Polisi Temukan 1,5 Hektare Ladang Ganja Diduga Ditanam Mahasiswa

Alwira Fanzary
Minggu, 17 Februari 2019 11:21:05
Ladang ganja yang ditemukan

KANALSUMATERA.com - Warga Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat dihebohkan oleh penemuan ladang ganja seluas 1,5 hektare di pegunungan Kecamatan Sukasari. Di lahan tersebut, ditemukan sedikitnya 1.500 batang pohon ganja siap panen.

Berdasarkan informasi yang diterima Okezone, Minggu (17/2/2019), penemuan ladang ganja ini berawal dari penangkapan seorang mahasiswa asal Kabupaten Karawang oleh petugas kepolisian Yogyakarta, lantaran kedapatan mengedarkan ganja di daerah istimewa itu.

Dari pengembangannya, petugas kemudian berhasil mengungkap ladang ganja yang diduga ditanam oleh mahasiswa tersebut di areal lahan milik perhutani. Lokasi ladang ganja ini, tepatnya di wilayah Cigunung Beruk, Kampung Bedeng, Desa Kutamanah, Kecamatan Sukasari.

Saat ke Purwakarta, Kasubnit Lidik 1, Satres Narkoba Polresta Yogyakarta, Ipda Bodia Teja Lelana berujar, mahasiswa yang ditangkap jajarannya berinisial AR (22). Dari tangan pelaku, pihaknya menyita 101 paket ganja siap edar di wilayah DIY.

Baca: Revaldo Kembali Tersandung Kasus Narkoba, Polisi Ungkap Sabu Rp650 Ribu dan Kejar Pemasok

"AR ditangkap saat hendak mengedarkan ganja di daerah kami. Pengakuannya, ganja ini di bawa dari daerahnya di Karawang," ujar Bodia.

Pengembangan pun berlanjut, pihaknya lantas ke Kabupaten Karawang tak lain ingin memastikan barang bukti ganja yang ada di daerah pelaku ini.

"Dari Yogyakarta, kami bersama enam anggota langsung menuju ke Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang. Setelah dilakukan penyidikan dan penyamaran, dari sana kami berhasil mengamankan seorang kurir ganja berinisial YA (22) yang juga warga Karawang," tuturnya.

Dari keterangan YA, petugas juga berhasil mengungkap jika barang tersebut dia dapat dari AS (42) yang merupakan warga Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta.

Baca: KPK Dalami Korupsi PUPR Riau, Enam Saksi Kembali Diperiksa

"Ketika proses transaksi dengan AS kami didapatkan barang bukti sebanyak ratusan paket kecil siap edar persis seperti yang kami dapatkan dari AR," ujar dia.

Kemudian, menurut keterangan AS, polisi mendapat bukti lain. Yakni, pelaku ini memiliki ladang ganja di Kecamatan Sukasari. "Kami sudah melakukan pengembangan ini dari Kamis (14/2/2019) lalu," kata Bodia.

Pihaknya lantas berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polres Purwakarta untuk meninjau lokasi ladang ganja ini. "Kami kan tidak tau bagaimana medannya, makanya kami berkoordinasi dengan Polres Purwakarta," ucapnya.

Sementara itu, Kasat Reserse Narkoba Polres Purwakarta, AKP Heri Nurcahyo mengatakan, di ladang ganja itu, ditemukan sedikitnya 1.300 batang pohon ganja yang ditanam dalam plastik polibag. "Ditanam di tanah seluas 1,5 hektare yang diselingi pohon pepaya untuk menyamarkannya," ujar Heri. Kso



Terkait
TAPAK Riau Desak Polisi Usut Tuntas Bos PT Assyifa, Diduga Dalang Penimbunan BBM
TAPAK Riau Desak Polisi Usut Tuntas Bos PT Assyifa, Diduga Dalang Penimbunan BBM
Pemprov Riau dan Komnas HAM Bahas Sengketa Lahan di Roh
Waksabi Perkuat Pengawasan Lapas Pekanbaru, Kalapas Tek
Pemerintah Resmi Berlakukan Hukuman Pidana Kerja Sosial
Lainnya
Sigit Yuwono: Progres Pembangunan Islamic Center Sudah 70 Persen
Sigit Yuwono: Progres Pembangunan Islamic Center Sudah 70 Persen
Sang Dwi Warna Pertegas Eksistensi Indonesia di Pulau P
Kemenag 'Bunuh' Ide Umrah Digital, Umrah Haji Tetap Mel
60 Ekor Sapi Mati di Muko-Muko Diduga Terjangkit Penyak
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Nasional
Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penting?
Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penting?
Prabowo Pantau Erupsi Anak Krakatau, Jajaran Pemerintah
Abu Anak Krakatau Meluas, 6 Bandara Ditutup Termasuk Hu
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Politik
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotri
Survei Median: KDM Tembus 19,8 Persen, Elektabilitas Gi
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Kriminal
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, Vonis Dipangkas
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, Vonis Dipangkas
Bau Menyengat Terdeteksi Sebelum Mayat Ditemukan di Gar
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua T
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat