Wasekjen Golkar Akui Pemberian Uang Rp 713 Juta dari Erni Saragih untuk Munaslub

Alwira Fanzary
Selasa, 8 Januari 2019 15:00:56
Sarmuji

KANALSUMATERA.com - Wakil Sekjen Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, mengakui adanya pemberian uang dari eks Wakil Ketua Komisi VII DPR Fraksi Partai Golkar, Eni Maulani Saragih, sebesar Rp 713 juta.

Sarmuji menjelaskan pemberian uang itu untuk keperluan Musyawarah Nasional Luar Bisa (Munaslub) Golkar pada Desember 2017. Saat munaslub, Sarmuji menjabat sebagai Sekretaris Steering Committee (SC), sedangkan Eni menjabat Bendahara Organizing Committee (OC).

"Karena posisinya di bendum ada pemberian yang diberikan untuk kepentingan SC. Totalnya yang saya ketahui Rp 713 juta," ujar Sarmuji saat bersaksi untuk Eni di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (8/1). seperti yang dilansir dari Kumparan.

Uang diberikan dalam beberapa tahap, baik dari Eni maupun melalui staf Eni. Namun, Sarmuji mengaku tidak mengetahui nama staf Eni tersebut. Dalam berita acara pemeriksaan, Sarmuji menyebutkan uang Rp 713 juta diberikan dalam tiga tahap, yaitu Rp 256 juta yang diberikan staf Eni kepada staf Sarmuji untuk keperluan percetakan dokumen Munaslub seperti dokumen AD/ART. Kemudian, Rp 207 juta diberikan Eni kepada rekannya di Partai Golkar bernama Ratu Dian untuk kepentingan tim verifikasi Munaslub.

Baca: 225 Hektare Lahan Petani Dikuasai Agrinas, Warga Bengkalis Minta Penjelasan Hukum

Sedangkan uang Rp 250 juta sisanya diberikan Eni secara langsung, lalu diberikan Sarmuji kepada rekannya, Darul Siska. Uang itu digunakan untuk biaya akomodasi tim SC, tim support di luar anggota DPR.

"Kemudian uang untuk biaya akomodasi tim SC, tim support di luar anggota DPR, Rp 250 juta. Diserahkan Eni kepada saya, lalu saya serahkan kepada Darul Siska. Apakah betul seperti itu keterangan saudara?" tanya jaksa KPK membacakan BAP Sarmuji. "Betul," jawab Sarmuji. Uang itu diduga bersumber dari pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited, Johanes Budisutrisno Kotjo. "Sama sekali tidak tahu (sumber uang itu)," ujar Sarmuji saat disinggung sumber uang.

Kendati tidak mengetahui sumber uang itu, Sarmuji menyatakan seluruh uang yang ia terima telah dikembalikan kepada KPK. "Dikembalikan kira-kira bulan September 2018," ujarnya.Di kasus ini, Eni didakwa menerima suap dari Kotjo sebesar Rp 4,75 miliar.

Suap diduga diberikan agar Kotjo mendapatkan proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang (PLTU MT) Riau-1. Sebelumnya, Eni mengaku yang bagian yang diterimanya dari Kotjo, telah dipakai untuk Munaslub Golkar. Eks Sekjen Golkar Idrus Marham juga sudah ditetapkan sebagai tersangka. Selain suap, Eni juga didakwa menerima gratifikasi sebesar Rp 5,6 miliar dan dan SGD 40 ribu. Uang itu disebut berasal dari 4 pengusaha yang bergerak di bidang energi dan migas yang berkaitan dengan mitra kerja dari Komisi VII DPR. Kmo/Kso

Terkait
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lokasi Tambang Galian C Empat Balai
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lokasi Tambang Galian C Empat Balai
Masyarakat Adat Rantau Kasai Tidak Terima Disebut Penja
PETI Ilegal Makin Marak, Ratusan Hektar Sawah Terancam
Awal Tahun 2026, Kalapas Bagansiapiapi Tegaskan Warga B
Lainnya
Pimpin Rakor Persiapan Pemilu, Pj. Sekda Azwan: Agenda Nasional yang Wajib Disukseskan
Pimpin Rakor Persiapan Pemilu, Pj. Sekda Azwan: Agenda Nasional yang Wajib Disukseskan
Jokowi Hadiri KTT RoK-ASEAN, Bertemu Presiden dan CEO d
Mahathir Tolak Atlet Israel Masuk Malaysia
Kereta Api Haramain Kurangi Waktu Perjalanan Makkah-Mad
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Hukum
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman atas Sejumlah Kasus
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman atas Sejumlah Kasus
Waksabi Perkuat Pengawasan Lapas Pekanbaru, Kalapas Tek
Satresnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran 8 Kg
Daerah
Wabup Misharti Lantik Pengurus PGRI Tambang dan Siak Hulu, Perkuat Mutu Pendidikan
Wabup Misharti Lantik Pengurus PGRI Tambang dan Siak Hulu, Perkuat Mutu Pendidikan
Perkuat Sinergi, Bupati Kampar Ikuti Rakor Inflasi dan
Bupati Kampar Tegaskan Komitmen Kendalikan Inflasi dan
Global
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembuny
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham
Olahraga
Camat Cup Kampar Kiri Bergulir, Eko Apresiasi Semangat Kebersamaan Masyarakat
Camat Cup Kampar Kiri Bergulir, Eko Apresiasi Semangat Kebersamaan Masyarakat
Wabup Misharti Resmi Buka Camat Cup I Kampar Kiri, Diik
PSPS Pekanbaru Perkuat Lini Belakang, Datangkan Dua Kip
Politik
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak