Ilmunya Tidak Manjur, Bandit Modus Hipnotis Digebuki Warga

Alwira Fanzary
Kamis, 17 Januari 2019 20:44:36
Pelaku

KANALSUMATERA.com - Herlinawati, 53, ibu rumah tangga, nyaris menjadi korban penipuan dengan modus hipnotis oleh tiga pria paruh bayah mengaku Warga Negara Brunai Darussalam bisa menggandakan uang berlipat-lipat. Pelaku ditangkap massa dan menjadi bulan-bulanan lantaran korban sadar.

Seperti yang diberitakan Poskota, peristiwa terjadi pukul 12.00 WIB, saat Herlinawati pulang mengaji dari Majelis Taklim Al Khoiri di Perumahan Griya Depok Asri Mekarjaya, Sukmajaya, Kota Depok.

Dalam perjalanan pulang korban didekati pelaku yang menggunakan mobil. Punggung korban ditepuk oleh pelaku setelah itu wanita tersebut menuruti kemauan pelaku ikut masuk ke mobil.

” Di mobil pelaku mengaku baru datang dari Brunai dan ingin menukarkan uang asing ke rupiah dan mengaku bisa mengandakan harta dua kali lipat,” ujar Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya Iptu Suprihatin Kamis (17/1) sore.

Baca: “Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!

Mendengar cerita pelaku korban langsung menurut dan dua cincin sama satu arloji yang dipakai Herlinwati dilepas dari tangannya diserahkan ke pelaku tanpa sadar.

“Korban telah memberikan dua cincin emas dan arloji ke pelaku namun dikembalikan dengan alasan jika bisa memberikan semua emas yang dipunya korban akan digandakan menjadi dua kali lipat. Korban pulang diantar mobil pelaku masuk ke rumah mengambil perhiasan 10 gram rencana akan dikasihkan semua ke pelaku,”tambahnya.

Namun aksi niat jahat pelaku gagal karena ilmu hipnotis hilang, lantaran salah satu anak korban menepuk punggung ibunya tersebut dari belakang dan langsung sadar.

Setelah korban sadar langsung teriak maling ke arah mobil pelaku jenis minibus dan pelaku mencoba kabur. Beruntung anggota Binmas wilayah setempat Aiptu Ruslih langsung sigap menangkap ketiga pelaku segera dibawa ke pos keamanan perumahan untuk menghindari aksi massa yang sudah beringas. Bahkan saat mengamankan pelaku, Aiptu Rusli kena bogem mentah warga.

Baca: Masyarakat Adat Rantau Kasai Tidak Terima Disebut Penjarah Lahan: Akan Lapor ke Polisi

Tersangka JP, 51, S,51, dan HB,47, warga Jakarta Timur dan Pusat langsung dibawa anggota Reskrim ke Polsek Sukmajaya.

“Ketiga pelaku bersama saksi-saksi serta korbannya dibawa ke Polsek Sukmajaya untuk buat laporan dan diminta laporan. Harta benda korban belum sempat diambil pelaku hanya barang bukti kejahatan pelaku untuk menipu korban yaitu tiga lembar uang dolar Singapura mainan , tiga ikat kertas berbentuk ukuran uang, karung palsu, HP tiga unit disita petugas,”bebernya.

Ketiga tersangka diduga sudah berulang kali beraksi. Ketiga pelaku dikenakan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman lima tahun penjara. Pko/Kso

Terkait
PETI Ilegal Makin Marak, Ratusan Hektar Sawah Terancam Rusak di Gunung Toar Kuansing
PETI Ilegal Makin Marak, Ratusan Hektar Sawah Terancam Rusak di Gunung Toar Kuansing
Galian C Ilegal Kembali Digerebek Polda Riau, Kali ini
Dugaan Penipuan oleh Oknum KNES, DPRD Riau Sarankan Ang
160 Juta Batang Rokok Ilegal di Pekanbaru Senilai Rp 39
Lainnya
Pegawai Program MBG Langsung Diangkat Jadi PPPK, Jangan Sampai Guru Pengabdi Lama Tersisih
Pegawai Program MBG Langsung Diangkat Jadi PPPK, Jangan Sampai Guru Pengabdi Lama Tersisih
Ini Isi Lengkap Keputusan Menteri yang Bubarkan FPI
Belum Dialiri Listrik, Bangunan Puskesmas Muara Siberut
400 Siswa SD Berlaga di Kompetisi Kasih Sayang 1 Bintan
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Ekonomi
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1
Daerah
Dalam Penerapan WFH, Bupati Kampar Sidak Dinas Minta Listrik dan AC Dimatikan jika tidak Dipakai
Dalam Penerapan WFH, Bupati Kampar Sidak Dinas Minta Listrik dan AC Dimatikan jika tidak Dipakai
Seleksi Komisaris PT. SPR Diperpanjang, ini Catatan Ang
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu M
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar