Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman atas Sejumlah Kasus

Mawardi Tombang Amar
Senin, 13 Juli 2026 20:01:55

KANALSUMATERA.com - BENGKALIS – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Dana Desa (ADD) ratusan juta rupiah di Desa Darul Aman, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, kembali menjadi sorotan publik. Warga mendesak kejelasan penanganan kasus yang telah dilaporkan sejak Oktober 2023, namun hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Tokoh masyarakat Darul Aman, Sumardiyono, secara langsung mendatangi Inspektorat Kabupaten Bengkalis pada Senin (13/7/2026) untuk mempertanyakan tindak lanjut laporan dugaan penyimpangan dana desa Tahun Anggaran 2022-2023, yang terjadi pada masa kepemimpinan mantan Kepala Desa, Pramujo Rosyid.

Tak hanya ke Inspektorat, laporan tersebut juga telah disampaikan ke Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Bengkalis. Namun, masyarakat menilai proses penanganan berjalan lambat dan belum memberikan kepastian hukum.

"Kami sudah melapor ke Inspektorat dan Polres. Memang sempat ada tim Tipikor turun ke desa, tetapi sampai sekarang tidak ada kejelasan bagaimana tindak lanjutnya. Karena itu saya datang lagi untuk meminta kepastian," kata Sumardiyono.

Menurutnya, nilai dugaan penyimpangan mencapai sekitar Rp300 juta. Dana tersebut diduga digunakan untuk sejumlah proyek pembangunan desa yang tidak selesai, tidak sesuai spesifikasi, bahkan ada yang diduga fiktif.

Baca: Mantan Menteri Sri Lanka Ditangkap, Diduga Terlibat Pencurian Batu Keramat Raja

Beberapa proyek yang menjadi sorotan antara lain pembangunan Jalan Dusun III Teluk Tungku, jalan dermaga, Jalan Bins Gunying Dusun II, Jalan Famili Dusun II, Balai Dusun II, hingga pembangunan perpustakaan TPA Baitul Rahman.

"Sebagian pekerjaan tidak selesai, bahkan ada yang diduga fiktif. Masyarakat sampai sekarang mempertanyakan ke mana pertanggungjawaban anggaran tersebut," ujarnya.

Sumardiyono yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) Darul Aman menegaskan bahwa persoalan ini sebenarnya telah dibahas dalam forum musyawarah desa. Namun, hingga kini belum ada solusi yang dianggap transparan dan memuaskan masyarakat.

Ia berharap Inspektorat tidak hanya berhenti pada pemeriksaan administratif, tetapi juga mendorong proses hukum jika ditemukan indikasi pelanggaran.

Di sisi lain, pihak Inspektorat Kabupaten Bengkalis membenarkan adanya kedatangan perwakilan warga Desa Darul Aman yang mempertanyakan perkembangan laporan tersebut.

Baca: Hukuman Mati Koruptor Kembali Mengemuka, Yusril Tegaskan Sudah Diatur dalam UU Tipikor

"Tadi benar kita menerima masyarakat Darul Aman yang menyampaikan terkait pembangunan desa. Karena ini persoalan desa, biar ada akurasi, kita berharap dapat disampaikan secara tertulis, setelah itu bisa juga berkoordinasi dengan PMD dan pihak kecamatan,"singkatnya seperti disampaikan Irban I, Hamdan.

Sementara itu, mantan Kepala Desa Darul Aman, Pramujo Rosyid, belum berhasil dikonfirmasi terkait tudingan tersebut hingga berita ini diterbitkan.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut transparansi pengelolaan dana desa serta akuntabilitas penggunaan anggaran yang seharusnya berdampak langsung pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (Andi)

Terkait
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
PETI Ilegal Makin Marak, Ratusan Hektar Sawah Terancam
160 Juta Batang Rokok Ilegal di Pekanbaru Senilai Rp 39
Lainnya
Ancam Gembok Dapur MBG Nasional, Mitra Ultimatum BGN Selesaikan Persoalan Sebelum 17 Agustus
Ancam Gembok Dapur MBG Nasional, Mitra Ultimatum BGN Selesaikan Persoalan Sebelum 17 Agustus
GKSB DPR RI Belasungkawa atas Kematian Ismail Haniya, M
Ketum PP Perti Instruksikan Supaya Mesjid Dijadikan Pus
Ketika Presentasi 2 Menit Anies Baswedan Dipuji Para Du
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pendidikan
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Bantuan untuk Lima Keluarga di Senapelan
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Bantuan untuk Lima Keluarga di Senapelan
SDN 4 Siak Kecil Bengkalis Dukung Pembatasan Penggunaan
Kualitas Udara Memburuk, Disdik Pekanbaru Terapkan Pemb
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan