Elemen Buruh Jadwalkan Aksi Besar-besaran, Tuntut Pembatalan UU Ciptaker

Mawardi Tombang
Rabu, 7 Oktober 2020 19:57:55
Nining Elitos (Infopublik)

Jakarta - Elemen buruh berencana aksi besar-besaran menuntut Undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus Law yang disahkan oleh DPR RI pada Senin 5 Oktober lalu segera dibatalkan, aksi berencana di gelar pada Kamis (8/10/2020) besok.

Dikutip di laman _OKEZONE.com_, Ketua Umum Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Nining Elitos mengatakan "Tanggal 8 (Oktober 2020-red) aksi di Jakarta. Tuntutannya batalkan Omnibus Law, Kita masih konsolidasi. Rencana kita tadinya wilayah Jabodetabek ditambah Jabar, tapi kita juga melihat gimana perkembangan hari ini" kata Nining pada Rabu (7/10/2020).

Nining menyampaikan untuk jumlah pasti massa buruh untuk mengikuti aksi belum diketahui. Tetapi Konfederasi KASBI dan serikat buruh yang ada di berbagai daerah lainnya masih melakukan konsolidasi untuk mengorganisir para buruh di setiap wilayah.

Nining berpandangan bahwa kekuasaan saat ini sangat ambisius, dan DPR sangat ugal-ugalan dalam melahirkan regulasi yang berimbas pada persoalan hilangnya hak-hak dasar rakyat.

Baca: Gelar Razia Penerapan Protkes Covid-19, Polres Rohul Minta Warga Terapkan 3M

"Dimana, ketika sistem kerja kontrak outsourching semakin diliberalkan, maka itu semakin menunjukkan perbudakan modern, perbudakan manusia diatas manusia semakin direstui," imbuhnya.

Nining juga menyatakan, serikat buruh akan tetap membawa tuntutannya yakni batalkan UU Ciptaker secara keseluruhan ke pemerintah. Sebab, kata dia, poin-poin yang cacat di Omnibus Law bukan hanya soal ketenagakerjaan saja.

"Sebenernya kita tidak hanya bicara tentang ketenagakerjaan. Tapi Omnibus Law cipta kerja secara keseluruhan. Karena itu tidak hanya bicara nasib kaum buruh tapi pemuda, mahasiswa, pelajar, yang kemudian perempuan, masyarakat adat, petani yang sampai hari ini masih didegradasi hak-hak dasarnya," pungkasnya. ***

Terkait
PTTUN Medan Putuskan Kerja KPU Kuansing Telah Sesuai Aturan
PTTUN Medan Putuskan Kerja KPU Kuansing Telah Sesuai Aturan
Propam Polres Kampar Lakukan Optimalisasi Pendisiplinan
Pengamat Sebut Ada Kejanggalan Vonis 2 Tahun Penyiram N
LeCI: Kasus Wahyu Setiawan Dapat Berujung Pembubaran Pa
Lainnya
Meski Bikin Banyak Orang Kaya, Tapi Satu Juta Hektare Lahan Sawit di Riau Menunggak Pajak
Meski Bikin Banyak Orang Kaya, Tapi Satu Juta Hektare Lahan Sawit di Riau Menunggak Pajak
Pengunjung Sulit Capai Air Terjun Tujuh Tingkat
Di Madiun 3 Warga Negara Asing Masuk DPT Pemilu
Cut Meyriska Putuskan Berhijab
Daerah
Durolis Resmi Dibangun, Syahrul Aidi Dukung Pengadaan Air Bersih di Riau
Durolis Resmi Dibangun, Syahrul Aidi Dukung Pengadaan Air Bersih di Riau
Satu Keluarga Miskin di Musi Rawas Mengeluh Tak Pernah
Gubri Puji PTPN V Salurkan 50.000 Masker di Masa Covid-
Entertainment
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur
Peserta BPJS Kesehatan Kabupaten Solok Apresiasi Pelaya
Budaya
Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarikan Adat Tradisi
Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarikan Adat Tradisi
Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarik
Bupati Sukiman: Budaya Melayu Harus Dilestarikan dan Te
Ottech
Begini Tipe Perilaku Penipuan di Whatsapp dan Cara Mengatasinya
Begini Tipe Perilaku Penipuan di Whatsapp dan Cara Mengatasinya
Daihatsu Resmi Luncurkan New Astra Daihatsu Sigra
Awas! VPN Palsu Penyebar Malware Beredar
Nasional
Buruh Kecewa Jokowi Bak Menantang Masyarakat Gugat UU Cipta Kerja ke MK
Buruh Kecewa Jokowi Bak Menantang Masyarakat Gugat UU Cipta Kerja ke MK
Cuti Bersama Maulid Nabi Tetap Ada, Jokowi Minta Antisi
Jokowi Komunikasi Publik Soal Vaksin Covid-19 Harus Bai
Leisure
Berikut 10 Jenis Sambal Khas Indonesia Bikin Makan Nambah Terus
Berikut 10 Jenis Sambal Khas Indonesia Bikin Makan Nambah Terus
Khawatir Dampak Corona, Wisatawan China Batal ke Istana
Ini Dampak Virus Corona bagi Wisatawan Bintan
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I