Pencurian Listrik, PLN Disjaya Rugi Rp 1,26 Triliun

Alwira Fanzary
Minggu, 10 Februari 2019 17:51:50
Petugas perbaiki instalasi listrik

KANALSUMATERA.com - Salah satu faktor kerugian yang harus ditelan oleh PT PLN (Persero) adalah masih maraknya pencurian listrik. PLN Distribusi Jakarta Raya mencatat, pada 2018 kemarin akibat pencurian listrik, PLN harus kehilangan pendapatan sebesar Rp 1,26 triliun.

General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya), M Ikhsan Asaad seperti yang diberitakan Republika.co.id menjelaskan, pada 2018 lalu losses yang harus ditelan PLN sebesar 6 persen. Namun, kata Ikhsan, losses tersebut 3 persennya bersumber dari persoalan teknis, sedangkan 3 persen lagi ternyata karena masih maraknya pencurian listrik.

"Pencurian listrik ini masih ada. Kemarin losses saya sampai 6 persen dari penjualan. Teknis katakanlah 3 persen ya. Nonteknis itu sampai 3 persen," ujar Ikhsan, Ahad (10/2).

Ikhsan menjelaskan jika pada 2018 kemarin konsumsi listrik PLN Disjaya sebesar 2,8 TwH maka, 3 persen dari konsumsi tersebut hilang karena pencurian listrik. Meski begitu, kata Ikhsan angka ini sudah lebih baik dibandingkan pada 2017 losses-nya bisa mencapai 20 persen.

Baca: Golkar Respons Fahd A Rafiq Kena OTT KPK, Tunggu Kejelasan Kasus

"Ya kalau revenue kita kemarin Rp 42 triliun. Hilang 3 persennya, berapa itu," ujar Ikhsan.

Ikhsan menjelaskan untuk bisa menekan losses ini, PLN Disjaya mencoba untuk melakukan penertiban. Kemarin, menurut Ikhsan, dua toko buah di Cengkareng kedapatan mencuri listrik.

"Rata rata rumah tangga. Tapi kemarin tuh tiga toko buah kena di Cengkareng. Mereka pakai sistem jumper, jadi katakanlah ada tiga panel. Yang diaktifkan hanya 2 panel, satu panelnya di jump," ujar Ikhsan. Kso



Terkait
Kasus Jembatan Air Hitam Rohil Memanas, Polda Riau Periksa 39 Saksi dan Sita 104 Dokumen Penting
Kasus Jembatan Air Hitam Rohil Memanas, Polda Riau Periksa 39 Saksi dan Sita 104 Dokumen Penting
Diduga Buang Puntung Rokok, Pria di Inhu Diamankan usai
KPK Buka Peluang Banding Usai Vonis 2 Tahun Abdul Wahid
LBH FSBSI Riau Soroti Vendor dan KSO PT. Agrinas, Desak
Lainnya
Dosen dan Mahasiswa IKTA Lakukan Pengabdian Masyarakat di Malaysia
Dosen dan Mahasiswa IKTA Lakukan Pengabdian Masyarakat di Malaysia
Nasabah Mengeluhkan Pelayanan BRI Unit Kampa
Hasil Pemilu 2019 Tanjung Pinang Dudukkan 11 Politisi P
Tes Urine Mendadak, Kapolres Empat Lawang Positif Narko
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pendidikan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Siswa Diperpanja
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak B
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan