Ketum Parpol Besar  Dilaporkan ke Mabes Polri, Diduga Rusak Rumah Tangga Orang dan Intimidasi

Mawardi Tombang
Rabu, 15 Desember 2021 18:43:52
Pelapor sang ketum

KANALSUMATERA.com - JAKARTA - Viral video tersebar salah seorang Ketua Umum DPP sebuah partai besar nasional dilaporkan ke Mabes Polri karena dugaan perselingkuhan dan intimidasi.

Diduga telah merusak rumah tangga Salah satu

Ketua Umum Parpol yang berinisial AH dan saat ini masuk dalam jajaran kabinet pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan KH Maruf Amin, dilaporkan oleh seorang wanita bernama Rifa Handayani pada Selasa (14/12/2021) ke Mabes Polri. Dari tayangan video yang beredar melalui grup WhatsApp itu Rifa menyebut melaporkan AH dan juga istri yang bersama-sama melakukan teror kepadanya bertahun-tahun.

AH dan YA dilaporkan atas tuduhan ancaman dan intimidasi yang dilakukannya di media sosial dengan sangkaan UU ITE. Setelah melaporkan AH dan YA, ke Mabes Polri, pelapor Rifa Handayani juga meminta perlindungan ke Komnas HAM lantaran merasa jiwanya terancam selama ini.

Baca: Pemkab Kampar Minta Kades Pongkai Istiqomah Patuhi Putusan PTUN Pekanbaru

Rifa mengungkapkan kronologi awal hubungannya dengan AH yang juga menjabat sebagai menteri ini. Awalnya Rifa kenal pada tahun 2012 lalu, di sebuah konser internasional di Ancol, Jakarta Pusat. Saat itu, AH meminta pin BlackBerry Messenger dan nomor handphone dirinya. Namun, Rifa Handayani mengakui saat itu tidak mengetahui sosok AH, yang masih menjadi kader sebuah partai dan belum menjadi menteri ini.

“Setelah perkenalan itu, kita akhirnya menjalin komunikasi dan berhubungan khusus hingga tahun 2013,” beber Rifa kepada wartawan, Rabu (15/12/2021).

Dia melanjutkan, tiba-tiba pada pertengahan tahun 2013, bulan Juni masalah datang. Dia mendapat teror dan intimidasi dari AH dan dia blok nomor kontak AH. Selang beberapa bulan kemudian, intimidasi kembali datang dari sang istri AH yakni YA.

“YA juga meneror saya di media sosial melalui direct message,” ungkapnya dan karena terus diteror, Rifa akhirnya menceritakan masalah tersebut ke sang suami, yang akhirnya melakukan konfirmasi ke AH.

Baca: Diperiksa 5 Jam, Gilang: Saya Cuma Sponsor dan Investor di Arema FC

“Saya sebenarnya takut menceritakan hal ini ke suami karena saya mau gak mau menceritakan tentang aib saya juga ke suami. Tapi karena saya tidak tahan diteror, saya harus menceritakan hal ini ke suami,” kenangnya.

Suami menelepon AH untuk melakukan pertemuan mencoba mengkonfirmasi hubungan khusus antara istrinya dan AH.

“Dalam pertemuan tersebut, AH mengakui bahwa dirinya memiliki hubungan khusus dengan saya dan melakukan teror kepada saya karena emosi,” katanya lagi.

Guna memastikan keselamatan dirinya, sang suami pun minta surat pernyataan dari AH namun ditolaknya. Lantaran tidak menemui titik temu, permasalahan tersebut akhirnya menguap begitu saja.

Baca: Presiden Arema FC Diperiksa Polisi Terkait Tragedi Kanjuruhan

Lanjut Rifa, masalah kembali terkuak di tahun 2016 hingga saat ini kata dia, istri dari AH yakni YA, kembali melakukan teror kepada dirinya di media sosial bahkan melayangan somasi dengan tuduhan, bahwa dirinya memeras AH.

“Nah, disitu emosi suami saya kembali naik. Lantaran mencemaskan keselamatan saya, suami meminta saya menyelesaikan masalah ini hingga tuntas,” terang Rifa.

