Aliran Dana di Rekening Joko Driyono Di Cek Satgas Antimafia Bola

Amar
Senin, 25 Maret 2019 12:00:56
Andru Bimaseta

KANALSUMATERA.com - Joko Driyono selaku mantan Plt Ketum PSSI kembali diperiksa Satgas Antimafia Bola. Ada beberapa agenda pemeriksaan terhadap Jokdri, salah satunya soal aliran dana di rekening eks Plt Ketum PSSI itu.

"Masih sama persis dengan agenda kemarin, mengkonfirmasi bukti-bukti semua, terus untuk melakukan pengecekan rekening itu aliran-aliran selama ini kegiatan Pak Joko sehari-hari, itu aja nggak ada yang berbeda," jelas kuasa hukum Jokdri, Andru Bimaseta kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (25/3/2019).

Selain itu, tim Satgas Antimafia Bola, mendalami keterangan terhadap Jokdri berkaitan dengan pokok perkara yang dituduhkan kepadanya yakni masalah perusakan barang bukti.

"Kemudian terkait masalah perusakan masuk garis polisi, itu aja," ucapnya.

Lebih lanjut, Andru menjelaskan alasan ketidakhadiran kliennya beberapa pekan lalu. Untuk diketahui, Jokdri beberapa kali mangkir dari pemeriksaan polisi.

Baca: Sidang Praperadilan Lodewyk Memanas, Eks Waka BGN Tegaskan Tak Pernah Intervensi Pengadaan

"Ada dua alasan, pertama alasan keluarga, kedua alasan pekerjaan," kata Andru.

Sementara Andru menjelaskan bahwa kliennya tidak bisa hadir dalam agenda pemeriksaan lalu karena harus bertemu dengan keluarganya di Serang, Banten.

"Kenapa alasan keluarga, karena harus kembali ke Serang, rumahnya Pak Joko kan ada di Serang," jelas Andru.

Untuk itulah pihaknya mengirimkan surat permohonan kepada Satgas agar menjadwalkan ulang pemanggilan Jokdri. Pemanggilan Jokdri sejatinya diagendakan pada Senin (18/3) dan Kamis (21/3) lalu, namun yang bersangkutan tidak dapat hadir memenuhi panggilan penyidik.dc/ks



Terkait
BNN Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Narkotika Cair di Perairan Kepri
BNN Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Narkotika Cair di Perairan Kepri
Direktur Travelina Indonesia Ditangkap, Polisi Usut Dug
Kasus Jembatan Air Hitam Rohil Memanas, Polda Riau Peri
TAPAK Riau Desak Polisi Usut Tuntas Bos PT Assyifa, Did
Lainnya
Pertemuan Sosek Malindo Dimulai, Ini Agenda Penting Akan Dibahas
Pertemuan Sosek Malindo Dimulai, Ini Agenda Penting Akan Dibahas
Patroli Malam Minggu, Tim TEMBAK Polres Kampar Sasar Pa
Kesaksian Sopir Taksi yang Antar Waria Bunuh Diri ke Je
Tindak Pidana Pemilu, Ketua PA 212 Ustaz Slamet Maarif
Hukum
RUU Perampasan Aset Dibahas, Advokat Soroti Integritas Aparat Penegak Hukum
RUU Perampasan Aset Dibahas, Advokat Soroti Integritas Aparat Penegak Hukum
Sebelum Jual Konten Asusila, Dua Pria di Bogor Ternyata
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I