Tak Ada di Jadwal Sidang Tilang, Oknum Polres Kerinci Lakukan Pungli Diduga Libatkan Atasan

Islami
Selasa, 27 November 2018 00:18:57
ilustrasi - Polisi saat menggelar razia kendaaraan bermotor.

KANALSUMATERA.com - Seorang oknum anggota Polisi di kesatuan Polres Kerinci diduga melakukan pungutan liar terhadap masyarakat yang terkena tindakan langsung (tilang) dalam razia lalu lintas gabungan yang digelar oleh Polres Kerinci beberapa waktu lalu.

Peristiwa ini terungkap, saat masyarakat yang ingin menebus denda tilang untuk mengambil kendaraanya ke Polres Kerinci. Tak tanggung- tanggung, oknum polisi bernama IPDA Charisma sesuai nama yang tertera pada surat tilang, meminta uang sebesar Rp 1.500.000

Disampaikan oleh IM bahwa, ia terkena razia kendaraan pada saat melintas di jalan Kota Sungai Penuh Kerinci, pada 31 Oktober 2018. Waktu razia kendaraannya di tahan oleh polisi karena lupa membawa surat-surat.

"Saat saya membawa surat untuk menunjukkan ke polisi mereka tidak mau mengeluarkan kendaaran dengan bermacam alasan. Katanya tunggu dulu masa razia habis," ujar IM kepada wartawan, Senin (26/11).

Baca: “Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!

Karena tidak berhasil mengambil kendaraannya, IM lalu menunggu waktu sidang yang telah ditetapkan oleh polisi pada kertas surat tilang yaitu pada tanggal 15 November 2018. Pada tanggal yang telah ditetapkan tersebut, IM mendatangi Pengadilan Negeri Sungai Penuh dimana lokasi sidang tilang biasa dilakukan.

Saat sampai di Pengadilan, IM tidak mendapati ada namanya dalam daftar sidang tilang pada hari yang ditetapkan itu. Diduga kuat oknum polisi IPDA Charisma tidak memasukkan tilang resmi dalam razia yang digelar tersebut..

"Waktu saya datang tidak ada nama saya di jadwal sidang tilang pengadilan itu. saya datangi ke Polres juga tidak ada petugasnya. Disampaikan oleh polisi yang ada di ruangan bahwa polisi yang dimaksud (IPDA Charisma, red) juga tidak ada, kata temanya lagi keluar," ujar IM

Karena tak menemukan jalan keluar untuk mendapatkan kendaaraannya kembali, IM meminta tolong kepada salah satu saudaranya untuk mengeluarkan kendaraan Yamaha Mio tersebut. Betapa terkejutnya, saat mendengar bahwa polisi, melalui saudaranya AM meminta uang sebesar Rp 1,5 juta agar dapat dikeluarkan kendaraan tersebut.

Baca: Tim Gabungan Razia Angkutan Barang Besar-Besaran di Pekanbaru: Targetkan ODOL dan Surat Kendaraan

"Katanya Aris, polisi bilang bahwa denda nya ada 3 jenis pelanggaran, masing-masing 150 ribu dikali tiga jadi empat ratus lima puluh ribu. Kemudian untuk mengeluarkan kendaraan itu polisi minta uang sejuta. Dipikirnya mudah mencari uang di kampung ini, polisi enak saja minta uang berjuta. Tak ada perasaan polisi, bagaimana orang susah mencari uang saat jaman susah begini," kata IM penuh kesal.

Diduga praktek pungli yang dilakukan oleh oknum polisi Polres Kerinci terhadap masyarakat kecil ini, melibatkan atasan, yaitu Kasat Lantas Polres Kerinci dan Kapolres Kerinci, karena ada banyak kejadian serupa dimana masyarakat yang terkena tilang dan kendaraannya ditahan, membayar sejumlah uang yang besarannya mencapai jutaan.

Kapolres Kerinci, AKBP Dwi Mulyanto SIK SH serta Kasat Lantas Polres Kerinci IPTU Angga Luvyanto, sampai berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi untuk memastikan kejadian sesungguhnya terkait pungutan liar oknum bawahannya tersebut, dan dugaan razia yang tak dijadwalkan sidangnya secara resmi ini. ks

Terkait
Masyarakat Adat Rantau Kasai Tidak Terima Disebut Penjarah Lahan: Akan Lapor ke Polisi
Masyarakat Adat Rantau Kasai Tidak Terima Disebut Penjarah Lahan: Akan Lapor ke Polisi
Galian C Ilegal Kembali Digerebek Polda Riau, Kali ini
Dugaan Penipuan oleh Oknum KNES, DPRD Riau Sarankan Ang
Awal Tahun 2026, Kalapas Bagansiapiapi Tegaskan Warga B
Lainnya
Polri Tetapkan Ambroncius Nababan Tersangka Kasus Rasisme
Polri Tetapkan Ambroncius Nababan Tersangka Kasus Rasisme
FPI: Persiapan Penyambutan Kepulangan Rizieq Shihab Sud
Diduga Menghina Islam, Game Remi Indonesia Dikecam Neti
Ini Tanggapan Facebook Soal Ancaman Abu Janda Gugat Rp
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Pendidikan
Hari Pertama Pelaksanaan TKA di SD 014 Batu Belah Kecamatan Kampar Berjalan Lancar
Hari Pertama Pelaksanaan TKA di SD 014 Batu Belah Kecamatan Kampar Berjalan Lancar
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Ma
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Olahraga
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama PWI Kampar dan Anggota Legislatif PKS
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama PWI Kampar dan Anggota Legislatif PKS
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding
Ribuan Penonton Hadiri Final Piala Dunia Kuok yang ke-6
Politik
Ketua DPD PKS Kampar Fahmil SE Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji Kampar
Ketua DPD PKS Kampar Fahmil SE Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji Kampar
Fraksi PKS DPRD Riau Launching Hari Aspirasi, Pesan Sek
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD P
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Global
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakamkan di Baqi: Kanwil Sampaikan Duka Mendalam
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakamkan di Baqi: Kanwil Sampaikan Duka Mendalam
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukunga
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia