Sengketa Pilpres 2019 di MK, Adu 'Bagak' antara Bambang Widjojanto cs Dengan Yusril Ihza cs

Mawardi Tombang
Minggu, 26 Mei 2019 17:07:25
Yusril dan Bambang Widjojanto

Jakarta, KANALSUMATERA.com - Pasangan calon (Paslon) 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno resmi mendaftarkan gugatan Pilpres di Mahkamah Konstitusi pada Jumat (24/5/2019) malam lalu. Paslon 02 ini menunjuk 9 orang pengacara yang dikomandoi oleh Bambang Widjojanto, eks Pimpinan KPK.

Untuk menghadapi BW cs, paslon nomor urut 01 sebagai pihak terkait, langsung menunjuk Yusril Ihza Mahendra sebagai kuasa hukumnya, yang sebenarnya telah ditunjuk jauh-jauh hari oleh Jokowi sebagai penasehat hukumnya.

Kuasa hukum Prabowo-Sandiaga, Denny Indrayana, mengaku tak ada strategi khusus untuk menghadapi Ketua Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf Yusril Ihza Mahendra, dalam sengketa hasil pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi. Denny dan Yusril dikenal sebagai pakar hukum tata negara.

"Strategi enggak ada yang khusus-khusus kok. Kita sudah sama-sama tahu Prof Yusril adalah ahli tata negara yang mumpuni, sangat kita hormati, yang sudah sangat berpengalaman," kata Denny di D'Consulate, Jakarta, Sabtu, 25 Mei 2019.

Baca: Pemprov Riau dan Komnas HAM Bahas Sengketa Lahan di Rohul-Kampar, Fokus Penyelesaian Konflik Agraria

Denny berharap, ia dan Yusril bisa sama-sama belajar dan menghadirkan argumentasi terbaik yang bisa dikenang selama persidangan sengketa hasil Pilpres 2019. "Ini adalah persidangan pemilu yang kita semua bisa saling menghormati dan saling belajar," katanya.

Yusril sebelumnya menyatakan siap menghadapi pihak terkait dalam sengketa hasil pilpres 2019. Yusril mengatakan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf bersiap mengajukan saksi dan menyanggah gugatan dari pihak pemohon, yaitu paslon 02. Yusril, dalam perkara ini, akan bekerja sama dengan Direktur Hukum dan Advokasi TKN Jokowi-Ma'ruf, Ade Irfan Pulungan, menyiapkan beberapa pengacara untuk sidang perkara itu di MK.

Adapun kubu Prabowo menyiapkan delapan orang untuk bersidang di MK terkait gugatan hasil pilpres 2019. Selain Denny Indrayana, ada nama mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto, yang didapuk sebagai ketua tim. Kemudian ada nama Teuku Nasrullah, Luthfi Yazid, Iwan Satriawan, Iskandar Sonhadji, Dore Almir, dan Zulfadli.

Ketua Tim Advokasi Joko Widodo - KH Ma’ruf Amin (Jokowi - Ma’ruf) Yusril Ihza Mahendra menyambut positif keputusan Prabowo Subianto - Sandiaga S Uno menggugat hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Menurut Yusril, mempersoalkan hasil Pilpres 2019 melalui MK merupakan jalan yang tepat.

Baca: Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri Incar Pelanggar Plat Nomor dan ETLE

“Membawa ketidakpuasan atas hasil pilpres ke MK adalah langkah yang tepat dan terhormat. Semua pihak harus mengedepankan penyelesaian sengketa melalui badan peradilan yang bebas dan mandiri serta terlepas dari pengaruh pihak mana pun juga,” ujar Yusril melalui siaran pers ke JPNN.Com, Sabtu (25/5).

Mantan menteri sekretaris negara itu meyakini jalur hukum merupakan mekanisme penyelesaian konflik secara damai, adil dan bermartabat. MK, kata Yusril, merupakan lembaga yang tepercaya untuk menyelesaikan sengketa hasil pemilu.

Yusril pun mengajak masyarakat memantau proses persidangan atas gugatan Prabowo - Sandi di MK. “Agar MK bersidang secara fair, jujur dan adil, silakan rakyat mengawasi jalannya persidangannya,” ucapnya. mt

Terkait
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Galian C Ilegal Kembali Digerebek Polda Riau, Kali ini
Dugaan Penipuan oleh Oknum KNES, DPRD Riau Sarankan Ang
Pemerintah Resmi Berlakukan Hukuman Pidana Kerja Sosial
Lainnya
Dua Terduga Teroris Anggota MIT Pimpinan Ali Kalora Tewas Ditembak
Dua Terduga Teroris Anggota MIT Pimpinan Ali Kalora Tewas Ditembak
Warga Tanjungmulia Hilir Minta Pembayaran Ganti Rugi Pe
Wako Firdaus Raih Penghargaan Golden Award di HPN 2019
Bawa MU ke Tren Positif, Bagaimana Nasib Solskjaer?
Ekonomi
Nobar Piala Dunia 2026 di Taman Kota Bangkinang, Pemkab Kampar Dongkrak UMKM dan Ekonomi Lokal
Nobar Piala Dunia 2026 di Taman Kota Bangkinang, Pemkab Kampar Dongkrak UMKM dan Ekonomi Lokal
Bupati Kampar Perkuat Sinergi Perbankan dan UMKM untuk
Ketua Dekranasda Kampar Hadiri Puncak HUT Ke-46 Dekrana
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Olahraga
Camat Cup Kampar Kiri Bergulir, Eko Apresiasi Semangat Kebersamaan Masyarakat
Camat Cup Kampar Kiri Bergulir, Eko Apresiasi Semangat Kebersamaan Masyarakat
Wabup Misharti Resmi Buka Camat Cup I Kampar Kiri, Diik
PSPS Pekanbaru Perkuat Lini Belakang, Datangkan Dua Kip
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind