Usai Difasilitasi Syahrul Aidi, Kasus Lahan di Rohil ini Jadi Sorotan Komisi III DPR RI

Mawardi Tombang
Jumat, 10 September 2021 21:47:57

KANALSUMATERA.com - Jakarta - Saat ini salah satu kasus lahan di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) jadi sorotan anggota Komisi III DPR RI. Hal itu karena mendapat perhatian dan pengawasan dari Anggota DPR RI Dapil Riau 2 Syahrul Aidi Maazat.

Kasus yang dimaksud yaitu kasus yang menimpa Rudianto beserta sejumlah warga Rohil yang diduga terkait dengan mafia tanah dan lahan yang juga melibatkan oknum aparat penegak hukum.

Setelah meminta pertolongan banyak pihak namun tidak membuahkan hasil, Rudianto dan warga melalui kuasa hukum yaitu Kantor Hukum Mediator dan Pendampingan Publik Satya Wicaksana menemui Syahrul Aidi sebagai wakil masyarakat Riau di Gedung Senayan. Mereka berharap agar Syahrul Aidi memberikan perhatian dan turut mengadvokasi agar kasus ini cepat selesai dan ada kepastian hukum bagi Rudianto sebagai korban.

Rudianto yang diwakili oleh istri Bidan Tina beserta Kantor Hukum Mediator dan Pendampingan Publik Satya Wicaksana menjumpai Syahrul Aidi di gedung senayan pada Selasa (7/9/2021). Menyampaikan pokok persoalan dan berharap bantuan secara politik di gedung senayan.

Baca: Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Menurut perwakilan Kantor Satya Wicaksana, M Nasir, saat dihubungi pada Jumat (810/9/2021) menyampaikan saat itu juga ada tindakan nyata Syahrul Aidi. Ada tiga pihak yang dia hubungi saat itu yaitu Kapolres Rohil dan Kejari Rohil, dia meminta agar aparat penegak hukum memberi perhatian dan berlaku profesional dan adil dalam menyelidiki perkara ini.

"Kemudian Syahrul Aidi juga menghubungi Nasir Jamil sebagai koleganya sesama Fraksi PKS di Komisi III DPR RI yang membidangi hukum agar menerima kami untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan. Alhamdulillah pada hari berikutnya, kami bertemu secara langsung dengan Nasir Jamil" kata Nasir lagi.

Nasir Jamil saat itu berjanji akan menjadikan kasus Rudianto ini sebagai bahan ketika melakukan pertemuan dengan institusi penegak hukum nantinya ketika membahas soal mafia tanah di Indonesia.

Syahrul Aidi saat dihubungi terpisah menyampaikan bahwa konflik lahan di Riau sangat tinggi. Walau dia akui persoalan lahan bukanlah kewenangan komisi V, namun menurutnya keluhan masyarakat yang sampai ke dia tak bisa dibiarkan. Dia mengakui, saat ini selalu menerima keluhan masyarakat terkait konflik lahan.

Baca: Kasus Rektor Unsoed Jadi Sorotan, Komisi X DPR Dorong Evaluasi Sistem Penerimaan Maba

"Tentu saya akan memaksimalkan akses dan jaringan yang saya miliki untuk kepentingan masyarakat Riau. Seperti kasus yang menimpa pak Rudianto ini, saya gunakan jalur komunikasi yang baik dengan Polres dan Kejari Rohil. Kemudian saya minta ke anggota Fraksi PKS di Komisi III yaitu saudara Nasir Jamil. Alhamdulillah sekarang ketiga pihak tersebut telah memberi perhatian atas kasus ini" terangnya.

Saipul NL selaku salah satu pendamping Kantor Hukum Mediator dan Pendampingan Publik Satya Wicaksana mengatakan bahwa mereka akan terus mencari suaka keadilan dari keluarga korban dan Masyarakat Air Hitam yang bakal menjadi Korban.

"Kasus ini mestinya dibuka lebar, Publik harus tahu! Bahwa masih banyak Aparat Penegak Hukum yang tidak Bekerja setengah Hati, seperti apa yang tadi disampaikan tadi Ustad Syahrul Aidi Maazat, Kepolisian masih ada argumentasi-argumentasi masyarakat belum sampai ke penegak hukum, harusnya pihak kepolisian jangan hanya mendengar sebelah pihak saja", Ungkapnya


Saipul juga tegaskan, bahwa Kasus Rudianto murni bahagian dari praktek akal bulus, yang sengaja dilakukan oleh Kelompok Mafia Tanah dengan Oknum Penegak Hukum. " Kok susah kali para penegak hukum itu! pertemukan saja Rudianto dan Teruna Sinulingga Cs, Lalu adu Surat-Surat mereka. Hadirkan semua para saksi. Jangan pura-pura gak taulah. Ini murni kasus perdata, tapi kenapa diseret pula ke pidana." ungkapnya. ***

Terkait
Sidang Praperadilan Lodewyk Memanas, Eks Waka BGN Tegaskan Tak Pernah Intervensi Pengadaan
Sidang Praperadilan Lodewyk Memanas, Eks Waka BGN Tegaskan Tak Pernah Intervensi Pengadaan
Kurir Sabu 1 Kg Ditangkap di Bandara Pekanbaru, Disembu
Tiga Pelaku Pembalakan Liar di Suaka Margasatwa Kerumut
Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri
Lainnya
Prihatin Kondisi KPK, 73 Guru Besar Surati Presiden: Minta Awasi Firli Cs
Prihatin Kondisi KPK, 73 Guru Besar Surati Presiden: Minta Awasi Firli Cs
Unila Teken MoU dengan Dua Universitas dari Krosia
Sail Nias 2019 Peluang Promosikan Destinasi Wisata Kela
LRT Palembang Sepi, Moeldoko Salahkan Pemda Sumsel
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Olahraga
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan Talenta Sepak Bola Kampar
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan Talenta Sepak Bola Kampar
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Dukungan Gianni Infantino Makin Tergerus Jelang Pemilih
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Aceh
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
Presiden Prabowo Tinjau Pengerjaan Jembatan Bailey Teup
Pemko Banda Aceh Gratiskan Air untuk Rumah Ibadah selam