Puluhan Hektare Lahan PT SSS Terbakar, Jaringan Masyarakat Gambut Riau Desak KLHK Bersikap Tegas

Alwira Fanzary
Senin, 18 Maret 2019 21:51:53
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Puluhan hektar lahan perkebunan sawit PT Sumber Sawit Sejahtera di kedesaan Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan terbakar. Atas kejadian ini, Jaringan Masyarakat Gambut mendesak Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK) bersikap tegas dengan memberikan sanksi hukum terhadap perusahaan tersebut.

Demikian disampakan Isnadi Esman (Sekjen Jaringan Masyarakat Gambut Riau) kepada media ini, Senin (18 Maret 2019).

"Iya, kita desak KLHK untuk bersikap tegas. Dengan memeberikan sanksi hukum kepada PT. Sumber Sawit Sejahtera. Apalagi areal perusahaan ini merupakan lahan gambut yang rentan terbakar setiap tahunya,"jelas Isnadi Esman.

Lebih jauh disampaikannya bahwa, kawasan PT. Sumber Sawit Sejahtera merupakan perusahaan yang mayoritas lahanya berada di lahan gambut dengan kedalaman 4-6 meter.

Baca: Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Harus Jadi Perhatian dalam RUU Daerah Kepulauan

"Dimusim panas saat ini, bahkan puncak nanti berkisar bulan Juni-Oktober cuaca sangat ekstrim. Masa -masa itu persoalan Karhutla menajdi-jadi. Khususnya diareal gambut,"ujarnya.

Kemudian sambungnya, terkait lahan gambut PT. Sumber Sawit Sejahtera merupakan perusahaan yang mayoritas lahanya berada di lahan gambut dengan kedalaman 4-6 meter. Secara fungsi lahan tersebut masuk dalam kategori fungsi lindung.

"Dikedalam gambut demikian, tidak direkomendasikan untuk lahan fungsi budidaya. Artinya lahan tersebut tidak boleh di jadikan perkebunan sawit. Namun dilapangan bagaimana. Maka demikian kita desak KLHK untuk bisa bersikap tegas dengan mengiring persoalan ini kerana hukum," tuturnya lagi.

Apala lagi, imbuhnya, Alih fungsi gambut yang dilakukan oleh PT. SSS memicu terjadinya Karhutla setiap tahunya. Untuk itu pemerintah yang dalam hal ini KLHK harus bertindak tegas dengan memberi sanksi hukum terhadap perusahaan tersebut. Kso



Terkait
KPK Ungkap Uang Gratifikasi Rektor Unsoed Dipakai Beli Tiga Bidang Tanah
KPK Ungkap Uang Gratifikasi Rektor Unsoed Dipakai Beli Tiga Bidang Tanah
Direktur Travelina Indonesia Ditangkap, Polisi Usut Dug
Kejati Riau Terima 4 SPDP Korupsi Jembatan Air Hitam Ro
Polda Riau Geledah Kantor PUPR Rohil, Usut Dugaan Korup
Lainnya
TAPAK Riau Desak Polisi Usut Tuntas Bos PT Assyifa, Diduga Dalang Penimbunan BBM
TAPAK Riau Desak Polisi Usut Tuntas Bos PT Assyifa, Diduga Dalang Penimbunan BBM
Polri Mulai Razia Pelanggaran Kasat Mata,  Sejumlah Po
Pemerintah Buka Test CPNS Untuk 83.000 Formasi, April 2
Densus 88 Selidiki Dugaan Keterlibatan Munarman di JAD
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Hukum
Sebelum Jual Konten Asusila, Dua Pria di Bogor Ternyata Sempat Menganggur
Sebelum Jual Konten Asusila, Dua Pria di Bogor Ternyata Sempat Menganggur
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan