Sidang Penganiayaan Terdakwa Ramly Hati 'Tertutup', Jaksa Bantah dan Sebut Begini

Mawardi Tombang
Kamis, 29 Agustus 2019 09:55:33
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arta Sihombing bantah adakan sidang tertutup kasus dugaan penganiayaan dengan terdakwa Ramly Hati alias Asim

MEDAN Kanalsumatra.com - Sidang kasus dugaan penganiayaan dengan terdakwa Ramly Hati alias Asim (52) 'diduga' digelar seperti tertutup untuk umum di Pengadilan Negeri Medan.
Amatan Tribun, sidang yang digelar di Cakra III tersebut tampak pintu terlihat sengaja ditutup.
Padahal kasus tersebut bukanlah kasus yang melibatkan anak di bawah umur yang ketentuannya harus tertutup untuk umum.

Sidang kasus tindak pidana haruslah terbuka untuk umum dan diatur dalam UU Nomor 8 tahun 1981 Pasal 153 Ayat (3) KUHAP.
Namun, saat dikonfirmasi, Arta Sihombing yang menjadi Jaksa Penuntut Umum (JPU) tampak membantah kabar tersebut.
"Mana ada bang. Terbuka (untuk umum) kok sidangnya. Mana ada kami tutup," cetusnya terhadap wartawan Arta saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (28/8/2019) sore.

Jaksa dari Kejari Medan ini menduga, jika pun ada yang menutup pintu ruang sidang, hal itu bukan dari pihak jaksa.
"Kalau ada yang menutup itu enggak tahulah saya. Yang pasti sidangnya terbuka untuk umum," tambahnya.
Arta mengatakan bahwa sidang harus ditunda karena saksi korban, Lienawati sedang sakit. "Saksi korban tidak hadir bang. Sakit dia. Makanya tadi sidangnya kita tunda," terangnya.

Dalam dakwaan JPU Arta Sihombing, kejadian terjadi pada 7 April 2019 sekira jam 12.15 wib, di Jalan Gatot Subroto Nomor 75 Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah, saksi korban yakni Lienawati alias Lie Chje Fong sedang berada di lantai 3 untuk sembayang.

Terkait
Kurir Sabu 1 Kg Ditangkap di Bandara Pekanbaru, Disembunyikan dalam Celana Jeans
Kurir Sabu 1 Kg Ditangkap di Bandara Pekanbaru, Disembunyikan dalam Celana Jeans
Kejagung Periksa Sekretaris Kepala BGN, Kasus Dugaan Ko
Direktur Travelina Indonesia Ditangkap, Polisi Usut Dug
Pemerintah Resmi Berlakukan Hukuman Pidana Kerja Sosial
Lainnya
Percepat Imunisasi dan Tuntaskan Zero Dose, Dinkes Kampar-PKK Perkuat Sinergi di XIII Koto Kampar
Percepat Imunisasi dan Tuntaskan Zero Dose, Dinkes Kampar-PKK Perkuat Sinergi di XIII Koto Kampar
Pasca Lebaran Harga Bahan Pokok Naik, DPRD Pekanbaru Pa
190.140 Orang di Riau Masih Jadi Pengangguran
Puskesmas Langsat akan Diusulkan PRAP tingkat Nasional
Olahraga
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan Talenta Sepak Bola Kampar
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan Talenta Sepak Bola Kampar
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Dukungan Gianni Infantino Makin Tergerus Jelang Pemilih
Politik
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Golkar Tegaskan Menteri Harus Siap Kerja, Doli: Urus Ne
PSI Tegaskan Tolak Budi Arie, Bestari Barus Singgung â€
Bengkalis
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I