Pemkab Kampar Diminta Tanggung Jawab Soal Insiden Tenggelamnya Kapal Banawa Nusantara

Mawardi Tombang Saidul Tombang
Rabu, 23 Desember 2020 07:51:04

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Riau bersama keluarga korban peristiwa terbaliknya Kapal Banawa Nusantara 58 dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kampar melakukan konfrensi pers terkait peristiwa tenggelamnya Kapal Banawa Nusantara di Danau PLTA Koto Panjang, Selasa (22/12/2020) di hotel Pangeran Pekanbaru.

"Kami sangat menyayangkan kejadian ini, menurut kami panitia tidak menjalankan penanganan sesuai prosedur. Tidak adanya pemberitahuan dari panitia terkait keselamatan selama berada di kapal," kata Yuli saat melakukan press conference, Selasa (22/12/2020) di Pekanbaru.

Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASSPI) Riau berharap Pemerintah Kabupaten Kampar memberikan perhatian khusus, terkait tenggelamnya kapal wisata KM Banawa Nusantara 58 di Danau PLTA Koto Panjang.

Sebelumnya diberitakan, sebuah kapal wisata di Kampar terbalik yang menyebabkan satu orang meninggal dunia pada Sabtu (19/12/2020) sore hari.

Baca: Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri Incar Pelanggar Plat Nomor dan ETLE

Korban meninggal dunia sebagai pelaku usaha UMKM Tour Travel bernama Salman Alfarisi yang tinggal di Kota Pekanbaru. Korban ini tewas karena terperangkap dalam badan kapal dekat bagian kemudi.

Penyebab Kapal Wisata Banawa Nusantara 58 karam di Danau PLTA Koto Panjang diduga karena berbelok arah ke kanan terlalu patah, sehingga menyebabkan kapal tersebut terbalik.

Sekretaris Jendral Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), Osvian Putra yang turut serta dalam kapal naas tersebut selaku narasumber di peristiwa tersebut menceritakan bagaimana kronologisnya. Peristiwa tersebut terjadi sewaktu arah balik pulang dari Puti Island.

Menurutnya dengan kapal rombongan melakukan perjalanan dari dermaga Puncak Kompe ke tempat wisata Puti Island. Lalu selanjutnya dari Puti Island berencana beranjak ke tempat wisata lainnya.

Baca: Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto Aman dengan PT Buana Wira Lestari

"Baru sekitar 10 menit berlayar, kapal mengalami oleng dan secara cepat air masuk kebawah dek kapal tempat penumpang. Air dengan cepat masuk dek kapal dari jendela dan pintu," ungkapnya. yung

Sementara dari pihak keluarga, yang hadir yaitu paman almarhum yg bernama Syafii. Pihak keluarga menuntut keadilan atas kejadian ini kepada Pemkab Kampar. Keluarga sangat menyayangkan dari kejadian sampai jenazah sampai di rumah tidak ada satu pun pihak Pemkab Kampar yang hadir atau berpartisipasi setidaknya mengantarkan jenazah almarhum. Dan pihak keluarga meminta ada tanggung jawab dari pemerintah atas kejadian tersebut. dan menanyakan asuransi. Menurut pihak keluarga jenazah tidak diperlakukan dengan seharusnya.

"Sesampai di rumah, jenazah masih dalam keadaan basah", kata paman almarhum.

Ia juga menanyakan terkait bagaimana pertanggung jawaban Pemerintah Kabupaten Kampar kepada keluarga yang ditinggalkan. Pihak keluarga juga berharap adanya perhatian dari pemerintah untuk keluarga yang di tinggalkan. Apalagi istri almarhum dalam sedang keadaan hamil.

Terkait
Adanya Dugaan Klaim Fiktif BPJS Kesehatan, Polda Kepri Periksa Kepala Dinkes Tanjung Pinang
Adanya Dugaan Klaim Fiktif BPJS Kesehatan, Polda Kepri Periksa Kepala Dinkes Tanjung Pinang
PETI Ilegal Makin Marak, Ratusan Hektar Sawah Terancam
Dugaan Penipuan oleh Oknum KNES, DPRD Riau Sarankan Ang
KUHP berlaku 2 Januari 2026, Salah satunya Pelaku Hubun
Lainnya
Marketplace 'Jago Hukum' Hadir Pertama di Indonesia, Targetkan 80% Masyarakat Buta Hukum
Marketplace 'Jago Hukum' Hadir Pertama di Indonesia, Targetkan 80% Masyarakat Buta Hukum
Teknik Perminyakan UIR Gandeng Karang Taruna Desa Batu
ASEAN Bakal Punya Gedung Baru Lokasinya Disini
Ivan Kolev Resmi Ditunjuk Manajemen Persija Sebagai Pel
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Politik
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau, Dorong Penguatan UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau, Dorong Penguatan UMKM
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
DPD PKS Inhil Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban, Pe
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Daerah
Jelang Penetapan RAPBN 2027, Hendry Munief Sinkronisasi Program dengan Dispar dan Disperindag Riau
Jelang Penetapan RAPBN 2027, Hendry Munief Sinkronisasi Program dengan Dispar dan Disperindag Riau
Ketua DPC FSPTI-KSPSI Rohil H. Fuad Ahmad Apresiasi Ino
Menteri Agama RI Dijadwalkan Buka Syariah Impact Forum
Olahraga
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding