Golkar Respons Fahd A Rafiq Kena OTT KPK, Tunggu Kejelasan Kasus

Kanama
Selasa, 15 September 2026 19:02:10

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Partai Golkar angkat bicara setelah salah satu kadernya, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq, ikut diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar M. Sarmuji mengatakan partainya menghormati proses hukum yang sedang dilakukan KPK. Golkar juga menyerahkan pengungkapan perkara tersebut kepada aparat penegak hukum.

"Kita menghormati proses hukum. Silakan aparat mengungkapkan kebenaran melalui proses hukum," kata Sarmuji kepada wartawan, Selasa (15/9/2026).

Baca: Modus Investasi Proyek, Polisi Ungkap Kerugian Korban Capai Rp7,1 Miliar

Sarmuji menyebut Partai Golkar masih menunggu kejelasan mengenai konstruksi perkara yang menyebabkan Fahd A Rafiq diamankan dalam OTT tersebut.

Menurut dia, partai memiliki mekanisme internal untuk menentukan langkah terhadap kader yang tersangkut persoalan hukum. Namun, keputusan tersebut akan diambil setelah persoalan hukumnya menjadi lebih jelas.

Baca: Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai

"Partai pasti akan mengambil langkah terhadap kadernya. Kami menunggu sampai jelas duduk persoalannya," pungkas Sarmuji.

Fahd A Rafiq Diamankan dalam OTT KPK

KPK sebelumnya membenarkan Fahd A Rafiq menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam OTT yang berlangsung pada Senin (14/09/2026).

Baca: PT SBAL Tolak Penguasaan Kebun oleh Negara Melalui Agrinas, Lahan Eks Kebun di Kampar Jadi Sorotan

OTT tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor. KPK mengamankan sejumlah pihak untuk menjalani pemeriksaan guna mengungkap perkara tersebut.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo sebelumnya membenarkan keterlibatan Fahd dalam proses pemeriksaan.

Baca: Pasca Kasus Korupsi Pakan, Pemkot Surabaya Perketat Tata Kelola dan Pengawasan KBS

"Salah satunya pihak yang diamankan, yang bersangkutan," ucap Budi saat dikonfirmasi mengenai Fahd A Rafiq.

Selain Fahd, sejumlah pihak lain turut diamankan dalam operasi tersebut. Di antaranya pejabat di lingkungan Kementerian ATR/BPN, mantan Bupati Kebumen Arief Sugiyanto, serta Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi.

KPK menyebut total 17 orang diamankan dalam operasi tersebut. Para pihak yang terjaring OTT selanjutnya menjalani pemeriksaan untuk menentukan status hukum masing-masing.

Baca: Polisi Pengintimidasi Satpam Bundaran HI Ternyata Sedang BKO di Kemendagri, Propam Dalami Kasus

Dengan demikian, status hukum Fahd A Rafiq masih menunggu proses KPK. Partai Golkar pun memilih menunggu kejelasan perkara sebelum menentukan langkah terhadap kadernya tersebut. (SM)



Terkait
LBH FSBSI Riau Soroti Vendor dan KSO PT. Agrinas, Desak Disnaker Tegakkan Perda Tenaga Kerja Lokal
LBH FSBSI Riau Soroti Vendor dan KSO PT. Agrinas, Desak Disnaker Tegakkan Perda Tenaga Kerja Lokal
Polda Riau Bongkar Kuburan Sabu 7 Kilogram di Kebun Saw
TAPAK Riau Desak Polisi Usut Tuntas Bos PT Assyifa, Did
KUHP berlaku 2 Januari 2026, Salah satunya Pelaku Hubun
Lainnya
Inflasi Inhil Tembus 6,17 Persen, Peringkat 4 Nasional: Wabup Yuliantini Beri Atensi
Inflasi Inhil Tembus 6,17 Persen, Peringkat 4 Nasional: Wabup Yuliantini Beri Atensi
Kurir Sabu 2 Kg Atiam Divonis 18 Tahun Penjara, Hal Mem
Ribuan Dus Miras Selundupan Berhasil Disita Bea Cukai K
Pemko Pekanbaru Kembali Raih Penghargaan Pelayanan Publ
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Politik
KPU Buka Suara soal Putusan MA Terkait Suket SMA Gibran, Singgung Tahapan Pemilu 2024
KPU Buka Suara soal Putusan MA Terkait Suket SMA Gibran, Singgung Tahapan Pemilu 2024
Desakan Indonesia Keluar dari BoP Dinilai Perlu Dicerma
Bawaslu Ingatkan Larangan Libatkan Anak dalam Kampanye
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Nasional
Konser Andrea Bocelli di Candi Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Konser Andrea Bocelli di Candi Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
MUI Desak Polri Klarifikasi Penggerebekan Ponpes Hamala
Legislator PKS Johan Rosihan Dukung Polri Tetapkan 20 K
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat