Satgas PKH Targetkan Penguasaan Kembali 4 Juta Hektar Kawasan Hutan Ilegal Hingga Akhir Tahun 2025

Mawardi Tombang
Kamis, 11 Desember 2025 04:48:23

KANALSUMATERA.com - Jakarta – Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) bentukan Presiden Prabowo Subianto menargetkan penguasaan kembali 4 juta hektare kawasan hutan ilegal pada tahun ini.

Ketua Tim Tenaga Ahli (TA) Jaksa Agung, Barita Simanjuntak, meyakini target itu bisa tercapai. Sebab, total realisasi penguasaan lahan sudah mencapai 3,7 juta hektare per 8 Desember 2025.

“Dan pada akhir Desember ini, dalam dua minggu ke depan, akan terpenuhi sesuai target sejumlah 4 juta hektare yang akan dikuasai kembali oleh negara,” ujarnya saat konferensi pers, Jakarta, Senin (8/12/2025).

Dalam keterangannya, Barita merincikan, Satgas PKH telah menyerahkan 1,5 juta hektar lahan kepada PT Agrinas Palma Nusantara dan 81.793 hektar lahan di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) telah diserahkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup.

Baca: Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lokasi Tambang Galian C Empat Balai

Sementara itu masih ada sisa penguasaan lahan yang belum diserahkan adalah 2,18 juta hektar yang terdiri dari beberapa klasifikasi.
Pertama, lahan sawit teridentifikasi sebanyak 356.233,17 hektar. Dari data tersebut, lahan yang sudah verifikasi seluas 341.329,35 hektar dan masih dalam proses 14.903,82 hektar.

Klasifikasi kedua, Taman Nasional. Lahan yang dalam proses verifikasi adalah 874.720,41 hektar.

Selanjutnya, ada juga klasifikasi Hutan Tanaman Industri (HTI) yang sudah teridentifikasi seluas 761.795,2 hektar, di mana 200.626,68 hektar sudah diverifikasi dan proses verifikasi seluas 561.168,52 hektar. Terakhir, kewajiban plasma 192.300,32 hektar dalam proses verifikasi.

Di sisi lain, Satgas PKH melalui Satgas Halilintar telah mengidentifikasi 198 titik tambang seluas 5.342,58 hektar yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca: Tim Gabungan Razia Angkutan Barang Besar-Besaran di Pekanbaru: Targetkan ODOL dan Surat Kendaraan

Perinciannya, 167 titik di Sulawesi Tenggara; 18 titik di Sulawesi Tengah; dan 13 titik di Maluku Utara. Satgas PKH sudah melakukan verifikasi terhadap 15 PT seluas 13.295,65 hektar di 12 provinsi dan 28 kabupaten.

Satgas PKH juga telah melakukan penguasaan kembali terhadap 51 PT seluas 5.874,34 hekar di enam provinsi dan 14 kabupaten. Sementara, rencana penguasaan kembali atas 23 PT seluas 1.581,8 hektar di tiga provinsi dan delapan kabupaten.

Terkait
PETI Ilegal Makin Marak, Ratusan Hektar Sawah Terancam Rusak di Gunung Toar Kuansing
PETI Ilegal Makin Marak, Ratusan Hektar Sawah Terancam Rusak di Gunung Toar Kuansing
Dugaan Penipuan oleh Oknum KNES, DPRD Riau Sarankan Ang
160 Juta Batang Rokok Ilegal di Pekanbaru Senilai Rp 39
Pemerintah Resmi Berlakukan Hukuman Pidana Kerja Sosial
Lainnya
Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB 2026, Berikut Tugas dan Wewenangnya
Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB 2026, Berikut Tugas dan Wewenangnya
Santri Ponpes di Riau Meninggal Dunia di Kolam
Kelurahan Sialang Rampai Segera Luncurkan Program 'Koin
Gema Wahyu Adinata: Kalau Kemendagri Bijaksana Tentu Ak
Global
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakamkan di Baqi: Kanwil Sampaikan Duka Mendalam
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakamkan di Baqi: Kanwil Sampaikan Duka Mendalam
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukunga
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Ekonomi
Antrian Panjang Sebabkan Kemacetan, Krisis BBM Terjadi di SPBU Bangkinang Sepekan  Terakhir
Antrian Panjang Sebabkan Kemacetan, Krisis BBM Terjadi di SPBU Bangkinang Sepekan  Terakhir
Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Mun
Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sekt
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Olahraga
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama PWI Kampar dan Anggota Legislatif PKS
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama PWI Kampar dan Anggota Legislatif PKS
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding
Ribuan Penonton Hadiri Final Piala Dunia Kuok yang ke-6
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar