Bos Media Pengkritik Duterte Bebas dengan Bayar Jaminan Rp24,3 Juta

Alwira Fanzary
Jumat, 29 Maret 2019 17:55:32
Maria Ressa

KANALSUMATERA.com - Maria Ressa pemimpin redaksi media yang kerap mengkritik Presiden Rodrigo Duterte, dibebaskan setelah memberikan jaminan 90 ribu peso Filipina atau setara Rp24,3 juta pada Jumat (29/3).

Inquirer seperti yang dilansir dari CNNIndonesia melaporkan bahwa jaminan langsung diberikan tak lama setelah Ressa ditahan di Bandara Internasional Ninoy Aquino (NAIA) usai perjalanan dari California, Amerika Serikat.

Surat penangkapan Ressa dirilis oleh Hakim Acerey Pacheco dari Pengadilan Pasig. Dalam keterangannya, Pacheco menjelaskan bahwa Ressa dan sejumlah pejabat Rappler lainnya atas tuduhan melanggar undang-undang soal investasi.

Gugatan tersebut diajukan berdasarkan aduan dari Biro Investigasi Nasional Filipina (NBI) pada tahun lalu. Mereka menuding Rappler melanggar aturan karena mengeluarkan surat terkait saham kepada perusahaan asing, Omidyar Network Fund.

Baca: DPO Dua Tahun Ditangkap, Polda Riau Bongkar Dugaan Pemodal Kayu Ilegal di Kampar

Undang-undang Filipina melarang pihak asing mengintervensi "aktivitas nasional" seperti operasi perusahaan media yang harus 100 persen di bawah kendali negara.

Namun, perwakilan dari Human Rights Watch, Carlos Conde, menganggap Ressa ditangkap untuk membungkam Rappler yang terus mengkritik Duterte.

"Kasus Ressa ini belum pernah terjadi sebelumnya dan menunjukkan upaya kuat Duterte untuk menutup situs berita tersebut atas laporan kredibel dan konsistennya atas pemerintah," katanya.

Selama ini, Rappler memang dikenal kerap menyuarakan kritik terhadap pemerintahan Presiden Rodrigo Duterte, terutama terkait kampanye anti-narkoba yang sudah menelan banyak korban tanpa proses peradilan jelas.

Baca: Kurir Sabu 1 Kg Ditangkap di Bandara Pekanbaru, Disembunyikan dalam Celana Jeans

Ini bukan kali pertama Ressa ditahan. Februari lalu, Ressa ditahan atas tuduhan pencemaran nama baik di internet.

Sebelumnya, perempuan yang masuk daftar orang-orang berpengaruh pada 2018 versi majalah Time itu juga diadili karena Rappler dituding tidak membayar pajak saham pada 2015. Kso



Terkait
Direktur Travelina Indonesia Ditangkap, Polisi Usut Dugaan Penelantaran 64 Jemaah Umrah
Direktur Travelina Indonesia Ditangkap, Polisi Usut Dugaan Penelantaran 64 Jemaah Umrah
Pakar Hukum Dorong RUU Perampasan Aset Gunakan Istilah
Sengketa Lahan Sawit di Bengkalis, Koperasi BBDM Minta
Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri
Lainnya
TK Aisyiyah Bustanul Athfal Dekalarasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan pada Anak Usia Dini
TK Aisyiyah Bustanul Athfal Dekalarasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan pada Anak Usia Dini
Besok Pengurus HIPMI Riau Dilantik Ketum Mardani Maming
KPK Periksa Keluarga untuk Cari Keberadaan Harun Masiku
Wawako Ayat Ingatkan Masyarakat Rayakan Idul Fitri Jang
Pendidikan
Prabowo Siapkan Pendidikan Gratis SD hingga PTN, Anggaran Mulai Dikaji
Prabowo Siapkan Pendidikan Gratis SD hingga PTN, Anggaran Mulai Dikaji
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Siswa Diperpanja
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda