Anda Berkurban Pada Idul Adha 1442 H? Ketahui Larangan ini..

Mawardi Tombang
Sabtu, 10 Juli 2021 12:11:20

KANALSUMATERA.com - Jika tak ada perubahan, umat islam akan menjalankan ibadah Hari Raya Idul Adha 1442 H jatuh pada tanggal 20 Juli 2021. Menjelang pelaksanaan Idul Adha tersebut umat Islam telah melaksanakan serangkaian persiapan. Salah satu yang harus mempersiapkan yaitu para pekurban.

Umat muslim yang berkurban harus mengetahui beberapa perkara dalam ibadah kurban. Satu di antaranya adalah adanya larangan mencukur rambut dan memotong kuku.

Ada dua pendapat ulama terkait hukum memotong rambut dan kuku tersebut, dan berikut penjelasannya. Diawali dengan Hadits Riwayat (HR) Ummmu Salmah yang menyebut bahwa ia pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda:

Baca: Repdem Kampar Laporkan Dugaan Pemalsuan Data Penerima BLT di Desa Ganting Salo

Artinya: "Apabila sepuluh hari pertama Dzulhijjah telah masuk dan seorang di antara kamu hendak berkurban, maka janganlah menyentuh rambut dan kulit sedikitpun, sampai (selesai) berkurban." (HR Ibnu Majah, Ahmad, dan lain-lain).

Pendapat pertama ini menyebut bahwa peserta kurban tidak boleh mencukur rambut dan kulit sejak tanggal 1 Dzulhijjah. Jika dilinierkan dengan tahun masehi maka terhitung pada Sabtu (12/7/2021) malam para pekurban tidak diperbolehkan lagi menjalankan dua hal tersebut.

Para ulama memunculkan ijtihad atas keberadaan hadits tersebut.
Implikasinya, ada perbedaan pendapat para ulama atas hadits larangan tersebut. Ada ulama yang beranggapan bahwa hadist tersebut menyerukan larangan, makruh, dan mubah.

Baca: Tiga Petugas KPK Gadungan Ditangkap di Pulau Nias, Teror Kepsek dan Kades

Berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut mengenai dua pendapat yang berbeda atas hadist tersebut.


Pendapat Pertama

Ulama yang memahami hadist tersebut mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW melarang orang yang hendak berkurban untuk memotong kuku dan rambutnya.

Seorang ulama sekaligus ahli hadits bermazhab Hambali menyebut hukum menjaga diri dengan tidak memotong kuku dan mencukur rambut adalah hal yang wajib bagi orang yang akan berkurban. Terhitung sejak bulan dzulhijjah hingga selesai proses penyembelihan hewan kurban.

Baca: MM Minta Keadilan ke Polda Riau Tangkap Pelaku Pembunuh Muliadi Lainnya di Desa Parit Baru

Sebagian ulama berpendapat bahwa tidak mencukur rambut dan memotong kuku saat akan berkibar supaya seluruh bagian tubuh kebal terhadap api neraka. Sedangkan sebagian ulama lainnya menyebut bahwa maksud dari larangan ini ialah agar ada kemiripan dengan jamaah haji yang sedang melakukan ihram.

Pendapat Kedua

Baca: Razia Prokes di 3 Kecamatan, Satpol PP Batam Tegur Badan Usaha Yang Melanggar

Pendapat ulama lainnya menyebut bahwa yang dimaksud larangan dalam hadist tersebut bukanlah dilarang memotong kuku dan rambut orang yang akan berkurban (al-mudhahhi) melainkan hewan kurban (al-mudhahha). Alasan lainnya, karena bulu, kuku, dan kulit hewan kurban akan menjadi saksi di akhirat.

Meski begitu, Al-Qari Rahimahullah dalam kitab Mirqatul Mafatih menyebut pendapat ini dianggap asing dan tidak popular bahkan dalam kitab fikih klasik. Namun, menurut almarhum Kyai Ali Mustafa Yaqub pendapat ini dikuatkan dengan kitab At-Turuqus Shahihah fi Fahmis Sunnatin Nabawiyah yang menjelaskan bahwa dibutuhkan perbandingan dengan riwayat Aisyah dalam memahami hadist tersebut.

