Repdem Kampar Laporkan Dugaan Pemalsuan Data Penerima BLT di Desa Ganting Salo
KANALSUMATERA.com - Bangkinang - Warga Desa Ganting Kecamatan Salo Kampar yang didampingi oleh Ormas Repdem Kampar melaporkan ke Kejari Kampar bahwa adanya penyalahgunaan data penerima BLT di desa tersebut. Mereka meminta kepada Kejari Kampar agar mengusut tuntas kejadian ini, bukan saja di Desa Gantin, bahkan desa-desa lainnya di wilayah hukum Kejari Kampar.
Laporan itu dimasukkan Repdem Kampar ke Kejari pada Senin (21/6/2021). Ketua Repdem Kampar Anton dalam keterangannya menyampaikan bahwa ada warga penerima dana BLT meminta ke Repdem Kampar untuk mendampingi mereka dalam upaya pelaporan kejadian penyalahgunaan data penerima tersebut. Mereka tidak terima, bahwa oknum aparat di Pemerintahan di Desa Ganting menilap dana yang seharusnya mereka nikmati.
"Kronologisnya begini, ada aparat Desa Ganting yang menyebut bahwa penerima yang berstatus janda tua tersebut pada tahun ini tidak mendapatkan dana BLT lagi. Namun kenyataannya, pada pencairan tahap 1 kemarin, ternyata ibuk tersebut keluar sebagai penerima. Tapi kenyataan ibuk tersebut tidak menerima uang BLT, sedangkan pada berkas pencairan dia tiba-tiba telah ditandatangani" terang Anton.
Bahkan, katanya, menurut laporan yang dia dapatkan, buka. Satu nama korban praktik itu, ada satu nama lagi yang terbuka menyampaikannya. Untuk itu, Repdem Kampar meminta kepada Kejari Kampar agar mengusut tuntas hal ini.
"Ini baru satu desa yang kita terima laporannya. Jangan-jangan praktik yang sama terjadi juga di desa lainnya. Para penerima yang merupakan masyarakat kurang mampu tidak akan paham proses ini. Maka kita minta Kejari Kampar jemput bola, mengevaluasi dan mengawasi pelaksanaan pencairan dana untuk orang kurang mampu" tegas Anton ini. ***