"Berdasarkan hal itu, akhirnya saya memutuskan melaporkan hal ini ke Mabes Polri dan Komnas HAM untuk meminta perlindungan hukum, biar nanti publik yang menilai siapa yang salah siapa benar,” pungkasnya. ***

Terkait
Surat Telegram dari Bareskrim Polri, Aparat Diminta Tak Razia Obat di Apotek
Surat Telegram dari Bareskrim Polri, Aparat Diminta Tak Razia Obat di Apotek
PTUN Pekanbaru Terima Gugatan 6 Perangkat Desa Pongkai
Pengacara Bantah Kakanwil BPN Riau Terlibat Kasus Tipik
Tak Terima Tuduhan, Sekretariat DPRD Pekanbaru Ancam La
Lainnya
SPS Riau Jalin Komunikasi Dengan Pers Kampus Se-Riau, Pertama Kali Sambangi Bahana Mahasiswa
SPS Riau Jalin Komunikasi Dengan Pers Kampus Se-Riau, Pertama Kali Sambangi Bahana Mahasiswa
H Afrizal An Terpilih Secara Aklamasi Pimpin LPM Kulim
Billi: Saya Siap Sumpah Pocong, tapi....
SMKN 1 Tambusai Rohul Kerjasama Dengan Koramil Tambusai
Ottech
Wali Kota Batam Sambut Menkominfo Tinjau Proyek Pembangunan Data Center
Wali Kota Batam Sambut Menkominfo Tinjau Proyek Pembangunan Data Center
Awas.. Ada Judi Berbungkus Game Anak-Anak di iOS
Begini Tipe Perilaku Penipuan di Whatsapp dan Cara Meng
Leisure
Desa Koto Masjid Kampar Raih Terbaik II Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 Kategori Souvenir
Desa Koto Masjid Kampar Raih Terbaik II Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 Kategori Souvenir
Pemprov Riau Gelar Lomba Desa Wisata, Berikut Desa Peme
Sukses di Butik dan Make Up, Fifi dan Budhitama Rambah
Pariwara
Benahi Sistem Retribusi Sampah, Pemko Pekanbaru Perkuat Layanan Persampahan
Benahi Sistem Retribusi Sampah, Pemko Pekanbaru Perkuat Layanan Persampahan
DLHK Pekanbaru Siap Gerak, SK Satgas Gakkum Sampah tela
Pekanbaru Kota Terbaik Dalam Capaian IETPD, Walikota Aj
Nasional
Munas Usai, Kemenangan Akbar adalah Kemenangan HIPMI se-Indonesia
Munas Usai, Kemenangan Akbar adalah Kemenangan HIPMI se-Indonesia
Syahrul Aidi Apresiasi Kesuksesan Event Tour de Muara T
Mulai 2023, Usulan dan Penetapan NIP PNS Wajib Via Apli
Global
GKSB DPR RI Kutuk Serangan Israel ke Aqsha, Sebut Negara Barat Jangan Standar Ganda
GKSB DPR RI Kutuk Serangan Israel ke Aqsha, Sebut Negara Barat Jangan Standar Ganda
Usai Mundur, Raja Malaysia Kembali Menunjuk Muhyiddin Y
Usai Rebut Ibukota, Taliban Segera Umumkan Negara Islam
Pendidikan
100 Santri Ponpes Annizham Darussalam Mendapat Beasiswa dari YBM PLN
100 Santri Ponpes Annizham Darussalam Mendapat Beasiswa dari YBM PLN
Karang Taruna Riau Gelar Karang Taruna Go to School di
UPTD BLK Distransnaker Siak Gelar Pelatihan Kerja Berba
Kriminal
Santri Ponpes di Riau Meninggal Dunia di Kolam
Santri Ponpes di Riau Meninggal Dunia di Kolam
Bayi Ditemukan Tewas Dalam Tas di Pinggir Jalan Rimbo P
Dua Polisi Ditangkap di Nias Terkait Kasus Narkoba