Artinya, "Rasulullah SAW mengatakan, 'Tidak ada amalan anak Adam yang dicintai Allah pada hari Idul Adha kecuali berqurban. Karena ia akan datang pada hari kiamat bersama tanduk, bulu, dan kukunya. Saking cepatnya, pahala kurban sudah sampai kepada Allah sebelum darah hewan sembelihan jatuh ke tanah. Maka hiasilah diri kalian dengan berqurban." (HR Ibnu Majah).

Terkait
Vonis PN Siak Dirasa Kurang Tepat, Kuasa Hukum Ponari Ajukan Banding
Vonis PN Siak Dirasa Kurang Tepat, Kuasa Hukum Ponari Ajukan Banding
Adanya Pejabat Inhu Tidak Netral, Syahrul Aidi Minta Ha
KNPI Riau Dukung Langkah Ketum Haris Laporkan Abu Janda
Kinerja Kejari yang Bagus, James Bond: Harus Terus Usut
Lainnya
Ketua DPRD Nilai Kinerja Sejumlah Kepala Dinas Kepri Amburadul
Ketua DPRD Nilai Kinerja Sejumlah Kepala Dinas Kepri Amburadul
Dirut PLN akan Segera Dipanggil Menpan RB Karena Tidak
Wabah Ebola Tewaskan 500 orang di Kongo
Primadona Baru, Tas Syirkatun Nisa Aceh Utara
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ekonomi
Harga Sawit Riau Melonjak Naik Rp. 158,94/Kg Untuk Umur 10 Tahun Periode 14 - 20 Juli 2021
Harga Sawit Riau Melonjak Naik Rp. 158,94/Kg Untuk Umur 10 Tahun Periode 14 - 20 Juli 2021
PTPN V Raih Keuntungan 417 Milyar Pada 2020, Ini Penyeb
Di Masa Pandemi Suzuki Optimalkan Layanan Online, Bahka
Olahraga
Batam Segera Miliki Sirkuit Motor GP, Ketua MPR Dukung Penuh
Batam Segera Miliki Sirkuit Motor GP, Ketua MPR Dukung Penuh
Turnamen Boxing Piala Wako Batam Sukses Digelar
Keluarga Besar Kecamatan Binawidya Canangkan Olahraga B
Daerah
Mahasiswa KKN UIN Suska Riau Bersama Dosen UP Sosialisasikan Covid-19 di SD 002 Desa Kuapan
Mahasiswa KKN UIN Suska Riau Bersama Dosen UP Sosialisasikan Covid-19 di SD 002 Desa Kuapan
Walikota Pekanbaru Laporkan Permasalahan PPKM Mikro ke
DPRD Riau Minta Pemerintah Perhatikan Nakes di Tengah K
Kriminal
Lawan Terorisme, Indonesia Dapat Tiru Konsep CTAP Selandia Baru
Lawan Terorisme, Indonesia Dapat Tiru Konsep CTAP Selandia Baru
Bom Bunuh Diri di Makasar, Pelaku Pasangan Suami Istri
Polresta Pekanbaru Berhasil Tangkap Tahanan Narkoba Yan
Politik
Hendry Munief Sambut Baik Habib Salim Segaf Al Jufri Dijadikan Simbol PKS Pada Pemilu 2024
Hendry Munief Sambut Baik Habib Salim Segaf Al Jufri Dijadikan Simbol PKS Pada Pemilu 2024
DPP PKS Sambangi Kepri, Perkuat Misi PKS pada Pemilu 20
Pemilu 2024, PKS Sumbagut Targetkan Menang Besar di Per
Pariwara
Pemko Pekanbaru Gelar Penandatanganan dan Serah Terima SPPT PBB-P2 Tol Pekanbaru-Dumai
Pemko Pekanbaru Gelar Penandatanganan dan Serah Terima SPPT PBB-P2 Tol Pekanbaru-Dumai
Tenda Ceper Kembali Marak di Pekanbaru, DPRD Minta Pera
DPRD Pekanbaru Tegaskan Warga Agar Tidak Gelar Resepsi