klaim Fiktif BPJS Kesehatan, Polda Kepri
KUHP berlaku 2 Januari 2026, Salah satunya Pelaku Hubun
Lainnya
Hadapi Pilkada Kampar, DPD PKS Kampar Konsultasi ke DPW PKS Riau
Hadapi Pilkada Kampar, DPD PKS Kampar Konsultasi ke DPW PKS Riau
2020, UMP Riau Naik Jadi Rp2,88 Juta
Lawan PSG, Chelsea dan Liverpool, Solskjaer Sudah Tahu
Tanggap Darurat di Lampung Selatan Diperpanjang Dua Pek
Pendidikan
PISA 2025: Skor Literasi dan Sains Indonesia Naik, Akses Pendidikan Capai 90 Persen
PISA 2025: Skor Literasi dan Sains Indonesia Naik, Akses Pendidikan Capai 90 Persen
Lintas Angkatan Bersatu, Reuni IKA SMPN 10/09 Harapan R
Karmila Sari Dorong Sekolah di Riau Benahi Data untuk P
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Politik
Cawapres Prabowo 2029 Mulai Dibahas, Sejumlah Nama Mulai Mencuat
Cawapres Prabowo 2029 Mulai Dibahas, Sejumlah Nama Mulai Mencuat
Pemilu 2029 Prabowo Punya Banyak Pilihan Cawapres, Ada
Demokrat Ketambahan Kader Baru, Aldi Taher dan Andry Ha
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I