KPK Amankan Legalitas Obvit Kemensesneg Senilai 548 T

Mawardi Tombang
Selasa, 15 Desember 2020 11:27:26

KANALSUMATERA.com - Jakarta - Terkait penuntasan masalah legalitas aset Monumen Nasional (Monas) dan optimalisasi pemanfaatan aset Kementerian Sekretariat Negara di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Gelora Bung Karno, dan Kemayoran, KPK berhasil mengawal aset dengan nilai total Rp 548,2 Triliun.

Hal ini disampaikan Ketua KPK Firli Bahuri dalam acara Penertiban dan Optimalisasi Pemanfaatan Barang Milik Negara, bertempat di Aula Gedung Juang Merah Putih KPK pada Senin (14/12/2020) kemarin.

Firli mengatakan, salah satu wujud upaya pencegahan korupsi adalah penertiban dan optimalisasi pemanfaatan BMN. Dengan sistem yang baik, peluang untuk melakukan korupsi melalui manipulasi pengelolaan aset negara bisa ditutup.

“Ada 4 aset milik negara yang kita bantu tertibkan, yaitu kawasan GBK senilai Rp 347,8 Triliun, Kemayoran senilai Rp 143 Triliun, TMII senilai Rp 20,47 Triliun, dan Monas senilai Rp 37 Triliun. Artinya, KPK bisa optimalkan uang negara sebesar total Rp548,2 Triliun,” ujar Firli. ***



Terkait
RUU Perampasan Aset Dibahas, Advokat Soroti Integritas Aparat Penegak Hukum
RUU Perampasan Aset Dibahas, Advokat Soroti Integritas Aparat Penegak Hukum
Pria di Pelalawan Bunuh Wanita, Kematian Korban Direkay
Polda Riau Bongkar Kuburan Sabu 7 Kilogram di Kebun Saw
Adanya Dugaan Klaim Fiktif BPJS Kesehatan, Polda Kepri
Lainnya
833 Dapur MBG Ditutup Permanen, Pemerintah Tegas Tak Beri Ganti Rugi
833 Dapur MBG Ditutup Permanen, Pemerintah Tegas Tak Beri Ganti Rugi
Pemerintah Dikritik Angkat SPPG sebagai PPPK, Koalisi G
Perkara Penyelundupan Manusia di Perairan Bengkalis Dib
Hujan Deras, Sebagian Distrik Di Makkah Banjir
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Politik
PKS Tanggapi Elektabilitas 3,3 Persen, Sebut Hasil Survei Sangat Dinamis
PKS Tanggapi Elektabilitas 3,3 Persen, Sebut Hasil Survei Sangat Dinamis
Poltracking Rilis Survei Terbaru, Gerindra Unggul Jauh
Bawaslu Kampar Perketat Pengawasan Pemutakhiran Data Pa
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad