Siswa Sekolah Perikanan di Aceh Tewas, Diduga Dianiaya Senior

Alwira Fanzary
Selasa, 5 Maret 2019 07:12:04
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Seorang siswa kelas I Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Ladong, Aceh Besar, Aceh, ditemukan tewas dengan luka memar di kepalanya. Korban yang bernama Raihan Alsyahri (16) ini diduga tewas setelah dianiaya kakak kelasnya pada Jumat pekan lalu.

Kepala Kepolisian Resor Kota Banda Aceh Komisaris Besar Polisi Trisno Riyanto mengatakan, aparatnya telah memeriksa 18 saksi, di antaranya tujuh orang siswa kelas I hingga III.

Namun, katanya, ada satu orang yang diidentifikasi sebagai aktor tewasnya Raihan. Trisno tak menampik, korban tewas akibat penganiayaan ditandai dengan luka memar di kepala korban.

“Dalam hasil pemeriksaan memang ada seniornya yang melakukan penganiayaan, tapi masih kita dalami,” ujar Trisno kepada wartawan di Banda Aceh, Senin, 4 Maret 2019.

Polisi masih mencari bukti serta meminta keterangan lanjutan pada saksi lain dan hasil autopsi agar bisa diselaraskan untuk menentukan tersangka. Apalagi, Kepolisian sudah mengidentifikasi satu orang yang diduga sebagai aktor.

Baca: KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus Suap HGB Bogor, Ada Fahd A Rafiq dan Bos Summarecon

Korban awalnya dinyatakan hilang pada Rabu, 27 Februari, kemudian ditemukan meninggal dua hari berikutnya. Korban ditemukan tewas di 300 meter dari sekolah SUPM Ladong.

Menurut Kepala Bagian Hubungan Masyarakat SUPM Negeri Ladong, Harun, seperti yang dilansir Viva.co.id, kasus semacam itu baru kali pertama terjadi di sekolahnya. Ia tak tahu pasti apakah ada kesenjangan antarsiswa senior dan junior di lingkungan sekolah yang berada di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan itu.

SUPM Ladong menyerahkan semuanya kepada polisi agar kasus ini bisa diselesaikan. Dengan kasus ini, otoritas sekolah akan meningkatkan pengawasan.

Ada masalah di sekolah

Korban Raihan Alsyahri ditemukan tewas di atas bukit di pekarangan kompleks sekolah dengan luka memar di bagian kepala pada Jumat pekan lalu. Mayatnya kali pertama ditemukan oleh seorang petani setempat, sekitar 300 meter dari kompleks sekolah.

Baca: Polda Metro Bongkar Pabrik Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Kondisi jenazah saat ditemukan ada tanda kekerasan pada bagian tubuhnya. Namun polisi masih menyelidiki lebih detail penyebab kematian Raihan.

Ditemui terpisah, ibunda Raihan, Nini Rahayu, mengaku terkejut melihat anaknya menjadi korban pembunuhan. Sejauh ini tidak ada tanda-tanda bahwa Raihan merasa tertekan di sekolah.

Namun, saat terakhir berkomunikasi dengan ibunya, Raihan sempat menyebut ada masalah di sekolah. “Terakhir dua hari yang lalu kami berkomunikasi, dia (Raihan Alsyahri) ada masalah, tapi masalahnya itu, kata dia, sudah [dibahas oleh pimpinan] sampai ke Jakarta. Tapi katanya tidak apa-apa,” ujar Nini saat ditemui di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin, Banda Aceh. Kso



Terkait
KPK Sita Rp764 Juta dalam OTT Unsoed, Uang Tunai Rp665 Juta Diamankan
KPK Sita Rp764 Juta dalam OTT Unsoed, Uang Tunai Rp665 Juta Diamankan
Unsoed Hormati Proses Hukum, Tunggu Kejelasan KPK Usai
Puluhan Karyawan Gugat PT Bina Karya, Perusahaan Pengem
Tim Gabungan Razia Angkutan Barang Besar-Besaran di Pek
Lainnya
Rencana Anies Kucurkan APBD Lewat Ormas Dapat Dukungan dari Gerindra DKI
Rencana Anies Kucurkan APBD Lewat Ormas Dapat Dukungan dari Gerindra DKI
Tahun 2018 Puluhan Ribu Buruh di PHK
Imam Masjid Paripurna Bakal Dapat Insentif dari Pemko P
Camat Tenayan: LPM Harus Berubah dan Berinovasi
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Hukum
Sebelum Jual Konten Asusila, Dua Pria di Bogor Ternyata Sempat Menganggur
Sebelum Jual Konten Asusila, Dua Pria di Bogor Ternyata Sempat Menganggur
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik