Diduga Buang Puntung Rokok, Pria di Inhu Diamankan usai 5 Hektare Lahan HPK Terbakar

Kanama Amar
Selasa, 4 Agustus 2026 20:43:02

KANALSUMATERA.com - INDRAGIRI HULU – Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hulu (Inhu), Polda Riau, berhasil mengungkap kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menghanguskan sekitar lima hektare lahan di kawasan Hutan Produksi Konversi (HPK) Jalur 5, Desa Rawa Bangun, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu. Selasa (04/08/2026).

Seorang pria berinisial AF alias Ebing ditetapkan sebagai tersangka setelah hasil penyelidikan mengarah kepada dugaan kelalaiannya yang memicu kebakaran. Penangkapan dilakukan Satreskrim Polres Inhu pada Senin (03/08/2026).

Kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang diterima Bhabinkamtibmas Desa Rawa Bangun, Bripka Ade Rahmat Rezi, mengenai adanya kebakaran lahan pada Sabtu (01/08/2026) sore. Setelah menerima informasi tersebut, petugas segera mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan.

Baca: MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran

"Setelah tiba di lokasi, ternyata benar telah terjadi kebakaran lahan. Kemudian bhabinkamtibmas Desa Rawa Bangun melakukan pengecekan di lokasi kebakaran lahan tersebut dan mendapati bahwa adanya lahan kurang lebih 5 Ha dalam keadaan terbakar masih ada api yang hidup," jelas Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra, dalam keterangannya.

Menindaklanjuti temuan tersebut, personel Polres Inhu melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Minggu (02/08/2026) sekaligus memasang garis polisi di area yang terbakar untuk kepentingan penyelidikan.

Baca: Empat Polisi di Batam Diamankan Terkait Etomidate, Kapolda Kepri Tegaskan Zero Tolerance

Saat pemeriksaan berlangsung, polisi bertemu dengan pemilik lahan berinisial TS yang membenarkan bahwa area yang terbakar merupakan miliknya.

"Pada saat melakukan pengecekan tim bertemu dengan pemilik lahan yang terbakar atas nama TS dan menyatakan bahwa memang benar lahan yang terbakar tersebut merupakan miliknya," katanya.

Berdasarkan keterangan awal, pemilik lahan bersama pekerjanya mengaku tidak berada di lokasi saat api pertama kali muncul. Mereka baru datang ketika kobaran api sudah membesar.

Baca: Dua Tahun Prabowo-Gibran, DPR Soroti Pemulihan Aset dan Integritas Penegak Hukum

Saat proses pemadaman berlangsung, ditemukan sejumlah barang yang kemudian menjadi petunjuk penting dalam penyelidikan.

"Pada saat dilakukan pemadaman pemilik lahan dan anggota kerja menemukan bibit sawit, 1 (satu) bilah parang dan sisa tempat makan yang tidak diketahui pemiliknya di batas ujung lahan," ucapnya.

Baca: Tong Biru Berisi Rp 934 Juta Jadi Barang Bukti OTT Bupati Klaten, KPK Ungkap Asal Uang

Berbekal temuan tersebut, penyidik melakukan penyelidikan lebih lanjut hingga mengarah kepada AF alias Ebing. Polisi kemudian mengamankan yang bersangkutan untuk dimintai keterangan.

"Pelaku inisial AF alias Ebing kami amankan pada Senin (03/08/2026). Hasil pemeriksaan yang bersangkutan mengaku ke lokasi pada Sabtu (01/08/2026) untuk melakukan pelangsiran sawit ke pohon yang berada di ujung lahan sebanyak 6 kali," jelasnya.

Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku kebakaran terjadi tanpa disengaja. Ia menyebut api berasal dari puntung rokok yang dibuang ke semak kering ketika melakukan pelangsiran bibit sawit pada perjalanan keenam.

Baca: Sebelum Jual Konten Asusila, Dua Pria di Bogor Ternyata Sempat Menganggur

"Tidak lama api membesar dan tidak dapat dikendalikan. Setelah itu pelaku langsung meninggalkan lokasi dan tidak ada kembali ke lokasi tersebut," tuturnya.

Selain menangkap tersangka, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua batang kayu bekas terbakar, sebilah parang, satu puntung rokok beserta mancis, serta satu bibit pohon sawit.

Baca: KPK Geledah Kementerian ATR/BPN, Bidik Bukti Kasus Suap HGB Summarecon

Atas dugaan perbuatannya, AF alias Ebing dijerat dengan sejumlah ketentuan pidana terkait pembakaran lahan dan perlindungan lingkungan hidup, termasuk Undang-Undang tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Undang-Undang Cipta Kerja beserta perubahan terbarunya, serta ketentuan dalam KUHP yang berlaku. (SM)



Terkait
Polisi Pengintimidasi Satpam Bundaran HI Ternyata Sedang BKO di Kemendagri, Propam Dalami Kasus
Polisi Pengintimidasi Satpam Bundaran HI Ternyata Sedang BKO di Kemendagri, Propam Dalami Kasus
Sengketa Lahan Sawit di Bengkalis, Koperasi BBDM Minta
Polda Riau Bongkar Kuburan Sabu 7 Kilogram di Kebun Saw
Rumah Kadis PUPR Bengkulu Digeledah, KPK Sita Uang Rp4
Lainnya
Usai Gagas KSPN Kawasan Istana Siak, Hendry Munief Boyong Komisi VII DPR-RI Kunker ke Siak
Usai Gagas KSPN Kawasan Istana Siak, Hendry Munief Boyong Komisi VII DPR-RI Kunker ke Siak
Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rajeg Panen
Perempuan Amerika Tewas Diserang Anjing Piaraannya
Waw.., KPU Rohul Kekurangan 70 Kotak Suara
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Politik
Andi Arief Bantah AHY Incar Kursi Wapres, Demokrat Pilih Jalur Pemilu Usai Era Prabowo
Andi Arief Bantah AHY Incar Kursi Wapres, Demokrat Pilih Jalur Pemilu Usai Era Prabowo
Tiji Tibeh dan Politik Sandera, Polemik Suket Ijazah Gi
KPU Buka Suara soal Putusan MA Terkait Suket SMA Gibran
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan