Para Manula Miskin Jepang Memilih Masuk Penjara Berulang Kali

Alwira Fanzary
Selasa, 5 Februari 2019 16:32:21
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Jepang dilanda gelombang kejahatan yang dilakukan manula. Data menunjukkan tingkat kejahatan yang dilakukan warga berusia di atas 65 tahun meningkat secara tetap selama 20 tahun.

Laporan wartawan BBC, Ed Butler, mencari tahu penyebabnya.

Di sebuah rumah singgah di Hiroshima yang menampung para mantan narapidana sebelum kembali ke masyarakat, Toshio Takata mengatakan bahwa dirinya melanggar hukum karena miskin. Pria berusia 65 tahun tersebut menginginkan tempat tinggal gratis, sekalipun ia harus berada di belakang jeruji sel.

"Saya telah mencapai usia pensiun dan kemudian kehabisan uang. Sehingga saya berpikir - kemungkinan saya akan hidup gratis jika saya hidup di penjara," katanya.

"Saya mengambil sepeda dan mengendarainya ke kantor polisi dan mengatakan kepada pria di sana: 'Lihat, saya mengambil ini.'"

Baca: Unsoed Hormati Proses Hukum, Tunggu Kejelasan KPK Usai Rektor Kena OTT

Rencananya berhasil. Pengadilan Jepang memperlakukan pencurian ringan dengan serius, sehingga dia dipenjara selama satu tahun. Ini adalah pelanggaran pertama Toshio, saat dia berumur 62 tahun.

Bertubuh kecil, langsing, dan cenderung suka cekikan, Toshio tidak seperti penjahat pada umumnya. Dia sama sekali jauh dari stereotipe penjahat yang mengancam perempuan menggunakan pisau. Tetapi setelah pembebasan dari hukuman pertamanya, itulah yang dilakukannya.

"Saya ke taman dan mengancam mereka. Saya sama sekali tidak bermaksud menyakiti. Saya hanya memperlihatkan pisau kepada mereka dan berharap salah satu dari mereka akan melaporkan ke polisi. Satu orang akhirnya melakukannya."

Toshio telah menghabiskan delapan tahun terakhir di dalam penjara.

Saya menanyakan apakah dia menyukai berada di dalam penjara dan dia menunjukkan keuntungan keuangannya. Dana pensiunnya tetap dibayarkan selama dia berada di dalam penjara.

Baca: Pasca Kasus Korupsi Pakan, Pemkot Surabaya Perketat Tata Kelola dan Pengawasan KBS

"Bukannya saya menyukainya tetapi saya bisa tinggal di sana tanpa membayar," katanya. "Dan ketika saya keluar saya telah menabung uang. Jadi tidaklah terlalu menyakitkan."

Toshio mewakili suatu kecenderungan mengejutkan dalam kejahatan di Jepang. Pada masyarakat yang sangat taat hukum, proporsi kejahatan yang dilakukan warga di atas 65 tahun meningkat dengan cepat.

Pada 1977, kelompok umur ini dikenakan satu dari 20 hukuman. Tetapi 20 tahun kemudian, angkanya menjadi satu dari lima hukuman - tingkat yang jauh melebihi pertumbuhan di atas 65 tahun terkait dengan proporsi penduduk (meskipun sekarang jumlah penduduk usia 65 tahun ke atas melampaui seperempat dari jumlah penduduk keseluruhan). Kso



Terkait
Diduga Buang Puntung Rokok, Pria di Inhu Diamankan usai 5 Hektare Lahan HPK Terbakar
Diduga Buang Puntung Rokok, Pria di Inhu Diamankan usai 5 Hektare Lahan HPK Terbakar
Kejati Riau Terima 4 SPDP Korupsi Jembatan Air Hitam Ro
TAPAK Riau Desak Polisi Usut Tuntas Bos PT Assyifa, Did
Satresnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran 8 Kg
Lainnya
Malam Jelang Pelantikan Pengurus, Ketum SPS Pusat Kunjungi Kantor SPS Riau
Malam Jelang Pelantikan Pengurus, Ketum SPS Pusat Kunjungi Kantor SPS Riau
Almy Zarlis Diamanahkan Menjadi Ketua Pemuda Muhammadiy
Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Pessel Berikan Ba
BPN Prabowo Minta Polisi Kejar Dalang Penyebar 'Indones
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Politik
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Nasional
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan I
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi