KPK Temukan Rekening Penampungan Setoran Saat Geledah BPN Jatim

Kanama
Senin, 28 September 2026 20:32:40

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan sejumlah kartu ATM yang terhubung dengan rekening yang diduga digunakan untuk menampung setoran di lingkungan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Jawa Timur.

Temuan tersebut diperoleh saat penyidik KPK menggeledah Kanwil BPN Jawa Timur pada Kamis, 24 September 2026. Penggeledahan itu merupakan bagian dari penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik menemukan sejumlah barang saat melakukan penggeledahan, termasuk uang, perhiasan, serta kartu ATM.

Baca: Kasus Korupsi Motor Listrik BGN Memasuki Babak Baru, Lima Tersangka Segera Disidang

"Bahwa pekan lalu penyidik melakukan penggeledahan salah satunya di Kanwil BPN Jawa Timur, di mana selain ditemukan sejumlah uang dan perhiasan, penyidik juga menemukan sejumlah ATM," ujar Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (28/09/2026).

Rekening Diduga Menampung Setoran

Baca: Bareskrim Bekuk Buron Impor HP Bekas Ilegal Senilai Rp253 Miliar

KPK menduga rekening yang terhubung dengan kartu ATM tersebut digunakan untuk menampung setoran dari sejumlah Kantor Pertanahan (Kantah) BPN yang berada di lingkungan Kanwil BPN Jawa Timur.

"Yang rekeningnya digunakan untuk penampungan dugaan setoran-setoran yang dilakukan oleh Kantah BPN di lingkungan Kanwil Jawa Timur," ucapnya.

Budi menyebut dana yang terkumpul tersebut diduga digunakan untuk kegiatan di luar anggaran resmi Kanwil BPN Jawa Timur.

Baca: PT Riau Vonis Eks Kadis PUPR 4 Tahun, Uang Pengganti Rp510 Juta

"Di mana uang-uang yang dikumpulkan diduga untuk kegiatan-kegiatan taktis di luar APBN dari DIPA pada Kanwil BPN Jawa Timur," tambahnya.

KPK masih melakukan pendalaman untuk mengetahui mekanisme pengumpulan dana tersebut. Penyidik juga menelusuri kemungkinan adanya setoran dari pihak internal maupun pihak eksternal yang berkaitan dengan pelayanan pertanahan.

Baca: Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule

"Tentu penyidik masih akan terus mendalami praktik-praktik pengumpulan yang dilakukan baik pengumpulan yang dilakukan di internal. Artinya dugaan setoran dari para kantah di lingkungan BPN Jawa Timur, ataupun setoran-setoran yang diberikan dari pihak eksternal yang berkaitan dengan layanan pertanahan," tutupnya.

KPK Sita Uang dan Barang Bukti

Selain menemukan kartu ATM dan rekening yang diduga berkaitan dengan setoran, penyidik juga menyita sejumlah barang dalam penggeledahan Kanwil BPN Jawa Timur.

Baca: KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus Suap HGB Bogor, Ada Fahd A Rafiq dan Bos Summarecon

Barang yang diamankan antara lain uang tunai senilai ratusan juta rupiah, perhiasan yang diduga emas, uang dalam mata uang dolar Amerika Serikat (USD) dan dolar Singapura (SGD), dokumen, serta barang bukti elektronik.

Seluruh barang tersebut masih akan dianalisis penyidik untuk mengetahui keterkaitannya dengan perkara yang sedang ditangani KPK.

Baca: BNN Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Narkotika Cair di Perairan Kepri

Berkaitan dengan Perkara di Kementerian ATR/BPN

Penggeledahan Kanwil BPN Jawa Timur merupakan bagian dari rangkaian tindakan penyidikan KPK setelah operasi tangkap tangan (OTT) pada 14 September 2026 yang berkaitan dengan dugaan suap dalam pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor.

Dalam perkara tersebut, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Mereka antara lain Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN Lampri, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi, serta sejumlah pihak lainnya.

Baca: BNN Bongkar Persenjataan Bandar Narkoba Kampung Bahari untuk Hadapi Aparat

KPK menyatakan penyidikan juga mencakup dugaan penerimaan lain yang berkaitan dengan layanan pertanahan serta dugaan penerimaan terkait rotasi, promosi, dan mutasi jabatan di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Dalam perkara tersebut, KPK menyita uang sebesar Rp106,3 miliar yang disebut menjadi salah satu barang bukti utama dalam penyidikan. (SM)



Terkait
KPK Buka Peluang Banding Usai Vonis 2 Tahun Abdul Wahid, Putusan Jadi Sorotan
KPK Buka Peluang Banding Usai Vonis 2 Tahun Abdul Wahid, Putusan Jadi Sorotan
Satresnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran 8 Kg
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Masyarakat Adat Rantau Kasai Tidak Terima Disebut Penja
Lainnya
Haji Maazat, Ayah Syahrul Aidi Maazat Meninggal Dunia
Haji Maazat, Ayah Syahrul Aidi Maazat Meninggal Dunia
Seorang Spesialis Pencuri Sapi di Padang Ditangkap Poli
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Ani Yudhoyono Meninggal Dunia, Keluarga Besar Yudhoyono
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Kriminal
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi, Ada Latihan Menembak
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi, Ada Latihan Menembak
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Presenter TVRI Papua Barat Tewas, Polisi Tetapkan Dua T