Polda Kepri Amankan 37 TKI Ilegal

Alwira Fanzary
Rabu, 13 Maret 2019 10:55:57
TKI Ilegal yang diamankan

KANALSUMATERA.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri amankan sebanyak 37 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ilegal atau yang lebih sering disebut dengan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Ilegal. Para TKI Ilegal ini diamankan sesaat baru tiba di Batam pada Senin (11/3/2019) lalu.

Hal ini dikatakan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga didampingi Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Kepri Kombes Pol Hernowo Yulianto dan Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kepri Kompol Dhani Catra Nugraha. "Rekan-rekan dari Ditreskrimum Polda Kepri melaui Subdit lV kemarin mengamankan 37 TKI Ilegal saat tiba di Batam," ujar Erlangga.

Dijelaskannya bahwa dari 37 TKI Ilegal tersebut, terdiri dari 32 laki laki dan 5 orang perempuan. Dimana para TKI ilegal ini pun berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan kebanyakan dari wilayah Timur Indonesia. "Asal mereka ada dari NTB, Jawa Timur, Bengkulu, Karawang dan juga Kendari," tutupnya.

Sementara itu, seperti yang dilansir dari Sindonews.com Dirreskrimum Polda Kepri Kombes Pol Hernowo Yulianto menjelaskan, jajarannya mendapatkan informasi adanya kepulangan para TKI Ilegal ini dari masyarakat.

"Pada Senin (11/3/2019) sekitar pukul 16.00 WIB, kita mendapat informasi dari masyarakat adanya pemulangan TKI Ilegal dari Malaysia menuju Batam melalui kawasan Sengkuang," ujarnya.

Baca: Unsoed Hormati Proses Hukum, Tunggu Kejelasan KPK Usai Rektor Kena OTT

Kemudian, menindaklanjuti informasi tersebut jajarannya yakni Subdit lV pun langsung melakukan pengecekan. Kemudian berhasil mendapatkan para TKI Ilegal saat sedang berada di depan halte kawasan Legenda Malaka, Batam Center. "Saat didapati dikawasan tersebut, hanya ada 19 orang TKI Ilegal yang berada didalam minibus," ujarnya.

Kemudian pihaknya melakukan pengembangan dan selanjutnya mendapatkan bahwa sebagian lagi sudah dibawa ke rumah penampungan. Dimana menurutnya, para TKI Ilegal ini pun melewati jalur pelabuhan ilegal atau biasa disebut pelabuhan tikus di kawasan Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar. "Dari pengungkapan ini, kita tetapkan dua orang tersangka yang mengaku sebagai pengurus kedatangan para TKI Ilegal ini dengan inisial MR dan MM," ujarnya.


Dia mengatakan, berdasarkan pengakuan para TKI Ilegal ini dan pengakuan kedua tersangka, tarif yang diminta pun bervariasi mulai dari Rp2 juta sampai tertinggi Rp 5 juta.

Hal ini berdasarkan daerah tujuan akhir dari para TKI Ilegal itu sendiri, karena para pengurus menyediakan tiket pesawat ke daerah asal. "Sistemnya seperti paket perjalanan, tarif yang dipatok itu diminta para tersangka yang memastikan sampai pulang ke daerah asalnya," pungkasnya. Kso



Terkait
BNN Bongkar Persenjataan Bandar Narkoba Kampung Bahari untuk Hadapi Aparat
BNN Bongkar Persenjataan Bandar Narkoba Kampung Bahari untuk Hadapi Aparat
Polda Riau Geledah Kantor PUPR Rohil, Usut Dugaan Korup
Rumah Kadis PUPR Bengkulu Digeledah, KPK Sita Uang Rp4
TAPAK Riau Desak Polisi Usut Tuntas Bos PT Assyifa, Did
Lainnya
Usulan Pajak Air Permukaan Batang Sawit untuk Korporasi, DPRD Riau: Daerah Lain sudah Menerapkan
Usulan Pajak Air Permukaan Batang Sawit untuk Korporasi, DPRD Riau: Daerah Lain sudah Menerapkan
Megawati Usul ke Nadiem Buku Karya Bung Karno Jadi Kuri
Tito Karnavian Ungkap 2,2 Persen Kampanye Tatap Muka Me
Yuhendri Ambil Formulir Pertama Cawako Batam di Nasdem
Nasional
Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026
Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026
Gaji Hakim Naik, Mahkamah Agung Ajukan Tambahan Anggara
Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran T
Politik
Survei Median: KDM Tembus 19,8 Persen, Elektabilitas Gibran Hanya 2 Persen
Survei Median: KDM Tembus 19,8 Persen, Elektabilitas Gibran Hanya 2 Persen
Gerindra Bantah Gus Kikin-Miftahul Achyar Jadi Paket Is
Dedi Mulyadi Dikabarkan Gabung ke PSI, Gerindra Jabar:
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Pendidikan
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad