Pendukung Enembe Lempari Gedung KPK dengan Telur Busuk

Alwira Fanzary
Sabtu, 2 Maret 2019 10:15:02
Gedung KPK

KANALSUMATERA.com - Sekelompok massa pembela Gubernur Papua Lukas Enembe melempari Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan telur busuk pada Jumat (1/3).

Hal itu lantaran mereka tidak puas dengan tindakan KPK yang dianggap memata-matai Lukas Enembe saat menggelar rapat di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, awal Februari lalu. Diketahui rapat tersebut berujung pada penganiayaan dua pegawai KPK.

Salah satu orator dari massa pendukung Lukas Enembe itu mengatakan bahwa KPK telah mencederai harga diri Lukas Enembe. Nama Lukas Enembe, kata Orator itu, tercoreng lantaran tindakan KPK memata-matai rapat di Hotel Borobudur saat itu.

"Kami siap mati demi Lukas Enembe, saya siap ditangkap," teriak orator.

Baca: “Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!

Sebelum dilempari telur, seperti yang dilansir dari CNNIndonesia, sekelompok massa yang berjumlah sekitar 20 orang itu mencoba memaksa untuk masuk ke gedung KPK. Mobil yang di atasnya dilengkapi dengan pengeras suara yang dibawa mereka pun sempat ditabrakkan ke portal.

Sang orator, meski telah dijaga oleh petugas pengamanan melompat masuk melewati portal Gedung Merah Putih. Massa aksi pun ikut terprovokasi dan mendorong-dorong portal.

Kegaduhan itu pun berlanjut dengan aksi buka baju sejumlah massa aksi. Sekitar lima orang pun mengikuti orator melompati portal KPK.

Petugas keamanan pun sempat menenangkan orator dan massa aksi. Namun mereka ngotot untuk masuk dan meminta bertemu pimpinan KPK.

Baca: Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto Aman dengan PT Buana Wira Lestari


Setelah berdebat, massa aksi pun akhirnya memutuskan untuk melemparkan telur ke gedung KPK. Telur itu dilemparkan di tembok tempat logo KPK bercokol.

"Lukas Enembe!!" Teriak orator sebelum melemparkan telur.

"Siap!!!!" teriak massa aksi sambil melemparkan telur busuk ke arah gedung KPK.

Seusai aksi melempar telur, massa aksi itu pun bubar. Mereka berjanji akan kembali lagi dan memaksa masuk apabila tak kunjung dipertemukan dengan pimpinan KPK. Kso

Terkait
Tim Gabungan Razia Angkutan Barang Besar-Besaran di Pekanbaru: Targetkan ODOL dan Surat Kendaraan
Tim Gabungan Razia Angkutan Barang Besar-Besaran di Pekanbaru: Targetkan ODOL dan Surat Kendaraan
Masyarakat Adat Rantau Kasai Tidak Terima Disebut Penja
160 Juta Batang Rokok Ilegal di Pekanbaru Senilai Rp 39
KUHP berlaku 2 Januari 2026, Salah satunya Pelaku Hubun
Lainnya
Berikan Layanan Kesehatan Terbaik,  Lapas Narkotika Rumbai Gelar Pemeriksaan Kesehatan Warga Binaan
Berikan Layanan Kesehatan Terbaik,  Lapas Narkotika Rumbai Gelar Pemeriksaan Kesehatan Warga Binaan
Wabup Rohil Buka Pelatihan SLPG Tingkat Provinsi Riau y
Go-Massage Dicap Ilegal di Palembang
PLTA Koto Panjang Mulai Kurangi Bukaan Pintu Pelimpah A
Daerah
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Bupati Zukri  dan Tim Patroli Tinjau Kebakaran Lahan T
Melihat Keindahan Lindok Alam Kampar, Cocok untuk Berba
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Ekonomi
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Nasional
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men