PT Padasa Klarifikasi Soal  Pengosongan Fasilitas Rumah Eks Karyawan

Mawardi Tombang Islami
Sabtu, 18 September 2021 09:43:24

KANALSUMATERA.com - Kampar - Sempat bentrok dengan eks karyawan beberapa waktu yang lalu, Managemen PT Padasa Enam Utama melalui kuasa hukum/ Corporate Lawyer Rusdinur SH MH mengklarifikasi dan menegaskan tentang soal pengosongan rumah eks karyawan.

Rusdinur yang didampingi staf legal dan Staf Humas PT Padasa Enam Utama, Fathin Fatih Siregar dan Juliardi, melakukan konferensi pers dan juga meluruskan pemberitaan-pemberitaan yang terjadi pada waktu lalu, Jum'at (17/9/2021).

Dalam konferensi persnya, Rusdinur mengungkapkan bahwasanya tindakan pengosongan rumah eks karyawan tersebut merupakan tindakan legal yang sah secara hukum. Pihak PT Padasa hanya melakukan upaya mengamankan asset perusahaan. Pasalnya mereka yang huni rumah tersebut sudah bukan lagi berstatus karyawan.

"Karena dengan status bukan lagi karyawan, mereka tidak lagi berhak menguasai rumah tersebut," ungkap Rusdinur.

Baca: Ini Arahan Kemenkop UMKM Terkait Koperasi Iyo Basamo ke Pemkab Kampar

Ia menambahkan PT Padasa sudah melakukan tindakan hukum secara persuasif, dan juga mencoba melakukan runding ulang, namun tidak ada itikad baik dari para eks karyawan.

"Kami hanya mengeluarkan barang-barang dan mereka kami suruh keluar karena peringatan kami tidak diindahkan dan terjadilah hal-hal bentrok", jelas Rusdinur.

"Bentrok ini tidak bentrok yang sangat luar biasa, bentrok ini hanya bentrok antara anggota karyawan dengan security saja," lanjutnya.

Kemudian Rusdinur mengatakan, perusahaan telah melakukan upaya persuasif karena sejak bulan Desember 2020 lalu telah dilakukan pemanggilan karyawan agar mereka kembali bekerja. Namun pemanggilan pertama dan kedua tak diindahkan semua pekerja yang melakukan protes.

Baca: Repdem Kampar Laporkan Dugaan Pemalsuan Data Penerima BLT di Desa Ganting Salo

"Pekerja yang mau bekerja telah ditampung kembali. Terkait yang tak mau bekerja sudah dianjurkan menyelesaikan secara bipartit dan tripartit," ujar Rusdinur.

Selain itu, Rusdinur juga menegaskan terkait video yang beredar yang menyebut PT Padasa melakukan bentrok fisik, itu tidaklah benar.

"Kami hanya melakukan memungut barang-barang mereka, dan dianggap sebagai tindakan yang luar biasa. Kemudian ada yang luka dan itu memang respon spontan pada saat itu. jadi apa yang kami lakukan adalah sesuai dengan prosedur hukum dan kita menghormati hukum," tegasnya.

Rusdinur juga menambahkan, apabila ada anggotanya dilaporkan ke Polres Kampar maka mereka juga sudah melaporkan tindakan eks pekerja ke Polsek XIII Koto Kampar.

Baca: Tiga Petugas KPK Gadungan Ditangkap di Pulau Nias, Teror Kepsek dan Kades

"Kita serahkan hukum saja dan kita tidak akan menampik apabila ada karyawan kita, kemudian security kita melakukan tindakan melanggar hukum silakan proses. Kami tak akan ada lakukan tindakan luar biasa," katanya.

Ia menegaskan, pada saat ini perusahaan sudah dalam kondisi kondusif, jangan lagi ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi. Dan ia berharap semua pihak menghormati hukum termasuk menghormati langkah hukum eks karyawan di persidangan hubungan industrial. ***

Terkait
MM Minta Keadilan ke Polda Riau Tangkap Pelaku Pembunuh Muliadi Lainnya di Desa Parit Baru
MM Minta Keadilan ke Polda Riau Tangkap Pelaku Pembunuh Muliadi Lainnya di Desa Parit Baru
Facebook Lawan UU Media Sosial Australia, PM Australia:
Vonis PN Siak Dirasa Kurang Tepat, Kuasa Hukum Ponari A
Adanya Pejabat Inhu Tidak Netral, Syahrul Aidi Minta Ha
Lainnya
Anak Warganya Menderita Jantung Bocor, Lurah Sidomulyo Barat Pekanbaru Salurkan Bantuan
Anak Warganya Menderita Jantung Bocor, Lurah Sidomulyo Barat Pekanbaru Salurkan Bantuan
Wako Rudi Dampingi Menko Luhut Binsar Resmikan Pabrik P
Dua Pembunuh Sopir Taksi Online di Palembang Dituntut M
Putaran Keempat Piala FA: Arsenal Jumpa MU, Berikut Has
Pendidikan
Peringati Hari Pahlawan, BEM UIR Ziarah ke Taman Makam Pahlawan
Peringati Hari Pahlawan, BEM UIR Ziarah ke Taman Makam Pahlawan
Momen Hari Pahlawan, Semangat Tangguh Kepahlawanan Dala
Materi Akhir Diklat Jurnalistik FJRK Terkait Pemberitaa
Nasional
Pemerintah Waspadai Motif Penangkapan Ulama dan Isu Pembubaran MUI
Pemerintah Waspadai Motif Penangkapan Ulama dan Isu Pembubaran MUI
Pemko Pekanbaru dan Pemko Padang Jalin Kerjasama di Dua
Untuk Bepergian, Syahrul Aidi Minta Syarat PCR Dicabut
Hukum
Ini Arahan Kemenkop UMKM Terkait Koperasi Iyo Basamo ke Pemkab Kampar
Ini Arahan Kemenkop UMKM Terkait Koperasi Iyo Basamo ke Pemkab Kampar
PT Padasa Klarifikasi Soal  Pengosongan Fasilitas Ruma
Usai Difasilitasi Syahrul Aidi, Kasus Lahan di Rohil in
Daerah
Hotel di Kepulauan  Meranti Diminta Sediakan Bahan Makanan Berbahan Sagu
Hotel di Kepulauan  Meranti Diminta Sediakan Bahan Makanan Berbahan Sagu
Bupati Kampar Targetkan Awal Tahun 2022 APBD Telah Dapa
Pemkab Bengkalis Beri Jawaban Atas Pandangan Umum Fraks
Kriminal
Patroli Malam Minggu, Tim TEMBAK Polres Kampar Sasar Para Pelaku Balap Liar
Patroli Malam Minggu, Tim TEMBAK Polres Kampar Sasar Para Pelaku Balap Liar
Lawan Terorisme, Indonesia Dapat Tiru Konsep CTAP Selan
Bom Bunuh Diri di Makasar, Pelaku Pasangan Suami Istri
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ekonomi
Kendalikan Inflasi Daerah, Bank Indonesia Wilayah Riau Latih Petani Cabai
Kendalikan Inflasi Daerah, Bank Indonesia Wilayah Riau Latih Petani Cabai
Traffic Bun Cabang ke-45 Hadir di Pekanbaru, Tawarkan K
Bangkitkan Ekonomi Nasional, Astra Dukung Paviliun Indo