Novel Heran Kasus Perampokan Dekat Rumahnya Cepat Terungkap

Alwira Fanzary
Sabtu, 26 Januari 2019 21:33:52
Novel Baswedan

KANALSUMATERA.com - Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan membandingkan pengungkapan kasus teror dengan perampokan yang terjadi di dekat rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Menurut dia, seperti yng diberitakan Liputan6.com, perampokan yang terjadi dua minggu sebelum dia diserang air keras itu seketika langsung diungkap oleh aparat kepolisian. Sementara kasusnya hingga kini belum juga menemukan titik terang.

"Kenapa sih tidak mau diungkap?. Ini serangan tidak terjadi pada tempat tersembunyi. CCTV tidak diambil polisi. Dua minggu sebelumnya ada perampokan, dan polisi mengambil CCTV tersebut dan menemukan pelaku," ujar Novel di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (26/1/2019).

Menurut Novel CCTV yang ada di lokasi perampokan diambil oleh penyidik kepolisian untuk dijadikan bukti.

Baca: Pasca Kasus Korupsi Pakan, Pemkot Surabaya Perketat Tata Kelola dan Pengawasan KBS

Sementara CCTV di lokasi penyerangan air keras terhadap dirinya dibiarkan polisi hingga akhirnya menghilang.

"Artinya polisi atau penyidik Polri yang bertugas mestinya tahu ada CCTV, tapi untuk kasus saya mereka tidak mengambil, sidik jari belakangan ini saya ketahui sudah tidak ada, bukti elektronik malah hilang," kata Novel.

Tetap Berharap

Baca: Kejagung Periksa Sekretaris Kepala BGN, Kasus Dugaan Korupsi MBG Terus Didalami

Meski begitu, Novel tetap berharap pelaku maupun dalang dalam terornya ini terungkap. Novel meminta Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk segera bertindak agar teror terhadap penyidik maupun komisioner KPK tak terulang kembali.

"Saya mendesak kepada Presiden, saya yakin bapak sudah tahu lama orang-orang KPK yang diserang sudah banyak, ada lima kasus yang tidak terungkap apakah Bapak Presiden tidak terusik? apakah nyaman dengan situasi ini? apakah bapak tidak ingin bertanya dan tidak ingin tahu sehingga TGPF pun tidak mau bentuk," kata dia. Kso



Terkait
Pakar Hukum Dorong RUU Perampasan Aset Gunakan Istilah Pemulihan Demi Kepastian Hukum
Pakar Hukum Dorong RUU Perampasan Aset Gunakan Istilah Pemulihan Demi Kepastian Hukum
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerj
160 Juta Batang Rokok Ilegal di Pekanbaru Senilai Rp 39
Lainnya
Eva Yuliana Apresiasi Dirut Baru PT BSP: Hilangkan Anekdot 'Bumi Sanak Pamily' dari kata BSP-nya
Eva Yuliana Apresiasi Dirut Baru PT BSP: Hilangkan Anekdot 'Bumi Sanak Pamily' dari kata BSP-nya
Verfak Kedua DPD Riau Dimulai, PPK se-Kabupaten Kampar
Sebulan Tanpa Kabareskrim.
Sagulung Dipilih Sebagai Kampung Inklusi Pertama di Kep
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Politik
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotri
Survei Median: KDM Tembus 19,8 Persen, Elektabilitas Gi
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Pendidikan
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Keluarga Korban Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan di SDN 04
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Ji
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I