MS Law Firm Menangkan Sri Devi Yani Dengan Putusan Onslag di PN Pekanbaru

Mawardi Tombang
Jumat, 10 September 2021 19:05:37
Sri Devi Yani didampingi kuasa hukum dari MS Law Firm Mirwansyah SH.jpg

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Sri Deviyani sebagai terdakwa atas kasus tuduhan penipuan jual beli tanah, tak kuasa menahan air mata dan langsung melakukan sujud syukur usai mendengar putusan hakim yang membebaskan dirinya, Senin (6/9/2021). Karena

"Dengan segala bukti dan fakta persidangan, dengan ini memutuskan melepaskan Sri Deviyani dari segala tuntutan hukum (Onslag)," ucap Hakim Ketua PN, Mahyudin SH MH, Senin (6/9/2021).

Mendengar keputusan ini, Devi yang hadir dalam persidangan langsung bersujud, bentuk rasa syukur, seraya menangis. "Alhamdulillah, terimakasih ya Allah, keadilan masih ada di dunia ini. Saya ditahan, agar saya menyerah, mau Lebaran saya juga ditahan. Biarlah keadilan yang ditunjukkan, Alhamdulillah perjuangan saya dan tim kuasa hukum dari kantor MS LAW FIRM yang di pimpin Mirwansyah,SH.,MH tidak sia-sia," ucap Devi.

Sementara itu, Kuasa Hukum Devi, Mirwansyah,SH.,MH mengatakan, putusan hari ini telah mencerminkan rasa keadilan. Dia menjelaskan bahwa sejak awal mereka sebagai tim kuasa hukum meyakini Perkara ini sejatinya adalah perdata, perjanjian jual beli tanah 1.2 Hektar secara lisan antara Devi dan EM tanah. Kesepakatan diangsur selama satu tahun dengan pola bayar 100 juta/bulan selama satu tahun. Dari tahun 2012 hingga 2016 tanah tersebut belum lunas dibayarkan oleh EM hingga akhirnya EM membatalkan jual beli beli tersebut.

Baca: Usai Difasilitasi Syahrul Aidi, Kasus Lahan di Rohil ini Jadi Sorotan Komisi III DPR RI

"Sehingga ketika dipaksakan perkara pidana dengan tuduhan pasal 378 & 372 KUHP delik tentang penipuan dan penggelapan, Alhamdulillah putusan majelis hakim berdasarkan fakta-fakta di persidangan bahwa perkara ini bukan perkara pidana tapi perdata, dari tiga tahun tuntutan JPU, Alhamdulilah diputus Onslag oleh majelis hakim atau putusan lepas dari segala tuntutan hukum dan memulihkan harkat dan martabat klien kita (terdakwa). Tentu putusan ini sudah mencerminkan rasa keadilan dan sesuai dengan pledoi dan harapan kita. Dan kita selalu menjunjung tinggi motto lebih baik membebaskan 1000 orang yang bersalah dari pada menghukum satu orang yang tidak bersalah" tukas advokat muda ini.

Kasus pelaporan tersebut bermula ketika EM membeli tanah Devi yang terletak tak jauh dari Kantor Camat Tenayan Raya pada tahun 2012.
"Dia membeli bukan dengan kontan, tapi dengan cara dicicil. Dan setelah beberapa pembayaran tak kunjung tuntas sampai dia menyerahkan mobilnya sebagai ganti. Itupun belum cukup untuk melunasi utangnya," terang Devi.

Setelah mobil yang dihargai sekitar Rp 120 juta diserahkan, Devi lantas menyerahkan surat tanah ke EM melalui asisten rumah tangganya yang bernama Supriadi. Meski pun pada waktu itu pembayaran belum lunas.
Setelah surat diserahkan ke EM, dari sinilah Devi mulai kesulitan menagih utang-utangnya. Kemudian pada tahun 2014, EM membantu menjualkan sebidang tanah milik Devi di lokasi yang berdekatan.

"Tanah itu terjual Rp 1,8 miliar, tapi yang saya terima cuma Rp 1,4 miliar. Dia akan membayarnya setelah surat dibalik namakan atas nama pembeli. Namun, setelah surat selesai utang tak juga dibayar," ungkapnya.

Baca: Anda Berkurban Pada Idul Adha 1442 H? Ketahui Larangan ini..

"Dia juga meminta kepada saya untuk balik nama surat tanah yang dia beli. Baru kemudian melunasi utangnya. Mana mau saya terkena dua kali. Surat itu saya tahan sampai dia membayar lunas semuanya," lanjutnya.
Karena tidak ada tanda-tanda EM bisa melunasi utangnya, pada tahun 2016 dia membatalkan pembelian tanah yang pertama. Karena dibatalkan, Devi tentu harus mengembalikan sisa uangnya. Dan itu ia menghitung seluruh utang piutangnya.

"Tak ada masalah waktu itu. Surat tanah kembali ke tangan saya. Masalahnya muncul ketika tanah itu saya jual pada tahun 2017. Inilah yang menjadi alasan dia mengadukan saya ke polisi telah melakukan penipuan dan penggelapan," bebernya.

Dalam penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian, Supriadi yang ditunjuk sebagai saksi membenarkan kalau majikannya memiliki utang kepada Sri Deviani. Bahkan dengan gamblang Supriadi yang tahu jalan ceritanya menyampaikannya kepada penyidik.

"Dua kali Supriadi memberikan keterangan, isinya tetap sama tak berubah. Bahkan EM sendiri mengakui semua itu di hadapan ketua tim gelar perkara pak Azwar," sebut Devi. ***

Terkait
Tiga Petugas KPK Gadungan Ditangkap di Pulau Nias, Teror Kepsek dan Kades
Tiga Petugas KPK Gadungan Ditangkap di Pulau Nias, Teror Kepsek dan Kades
Razia Prokes di 3 Kecamatan, Satpol PP Batam Tegur Bada
Facebook Lawan UU Media Sosial Australia, PM Australia:
Vonis PN Siak Dirasa Kurang Tepat, Kuasa Hukum Ponari A
Lainnya
Pemprov Riau Siapkan 30 Ribu Hektar Lahan Untuk Food Estate
Pemprov Riau Siapkan 30 Ribu Hektar Lahan Untuk Food Estate
PNP Buka Prodi Baru Teknologi Rekayasa Instalasi Listri
Suap Jembatan Waterfront City, KPK Panggil Direktur Alt
29 Nelayan Aceh Ditahan di Luar Negeri
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Global
Usai Mundur, Raja Malaysia Kembali Menunjuk Muhyiddin Yasin Sebagai Perdana Menteri Sementara
Usai Mundur, Raja Malaysia Kembali Menunjuk Muhyiddin Yasin Sebagai Perdana Menteri Sementara
Usai Rebut Ibukota, Taliban Segera Umumkan Negara Islam
GKSB DPR Kutuk Serangan Israel ke Masjid Al Aqsa, Minta
Daerah
Wako Firdaus Sebut Kota Pekanbaru Belum Memenuhi Standar PPKM Level II
Wako Firdaus Sebut Kota Pekanbaru Belum Memenuhi Standar PPKM Level II
Pasukan Kuning PUPR Pekanbaru Minta Kerjasama Warga Den
Usai Tangani Tumpahan Minyak Blok West Kampar, SPR Lang
Entertainment
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur
Peserta BPJS Kesehatan Kabupaten Solok Apresiasi Pelaya
Politik
Sambil Makan Durian, Bupati M. Adil Curhat ke Syahrul Aidi Terkait Kondisi Kepulauan Meranti
Sambil Makan Durian, Bupati M. Adil Curhat ke Syahrul Aidi Terkait Kondisi Kepulauan Meranti
Hendry Munief Sambut Baik Habib Salim Segaf Al Jufri D
DPP PKS Sambangi Kepri, Perkuat Misi PKS pada Pemilu 20
Nasional
DPP PKS Apresiasi Sikap Gubernur & Wagub Sumbar Terkait Mobil Dinas Untuk Penanganan Covid-19
DPP PKS Apresiasi Sikap Gubernur & Wagub Sumbar Terkait Mobil Dinas Untuk Penanganan Covid-19
76 Tahun Indonesia Merdeka, Banyak Daerah Yang Belum Me
Menteri Perdagangan: Kalau Tak Mau Vaksin ke Pasar Saja
Ekonomi
Pekan Ini Harga TBS Kelapa Sawit Riau Alami Kenaikan Tertinggi
Pekan Ini Harga TBS Kelapa Sawit Riau Alami Kenaikan Tertinggi
Sukses di Babel, FIFGROUP FEST Kunjungi Lampung Bagi-Ba
Harga Sawit Riau Kembali Naik Menjadi 2.749,02/kg Akiba