Pimpinan Bank Mandiri Taspen di Langsa Rampas HP Wartawan

Amar
Kamis, 30 Januari 2020 15:56:02

LANGSA - Munawar, wartawan harian Waspada, mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari oknum pimpinan Bank Mandiri Taspen Cabang Langsa yang beralamat di jalan A Yani. Pasalnya, telepon genggam kesayanganya dirampas oleh oknum pimpinan bank tersebut.

"Kajadiannya pada Selasa (28/1), sekitar pukul 16.35 WIB, waktu itu saya mau melakukan konfirmasi di bank itu," kata Munawar kepada AJNN, Kamis (30/1).

Menurut Munawar, perampasan telepon genggam miliknya dilakukan oleh oknum pimpinan Bank Mandiri Tapsen saat dirinya sedang berbicara dengan security di luar/halaman bank. Secara tiba-tiba keluar pimpinan bank yang disebut-sebut bernama Jamaluddin langsung merampas telepon genggam miliknya. Pimpinan bank itu juga menunjukkan sikap arogan seperti membentak sejumlah wartawan yang datang ke kantonya.

"Saya juga punya kenalan wartawan di Langsa ini, saya ini anak Langsa," kata Jamaluddin dengan nada tinggi, seperti ditirukan Munawar.

Baca: Golkar Respons Fahd A Rafiq Kena OTT KPK, Tunggu Kejelasan Kasus

Setelah telepon genggamnya dirampas, kata Munawar, lalu telepon genggam miliknya itu diserahkan ke salah seorang wanita yang kemungkinan adalah karyawan di bank itu. Tak terima telepon genggamnya dirampas, Munawar lalu langsung merebut kembali telepon genggam yang digunakan sebagai alat kelengkapan jurnalistiknya.

"Padahal saat itu saya sedang membuat berita melalui handphone tersebut," ujarnya.

Ironinya, kata Munawar, usai kejadian tersebut, oknum pimpinan bank itu langsung masuk ke dalam, layaknya orang tidak berbuat salah. Sebenarnya, kata Munawar, kedatangan dirinya dan sejumlah wartawan lainnya ke bank itu untuk melakukan konfirmasi terkait ada nasabah melalukan pinjaman uang, namun uangnya tidak semua diberikan.

"Saya dan kawan-kawan hanya ingin melakukan konfirmasi biar berita yang akan kami buat berimbang terkait pencairan kredit salah seorang nasabah atas nama Buhanuddin (56), warga Tanjong Geulumpang, Kecamatan Sekrak, Kabupaten Aceh Tamiang yang merupakan pensiunan PNS," kata Munawar.

Baca: UIN Jakarta dan Sekolah Islam Pamulang Memanas, Sengketa Pengelolaan Berujung Ketegangan

Menurut pengakuan nasabah itu, kata Munawar, pinjaman uang yang disetujui pihak bank sebesar Rp 124 juta, namun nasabah hanya menerima sebesar Rp 26 juta dengan dua kali penarikan, masa pinjaman selama 19 tahun.

Saat disinggung AJNN, apakah Munawar akan menempuh jalur hukum terkait perlakuan tidak menyenangkan yang dilakukan pimpinan Bank Mandiri Tapsen itu, Munawar mengaku sedang berkoordinasi dengan sejumlah teman-temannya yang waktu itu ikut dengannya melakukan konfirmasi ke kantor itu.

"Waktu kejadian ada kawan saya yaitu, Mustafa Rani dari Puja TV dan Saiful Alam dari Harian Realitas, jadi saya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan mereka terkait mengambil jalur hukum," ujarnya.

Munawar menilai, perbuatan oknum Pimpinan Bank Mandiri Tapsen itu termasuk pidana karena merampas barang orang lain.

Baca: KPK Ungkap Uang Gratifikasi Rektor Unsoed Dipakai Beli Tiga Bidang Tanah

"Yang bersangkutan juga telah melanggar konstitusi yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, tentang menghalang-halangi tugas wartawan," kata Munawar yang menjabat Sekretaris PWI Kota Langsa itu.ks



Terkait
Mantan Menteri Sri Lanka Ditangkap, Diduga Terlibat Pencurian Batu Keramat Raja
Mantan Menteri Sri Lanka Ditangkap, Diduga Terlibat Pencurian Batu Keramat Raja
Wamenag Desak Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berha
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerj
160 Juta Batang Rokok Ilegal di Pekanbaru Senilai Rp 39
Lainnya
Bupati Kasmarni Siap Dukung IWAPI Dalam Membangun Ekonomi Perempuan di Negeri Junjungan
Bupati Kasmarni Siap Dukung IWAPI Dalam Membangun Ekonomi Perempuan di Negeri Junjungan
Nurul Ikhsan: Persoalan Banjir Perlu Disikapi Serius ol
Seorang WNI dan Suaminya Dilaporkan Hilang di Malaysia
Erdogan Sebut Donald Trump tak Punya Hak Akui Golan Mil
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Pendidikan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Siswa Diperpanja
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak B
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I