Facebook Lawan UU Media Sosial Australia, PM Australia: Mereka Harus Bayar Royalty Share Link Berita

Mawardi Tombang
Minggu, 21 Februari 2021 07:31:06

KANALSUMATERA.com - Canberra - Australia bakal masuk pada fase pengawasan media sosial secara ketat. Walaupun Facebook sebagai raksasa media sosial berusaha melawannya.

Keinginan Australia itu disampaikan oleh Perdana Menteri Australia Scott Morrison. Dia berjanji akan tetap melanjutkan undang-undang soal media sosial meski Facebook terus memblokir akses untuk artikel berita dari negara tersebut.

Australia akan membuat UU yang mengharuskan perusahaan teknologi informasi baik berbasis search engine seperti Google atau media sosial berbasis Facebook harus membayar kepada penerbit untuk berita-berita yang masuk ke platform atau hasil pencarian.

"Kami mendapat dukungan dari pimpinan di berbagai negara, seperti Inggris Raya, Kanada, Prancis, dan India. Dunia banyak yang tertarik terhadap apa yang dilakukan Australia," kata PM Morrison, seperti dilansir Reuters dan dikutip dari inilah.com.

Baca: Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK

Rancangan UU tersebut sudah selesai di majelis rendah federal dan diharapkan akan lulus dari Senat pekan depan. Menteri Keuangan Australia Josh Frydenberg menyatakan sudah dua kali berdiskusi dengan Facebook tentang blokir konten berita.

"Kami membicarakan isu tersebut dan sepakat masing-masing tim kami akan segera bekerja. Kami akan berbicara lagi pekan ini," tulis Fryedenberg di Twitter.

Sementara Facebook berpendapat bahwa UU Australia itu keliru memahami hubungan mereka dengan penerbit. Bahkan Facebook telah mencegah organisasi media massa Australia dan penggunanya untuk bisa berbagi konten berita lagi di platform miliknya. Langkah Facebook menandai eskalasi ketidaksepahaman yang terjadi antara perusahaan teknologi itu dengan pemerintah negeri kanguru itu.

Baca: KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Diperiksa

Facebook bersikukuh sehingga orang-orang di Australia per pekan ini tak lagi bisa mengunggah link artikel berita di Facebook. Seluruh unggahan juga telah dicabut dari halaman Facebook milik organisasi media di Australia, lokal maupun internasional.



Terkait
PT Musim Mas Terima Penghargaan atas Kontribusi Penanganan Karhutla di Pelalawan
PT Musim Mas Terima Penghargaan atas Kontribusi Penanganan Karhutla di Pelalawan
KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus Suap HGB Bogor, Ada Fahd
KPK Sita Rp764 Juta dalam OTT Unsoed, Uang Tunai Rp665
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Lap
Lainnya
MS Law Firm Menangkan Sri Devi Yani Dengan Putusan Onslag di PN Pekanbaru
MS Law Firm Menangkan Sri Devi Yani Dengan Putusan Onslag di PN Pekanbaru
Ombudsman: Jokowi-JK Belum Mampu Selesaikan Konflik Agr
Pemerintah Jepang akan Bantu Pemprov DKI Atasi Penuruna
Dispendik Tingkatkan Mutu Guru
Kriminal
Eks Napiter Diduga Jadi Otak Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Polisi Tangkap Buronan
Eks Napiter Diduga Jadi Otak Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Polisi Tangkap Buronan
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desa
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Nasional
Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Suyudi Turut Mendampingi
Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Suyudi Turut Mendampingi
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengeraha
Mike Johnson Mundur dari Pimpinan Partai Republik Usai
Pendidikan
Bupati Ahmad Yuzar Dorong Wisudawan STIE Bangkinang Kuasai Teknologi dan Ciptakan Lapangan Kerja
Bupati Ahmad Yuzar Dorong Wisudawan STIE Bangkinang Kuasai Teknologi dan Ciptakan Lapangan Kerja
Gelar Karya PPG Universitas Pahlawan 2026 Tampilkan Ino
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong
Hukum
Empat Jam Diburu Polisi, Dua Terduga Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kampar Ditangkap
Empat Jam Diburu Polisi, Dua Terduga Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kampar Ditangkap
Hasto PDIP Sebut Dugaan Penyadapan Prabowo oleh Listyo
UGM Tegaskan Hormati Proses Hukum Usai Jokowi Tunjukkan