Dirjenpas Mashudi Mundur, Polemik Lapas Cibinong Berujung Pergantian Pimpinan

Kanama
Kamis, 1 Oktober 2026 20:25:26

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Mashudi, mengundurkan diri dari jabatannya pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Surat pengunduran diri Mashudi telah diterima Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto. Keputusan tersebut disampaikan di tengah polemik mengenai temuan fasilitas khusus dan bangunan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Publik Kemenimipas, Akbar Hadi, membenarkan bahwa Menteri Imipas telah menerima surat pengunduran diri Mashudi.

Baca: Korupsi MBG Masuk Babak Baru, Dadan Hindayana Segera Disidang, TNI Aktif Jadi Tersangka

"Hari ini Bapak Menteri Imipas telah menerima surat pengunduran diri Bapak Mashudi sebagai Direktur Jenderal Pemasyarakatan," jelas Akbar dalam keterangan tertulis, Kamis (01/10/2026).

Pengunduran diri tersebut berkaitan dengan persoalan yang mencuat di Lapas Cibinong. Ombudsman RI sebelumnya menemukan keberadaan fasilitas dengan standar mewah di dalam kawasan lapas.

Baca: Modus Investasi Proyek, Polisi Ungkap Kerugian Korban Capai Rp7,1 Miliar

Temuan tersebut kemudian berkembang menjadi perhatian publik dan DPR. Komisi XIII DPR RI melakukan peninjauan langsung ke Lapas Cibinong pada 30 September 2026. Setelah peninjauan, sejumlah bangunan yang dipersoalkan kemudian dibongkar.

Pemeriksaan internal Kemenimipas juga dilakukan untuk mendalami persoalan yang terjadi di Lapas Cibinong, termasuk dugaan penyalahgunaan kewenangan serta status sejumlah bangunan dan fasilitas di lokasi tersebut.

Sebelumnya, Mashudi juga menghadiri rapat dengar pendapat bersama Komisi XIII DPR RI pada 28 September 2026 untuk memberikan penjelasan mengenai temuan Ombudsman terkait Lapas Cibinong.

Baca: BNN Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Narkotika Cair di Perairan Kepri

Layanan Pemasyarakatan Tetap Berjalan

Meski terjadi pergantian pimpinan di tingkat Dirjenpas, Kemenimipas memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung.

Baca: BNN Bongkar Persenjataan Bandar Narkoba Kampung Bahari untuk Hadapi Aparat

Akbar mengatakan pengunduran diri Mashudi tidak mengganggu pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Seluruh jajaran tetap menjalankan tugas sesuai kewenangan dan aturan yang berlaku.

"Pelayanan kepada masyarakat dan pelaksanaan tugas fungsi pemasyarakatan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Seluruh jajaran tetap melaksanakan tugas sesuai kewenangan dan mekanisme yang telah ditetapkan," kata Akbar.

Kemenimipas juga menegaskan keberlangsungan pelayanan publik dan pelaksanaan tugas organisasi tetap menjadi prioritas selama proses administrasi pengunduran diri Mashudi berlangsung.

Baca: Wamenag Desak Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras Diusut Tuntas

Dengan mundurnya Mashudi, perkembangan berikutnya akan berkaitan dengan proses administrasi pengisian jabatan Dirjen Pemasyarakatan serta tindak lanjut pemeriksaan terhadap persoalan yang ditemukan di Lapas Cibinong. (SM)



Terkait
Polisi Pengintimidasi Satpam Bundaran HI Ternyata Sedang BKO di Kemendagri, Propam Dalami Kasus
Polisi Pengintimidasi Satpam Bundaran HI Ternyata Sedang BKO di Kemendagri, Propam Dalami Kasus
Polda Riau Bongkar Kuburan Sabu 7 Kilogram di Kebun Saw
Waksabi Perkuat Pengawasan Lapas Pekanbaru, Kalapas Tek
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Lainnya
Kolaborasi DPR RI dan Pemkab Rohil, Sekolah Garuda Diusulkan untuk Tingkatkan SDM Pesisir Riau
Kolaborasi DPR RI dan Pemkab Rohil, Sekolah Garuda Diusulkan untuk Tingkatkan SDM Pesisir Riau
Lama Bertikai, Konflik Koperasi Iyo Basamo Desa Teranta
Keputusan Cuti Bersama Diumumkan Kamis, Ada Kemungkinan
Pemandangan Unik pada Pertandingan UCL Atalanta vs Manc
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Pendidikan
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2026, Ini Prestasinya
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2026, Ini Prestasinya
Ahmad Yuzar Hadiri Grand Opening Kebun Raya Universitas
Mendikdasmen Siapkan Kebijakan Siswa Tak Otomatis Naik