Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator (JC), Budi Mulya Diminta KPK Buka Kasus Besar

Amar
Rabu, 5 Desember 2018 21:26:33
Terpidana korupsi Bank Century, Budi Mulya, bersama anaknya

KANAL SUMATERA.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi santai permohonan justice collabolator (JC) yang diajukan terpidana kasus Bank Century, Budi Mulya.

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif menuturkan, permohonan JC akan diperiksa terlebih dahulu kemudian diproses.

"Syaratnya JC itu salah satunya, dia bukan pelaku utama. Kedua apakah dia ingin buka kasus-kasus korupsi yang lebih besar. Intinya dua itu," kata Laode di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu, 5 Desember 2018.

Ditegaskan Laode, KPK akan menunggu informasi yang akan disampaikan Budi Mulya terkait kasus korupsi Bank Century.

Baca: Dua Tahun Prabowo-Gibran, DPR Soroti Pemulihan Aset dan Integritas Penegak Hukum

"Biro hukum kami di KPK akan melihat, mengecek dahulu fakta-fakta itu. Kalau pun nanti akan dibuka, dia buka bagian apanya," kata Laode.

KPK ditegaskan Laode sedang mengembangkan kasus Bank Century namun memang masih di tahap penyelidikan.

"Kami kan sedang berjalan. Tapi terus terang kendalanya itu sebagian pelakunya itu ada di luar negeri. Padahal itu yang paling penting," lanjutnya. vn/ks



Terkait
KPK Geledah Kementerian ATR/BPN, Bidik Bukti Kasus Suap HGB Summarecon
KPK Geledah Kementerian ATR/BPN, Bidik Bukti Kasus Suap HGB Summarecon
Polda Metro Bongkar Pabrik Uang Palsu Rp36 Miliar di Ta
Pasca Kasus Korupsi Pakan, Pemkot Surabaya Perketat Tat
Adanya Dugaan Klaim Fiktif BPJS Kesehatan, Polda Kepri
Lainnya
Hendry Munief: Industri Harus Jadi Ekosistem Bisnis, Semua Sektor Berdampak Positif bagi Masyarakat
Hendry Munief: Industri Harus Jadi Ekosistem Bisnis, Semua Sektor Berdampak Positif bagi Masyarakat
DPRD Pekanbaru Panggil BPJS Kesehatan dan Dinkes, Sorot
Dishub Kampar Gencarkan Pemasangan Lampu Tenaga Surya u
DPRD Pekanbaru Gelar Rapat Paripurna Jawaban Pemerintah
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Kriminal
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik