Waduh, Ini Kasus Pidana Yang Dominan Huni Lapas di Bengkulu Serta Datanya

Amar
Selasa, 28 Januari 2020 16:12:52
Penghuni penjara atau Lembaga Pemasyarakatan

Bengulu, KANALSUMATERA.com - Penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) di Provinsi Bengkulu, saat ini masih didominasi oleh napi tersandung kasus tindak pidana penyalahgunaaan narkoba.

Kepala Subbidang Pengawasan dan Kerjasama Kanwil Kemenkumham Provinsi Bengkulu, Rosilawati, di Bengkulu, Senin (27/1/2020) mengatakan, saat ini jumlah napi kasus narkoba yang menghuni Lapas dan Rutan di Bengkulu, tercatat sebanyak 704 orang.

Napi kasus narkoba sebanyak 704 orang itu, meliputi pengedar dan bandar sebanyak 483 orang dan pengguna sebanyak 221 orang. Sedangkan napi kasus tindak pidana korupsi menempati urutan kedua terbanyak.

"Jumlah napi kasus tindak pidana korupsi yang menghuni Lapas dan Rutan di Bengkulu, sampai saat ini tercatat sebanyak 134 orang. Mereka menjalani hukuman antara 1 tahun hingga 12 tahun penjara," ujarnya.

Baca: “Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!

Dijelaskan, jumlah warga binaan Lapas dan Rutan di Bengkulu, saat ini tercatat sebanyak 2.714 orang. Sedangkan daya tampung Rutan dan Lapas hanya sebanyak 1.632 orang. Dengan demikian, penghuni Lapas dan Lapas di Bengkulu, mengalami over kapasitas atau kelebihan daya tampung sebanyak 1.082 napi.

Dengan terjadinya over kapasitas penghuni Rutan dan Lapas tersebut, menyebabkan pembinaan napi tidak dapat dilaksanakan dengan baik, karena ruangan pengap dan berdesak-desakan.

Selain itu, kalau mau tidur seperti susun dencis dan kesehatan mereka terganggu.

"Sebenarnya sudah mendesak untuk dibangun Lapas khusus narkoba di Bengkulu, karena jumlah napinya sudah sangat banyak, dan mendomonasi penghuni Lapas dan Rutan di Provinsi Bengkulu," ujarnya.

Baca: Akibat Terkena Puntung Rokok saat Berkendara, Mahasiswa Hukum UMY Gugat UU LLAJ ke MK

Rosilawati menambahkan, Rutan sebenarnya merupakan tempat menitipan tersangka dari Polsek, Polres, dan Polda. Namun, bagi pidananya lebih dari satu tahun dititipkan di Lapas.

Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu, Yohani Widayati mengatakan, para napi penghuni lapas yang dipimpinnya diberikan pembinaan fisik, mental, rohani dan kemandirian.

Khusus pembinaan mental dilakukan kerja sama dengan beberapa organisasi terkait. Ini dilakukan agar para napi penghuni Lapas perempuan Bengkulu, tidak mengalami gangguan mental selama menjalani masa hukuuman di penjara.

Sedangkan untuk kemandirian, dilansir Suara Pembaruan, Lapas Perempuan Kelas IIB Bentiring, Kota Bengkulu, telah menjalin kerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bengkulu.

Baca: Adanya Dugaan Klaim Fiktif BPJS Kesehatan, Polda Kepri Periksa Kepala Dinkes Tanjung Pinang

Hal ini dimaksudkan setelah mereka keluar dari Lapas sudah memiliki keterampilan bersertifikat, seperti menjahit dan sebagainya. Dengan demikian, mereka bisa mandiri dengan membuka usaha menjahit dan sebagianya, sehingga mereka tidak minder ketika kembali ke masyarakat, katanya.ks

Terkait
Masyarakat Adat Rantau Kasai Tidak Terima Disebut Penjarah Lahan: Akan Lapor ke Polisi
Masyarakat Adat Rantau Kasai Tidak Terima Disebut Penjarah Lahan: Akan Lapor ke Polisi
PETI Ilegal Makin Marak, Ratusan Hektar Sawah Terancam
Dugaan Penipuan oleh Oknum KNES, DPRD Riau Sarankan Ang
Awal Tahun 2026, Kalapas Bagansiapiapi Tegaskan Warga B
Lainnya
Cegah Wabah Covid-19, Indonesian Creative School Pekanbaru Lakukan Sterilisasi Lingkungan Sekolah
Cegah Wabah Covid-19, Indonesian Creative School Pekanbaru Lakukan Sterilisasi Lingkungan Sekolah
Aceh Barat Siaga Darurat Asap Karhutla
Dosen IAIN Bukit Tinggi Bercadar yang Dipecat Mengadu k
Ivan Kolev Resmi Ditunjuk Manajemen Persija Sebagai Pel
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Daerah
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Bupati Zukri  dan Tim Patroli Tinjau Kebakaran Lahan T
Melihat Keindahan Lindok Alam Kampar, Cocok untuk Berba
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Politik
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In