LeCI: Kasus Wahyu Setiawan Dapat Berujung Pembubaran Partai dan Menyeret Komisioner KPU Lainnya

Mawardi Tombang
Minggu, 12 Januari 2020 14:19:26

Pekanbaru, KANALSUMATERA.com - Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) komisioner KPU, Wahyu Setiawan berbuntut panjang. Disinyalir kasus ini dapat menyusahkan PDI Perjuangan jika terus dikembangkan.

Hal itu disampaikan oleh Rizqi Azmi SH MH selaku Direktur Legal Culture Institute (LeCI) melalui rilis resmi yang dikirimkan ke redaksi kanalsumatera.com.

Dalam rilis yang dikirimkan dalam bentuk poin per poin tersebut, Rizqi menyebut, Sekretaris PDI Perjuangan Hasto Kristianto, diduga bakal terjerat. Bahkan dapat menyusahkan PDI Perjuangan.

Berikut rilis resmi dari LeCI tersebut:

Baca: Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri Incar Pelanggar Plat Nomor dan ETLE

Yth: Rekan-rekan wartawan/ jurnalis Media Cetak dan Online

**Rilis Legal Culture Institute
Korupsi suap PAW Kader PDIP dapat berujung Pembubaran Partai dan menyeret Komisioner KPU lainnya**

1. Kami mengapresiasi kinerja ketua KPK yang baru seumur jagung dalam penindakan korupsi demokrasi terkait kasus suap PAW Anggota DPR RI PDIP walau tanda tangan sprindiknya masih oleh ketua KPK yang lama Agus Rahardjo Cs. Pengusutan jangan hanya terbatas dalam lingkup second player saja. Bongkar sampai intelektual dader (main actor).

2. Kami menyesalkan struktur KPU yang ikut bermain dalam kasus suap PAW dan menjadi catatan terburuk di awal tahun terkait proses demokrasi di indonesia. Oleh karena itu kami meminta harus diadakan investigasi mendalam terkait keterlibatan komisioner KPU lainnya.

Baca: “Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!

3. KPK harus membuka dan melakukan penyelidikan dan penyidikan secara mendalam keterlibatan DPP PDIP dalam kasus ini. Tentunya dalam instruksi PAW, koordinasi dengan pimpinan DPP sangat signifikan

4. Dalam penelitian LeCI tentang peran partai dalam korupsi, maka terlihat jelas alur komando dari pimpinan partai terhadap perintah yang menyebabkan lahirnya KKN. Alur Scientific revolution of Corruption menyebutkan peranan kelompok terhadap timbulnya indikasi korupsi berada pada urutan kedua setelah personal power.

5. Ini merupakan momen penting bagi KPK untuk memberikan pesan anti korupsi yang paripurna sebelum perhelatan Pilkada 2020.

6. Keterlibatan komisioner KPU WS tidak berdiri sendiri. Dalam elemen peran korupsi aktor tidak berdiri sendiri dan kemudian dikaitkan fungsi dan wewenang komisioner bersifat kolektif.

Baca: Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto Aman dengan PT Buana Wira Lestari

7. KPK mempunyai momentum dalam pembubaran partai dengan mengusut tuntas korupsi yang dilakukan oleh partai dalam hal ini PDIP dan dalam elemen pembubaran partai yang terkuat adalah keterkaitannya dengan keterlibatan pimpinan partai sebagai entitas dalam aktor intelektual korupsi

Salam Hormat,
M Rizqi Azmi
Direktur Legal Culture Institute ( LeCI)

Dosen Hukum Universitas Islam Riau

Terkait
Galian C Ilegal Kembali Digerebek Polda Riau, Kali ini di Tapung: Sejumlah Alat Berat Diamankan
Galian C Ilegal Kembali Digerebek Polda Riau, Kali ini di Tapung: Sejumlah Alat Berat Diamankan
Dugaan Penipuan oleh Oknum KNES, DPRD Riau Sarankan Ang
160 Juta Batang Rokok Ilegal di Pekanbaru Senilai Rp 39
KUHP berlaku 2 Januari 2026, Salah satunya Pelaku Hubun
Lainnya
Desa Wisata Tanjung Belit Masuk 50 Besar ADWI 2024, Pokdarwisnya Berharap Infrastruktur Diperhatikan
Desa Wisata Tanjung Belit Masuk 50 Besar ADWI 2024, Pokdarwisnya Berharap Infrastruktur Diperhatikan
Wako Batam Ikuti Vaksinasi, Berharap Ekonomi Batam Puli
Bawaslu RI: Menghalang-halangi Tugas Pengawas Pemilu Da
Awal Tahun Menggembirakan, Harga CPO Dunia Menguat
Ekonomi
Pakar Kelautan Soroti Minimnya Ikan Laut dalam Menu MBG di Indonesia Barat
Pakar Kelautan Soroti Minimnya Ikan Laut dalam Menu MBG di Indonesia Barat
Koperasi BBDM Salurkan Bantuan Sosial Rp10 Juta ke 4 De
Rupiah Melemah Tajam, KAMMI Pekanbaru Desak Pemerintah
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Daerah
Jaga Gambut Tetap Basah, Menteri LH Perkuat Sekat Kanal di Pelalawan
Jaga Gambut Tetap Basah, Menteri LH Perkuat Sekat Kanal di Pelalawan
Kafilah Kabupaten Kampar Ikuti Training Center Jelang M
Wabup Kampar Hadiri Khitan Massal dan Donor Darah Milad
Politik
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau, Dorong Penguatan UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau, Dorong Penguatan UMKM
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
DPD PKS Inhil Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban, Pe
Olahraga
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di