Tim Gabungan Razia Angkutan Barang Besar-Besaran di Pekanbaru: Targetkan ODOL dan Surat Kendaraan

Mawardi Tombang Amar
Selasa, 3 Februari 2026 09:45:04
Razia Besar-besaran di Pekanbaru

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau semakin memperketat pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang yang melanggar aturan muatan dan dimensi. Kali ini Polda Riau dan Tim gabungan menggelar razia besar-besaran di Pekanbaru.

Razia digelar pada Senin (2/2/2026) sore, petugas menggelar aksi penertiban skala besar terhadap kendaraan Over Loading dan Over Dimension (ODOL) sebagai bagian dari agenda utama Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di jalur lintas strategis ini dipimpin langsung oleh Wadir Lantas Polda Riau, AKBP Budi Setiyono, dengan didampingi Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau, AKBP Galih Apria. Operasi ini tidak dilakukan sendiri, melainkan melibatkan kekuatan gabungan dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Riau serta Dinas Perhubungan Provinsi Riau untuk memastikan penindakan berjalan komprehensif.

Dalam teknis pelaksanaannya, personel gabungan melakukan penyekatan dan pengawasan ketat terhadap setiap truk angkutan barang yang melintas. Petugas di lapangan melakukan pengukuran fisik secara mendetail menggunakan alat ukur standar guna memastikan apakah kendaraan tersebut telah dimodifikasi melebihi spesifikasi pabrikan atau mengangkut beban yang melampaui kapasitas jalan.

Tidak hanya fokus pada dimensi dan muatan, petugas juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap aspek legalitas dan kelaikan jalan. Pemeriksaan mencakup kelengkapan surat kendaraan (STNK dan Buku KIR), izin mengemudi, hingga pengecekan kondisi teknis vital seperti sistem pengereman, fungsi lampu-lampu utama, serta kelayakan kondisi ban untuk meminimalisir risiko kecelakaan fatal.

Baca: BNN Bongkar Persenjataan Bandar Narkoba Kampung Bahari untuk Hadapi Aparat

Berdasarkan data hasil operasi yang dirilis, tim gabungan menjaring puluhan pelanggar dalam waktu singkat. Tercatat sebanyak 11 pengendara dikenakan tindakan tilang karena pelanggaran berat, 25 pengendara diberikan teguran tertulis, serta satu unit truk terpaksa diamankan sebagai barang bukti karena tidak mampu menunjukkan dokumen sah dan terindikasi melakukan modifikasi dimensi yang ekstrem.

Direktur Lantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menyampaikan bahwa intensitas operasi ini sengaja ditingkatkan sebagai rangkaian kegiatan awal (KRYD) menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026. Ia menegaskan bahwa kendaraan ODOL merupakan salah satu penyumbang terbesar kerusakan infrastruktur jalan dan pemicu kecelakaan beruntun di jalan raya.

"Tindakan tegas ini bertujuan untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas secara signifikan dan mengantisipasi kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi. Kita ingin memastikan jalanan di Riau aman bagi seluruh pengguna jalan, terutama menjelang musim mudik lebaran mendatang," tegas Kombes Jeki kepada awak media.

Lebih lanjut, Jeki menekankan bahwa operasi ini merupakan langkah konkret untuk mewujudkan visi besar pemerintah pusat. "Melalui konsistensi operasi ini, kami menargetkan Indonesia Zero Kendaraan ODOL pada tahun 2027, sekaligus memperkuat budaya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di seluruh wilayah Provinsi Riau," pungkasnya.

Terkait
Direktur Travelina Indonesia Ditangkap, Polisi Usut Dugaan Penelantaran 64 Jemaah Umrah
Direktur Travelina Indonesia Ditangkap, Polisi Usut Dugaan Penelantaran 64 Jemaah Umrah
LBH FSBSI Riau Soroti Vendor dan KSO PT. Agrinas, Desak
Polda Riau Bongkar Kuburan Sabu 7 Kilogram di Kebun Saw
Bongkar Mafia BBM Subsidi di Rohil, Polda Riau Tangkap
Lainnya
PKS Soroti OTT Beruntun Bupati Kuansing dan Langkat, Minta Praktik 'Ruang Gelap' Dihentikan
PKS Soroti OTT Beruntun Bupati Kuansing dan Langkat, Minta Praktik 'Ruang Gelap' Dihentikan
Aksi Tari Losung Desa Ranah Sungkai Kampar Pukau Pengun
Imigrasi Selat Panjang Bentuk Timpora Kecamatan
Ribuan Pekerja Podomoro Terancam Golput, KPU Medan Turu
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I