Saksi Setor Rp 32 M ke Irwandi Terkait Proyek Dermaga Sabang

Alwira Fanzary
Senin, 25 Februari 2019 17:51:36
Irwandi Yusuf

KANALSUMATERA.com - Board of Management Nindya Sejati Muhammad Taufik Reza menerangkan, bahwa Irwandi Yusuf selaku Gubernur Aceh mendapat uang sebesar Rp 32,454 miliar dari Dana Biaya Konstruksi dan Operasional Proyek Pembangunan Dermaga Sabang Aceh yang dibiayai APBN. Hal itu terungkap saat Taufik menjadi saksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (25/2).

"Ada pengeluaran yang diminta oleh Izil Azhar yang mengatasnamakan gubernur, katanya ada keperluan-keperluan gubernur yang harus beliau penuhi dan dimintanya ke kita-kita," kata Taufik seperti yang dilansir dari Antara.

Taufik bersaksi untuk terdakwa Irwandi Yusuf yang didakwa melakukan tiga perbuatan. Yaitu, pertama menerima suap sebesar Rp 1,05 miliar terkait proyek-proyek yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) pada 2018, menerima gratifikasi sepanjang menjadi Gubernur Aceh periode 2017 sampai 2022 sebesar Rp 8,717 miliar dan gratifikasi saat menjabat Gubernur Aceh 2007 sampai 2012 sebesar Rp 32,454 miliar sehingga seluruhnya mencapai Rp 42,221 miliar.

Proyek pembangunan dermaga Sabang dikerjakan oleh joint operation (JO) Nindya Karya dan Tuah Sejati dan terbukti ada korupsi yang merugikan keuangan negara hingga Rp 116 miliar. Dalam proyek itu, sudah ada beberapa orang yang divonis penjara, yaitu kuasa Nindya Sejati JO Heru Sulaksono yang divonis 9 tahun penjara, pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek Ramadhani Ismy divonis 6 tahun penjara, dan mantan Gubernur Bener Meriah Ruslan Abdul Gani divonis 5 tahun penjara.

Baca: Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari Blueray, Jaksa Soroti Pengakuan Dendam

"Saya tahu dari teman-teman di Dermaga Sabang kalau Izil Azhar itu orang dekat Irwandi. Kalau Izil minta uang, saya lapor ke JO (joint operation) baru nanti kami lihat kebutuhan-kebutuhannya apa," ungkap Taufik.

Jaksa penuntut umum (JPU) KPK Ali Fikri lalu membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Taufik Reza yang menerangkan total pengeluaran 2008 sampai 2011 untuk Irwandi Yusuf selaku Gubernur Aceh sebesar Rp 32,454 miliar. Perinciannya, pada 2008 Irwandi menerima Rp 2,917 miliar, pada 2009 menerima Rp 6,937 miliar, pada 2010 menerima Rp 9,57 miliar, dan pada 2011 menerima Rp 13,03 miliar.

"Iya, benar memberikan jumlah itu karena tercatat pada pembukuan JO, dicatat oleh Pak Bayu," kata Taufik.

Bayu yang dimaksud adalah karyawan PT Nindya Karya Bayu Ardhianto. "Izil Azhar itu dahulu bekas panglima GAM (Gerakan Aceh Merdeka), beliau salah satunya panglima di kawasan Sabang. Ada pajak Nangroe yang diminta panglima-panglima GAM untuk pembiayaan mereka, beliau suka minta bantuan pembiayaan macam-macam," ungkap Taufik.

Baca: BNN Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Narkotika Cair di Perairan Kepri

Taufik pun akhirnya menyerahkan uang yang berasal dari rekening JO Nindya Sejati itu kepada Izil Azhar. "Izil Azhar menghubungi salah satu dari kami. Kalau tidak memenuhi banyak ancaman, datang ke rumah," tambah Taufik.

Menurut Taufik, sumber dana tersebut berasal dari anggaran Dermaga Sabang yang berjumlah sekitar Rp 700 miliar. "Diperhitungkan dari anggaran proyek Rp 700 miliar," ungkap Taufik. Kso



Terkait
Bos Tambang Akui Serahkan Rp1 Miliar untuk Atur LHP Ombudsman, Fakta Baru Terungkap di Sidang
Bos Tambang Akui Serahkan Rp1 Miliar untuk Atur LHP Ombudsman, Fakta Baru Terungkap di Sidang
Kanwil DJP Jabar I Bekukan 275 Rekening Penunggak Pajak
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerj
Dugaan Penipuan oleh Oknum KNES, DPRD Riau Sarankan Ang
Lainnya
Rumah Yatim Berikan Bantuan Mushalla dan Santunan Da’i di Desa Pambang Pesisir Riau
Rumah Yatim Berikan Bantuan Mushalla dan Santunan Da’i di Desa Pambang Pesisir Riau
Remaja di Inhil Tewas Dikeroyok, Diduga Masalah Asmara
Pelaku Pelecehan Seksual Santri di Pesantren Diancam 20
Air Asia Komentari, Penjualan Tiketnya Hilang di Travel
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Pendidikan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Siswa Diperpanja
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak B
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket