DPR Pertanyakan Banyaknya Praktik Suap di Lapas

Alwira Fanzary
Senin, 11 Februari 2019 07:40:56
Lapas Sukamiskin Bandung

KANALSUMATERA.com - Anggota Komisi III DPR Muhammad Syafi'i menganggap Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly tahu soal praktik rasuah bawahannya di berbagai lembaga pemasyarakatan (lapas). Akan tetapi, Yasonna menurutnya tidak mampu mengatasi kondisi kronis tersebut.

Syafi’i, seperti yang diberitakan Okezone berpendapat, jumlah petugas sipir yang tidak sebanding dengan warga binaan dijadikan celah untuk membuka praktik menyimpang yang selama ini terjadi. Sebagai contoh di sini adalah rekonstruksi kamar sel mewah.

“Untuk membangunnya (sel mewah) butuh waktu lama. Artinya, sangat terbuka kemungkinan penyimpangan yang terjadi di lapas atas sepengetahuan, jika tidak ingin disebut atas seizin kepala lapas. Kemudian (sepengetahuan) Kanwil Kemenkumham tingkat provinsi, dan sampai tingkat kementerian. Jadi, jelas siapa yang harus diganti,” ujarnya dalam keterangannya, Minggu (10/2/2019).

Menurut Syafi’i, berbagai praktik kotor di dalam lapas menunjukkan betapa bobroknya sistem pemasyarakatan Indonesia saat ini. Praktik-praktik itu antara lain bisa dilihat mulai dari penerimaan uang suap oleh aparat setempat ketika keluarga narapidana atau tahanan melakukan kunjungan, hingga; pemberian tas mewah Louis Vuitton dari mantan Kepala Lapas Sukamiskin Wahid Husen untuk Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen Pas) Sri Puguh Budi Utami.

Baca: “Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!

Bahkan, kasus tas Louis Vuitton yang menyeret nama Dirjen Pas juga masuk dalam dakwaan jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang di Pengadilan Tipikor Bandung dengan terdakwa Wahid Husen. Wahid terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada akhir tahun lalu karena menerima suap dari sejumlah narapidana kasus korupsi di lapas yang dia pimpin.

Syafi’i menuturkan, kalaupun peraturan terkait pemasyarakatan saat ini dinilai kurang bagus, itu menurutnya tak bisa dijadikan alasan oleh para pejabat di Kemenkumham untuk menutup mata. Dia meyakini, jika sistem itu berada di tangan orang yang baik, praktiknya pun akan bagus. Akan tetapi, sebagus apa pun aturan yang ada, jika dijalankan oleh tangan yang salah, praktiknya bisa dipastikan bakal amburadul.

“Kita mau salahkan siapa? (Di atas) sipir ada kepala lapas. Kepala lapas ada Kanwil Kemenkumham. Kanwil diangkat oleh kementerian. Jadi, dari mana kita mau salahkan?” tuturnya. Kso

Terkait
Tim Gabungan Razia Angkutan Barang Besar-Besaran di Pekanbaru: Targetkan ODOL dan Surat Kendaraan
Tim Gabungan Razia Angkutan Barang Besar-Besaran di Pekanbaru: Targetkan ODOL dan Surat Kendaraan
Akibat Terkena Puntung Rokok saat Berkendara, Mahasiswa
Galian C Ilegal Kembali Digerebek Polda Riau, Kali ini
KUHP berlaku 2 Januari 2026, Salah satunya Pelaku Hubun
Lainnya
Bupati Kampar Lepas  Ribuan Peserta Fun Run Dalam Rangka HUT Kampar Ke-76
Bupati Kampar Lepas  Ribuan Peserta Fun Run Dalam Rangka HUT Kampar Ke-76
Kasi Kesos Rumbai Buka MTQ Kelurahan Maharani ke IV
Festival Penyengat Jadi Warisan Dunia dan Kebanggaan Ke
Empat Terdakwa 50 Kg Sabu Divonis Hukuman Mati
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Olahraga
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Pendidikan
Pelepasan dan Perpisahan Siswa Siswi Kelas VI UPT SDN 014 Batu Belah 2026
Pelepasan dan Perpisahan Siswa Siswi Kelas VI UPT SDN 014 Batu Belah 2026
Hasil TKA SD SMP 2026 Disorot Kritis, Pakar: Numerasi I
Pemkab Bengkalis Usulkan 5 Lokasi Pembangunan Sekolah N
Global
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI oleh Militer Israel
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakam